MASAKINI.CO – Proses pemulangan jemaah haji Aceh musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi hampir rampung. Hingga saat ini, sebanyak 5.075 jemaah telah tiba kembali di Tanah Air melalui Debarkasi Aceh, sementara satu kelompok terbang (kloter) terakhir yang berisi 389 jemaah masih berada di Madinah dan dijadwalkan tiba di Banda Aceh pada Selasa (30/6/2026) pukul 03.00 WIB.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Aceh, Arijal, mengatakan seluruh proses pemulangan berlangsung sesuai jadwal berkat koordinasi yang baik antara PPIH, maskapai penerbangan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam operasional haji.
“Alhamdulillah, hingga hari ini sebanyak 5.075 jemaah haji Aceh telah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Saat ini masih tersisa satu kloter yang berada di Madinah dan akan dipulangkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Arijal, Senin (29/6/2026).
Selain memastikan kelancaran pemulangan, PPIH juga terus memantau kondisi kesehatan jemaah yang masih berada di Arab Saudi. Hingga kini, tiga jemaah asal Aceh masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat dan mendapatkan pendampingan dari tim kesehatan.
“Kami terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi agar jemaah yang masih dirawat memperoleh pelayanan terbaik. Semoga mereka segera pulih dan dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat,” katanya.
Di sisi lain, Arijal menyampaikan sebanyak 18 jemaah haji Aceh wafat selama penyelenggaraan ibadah haji, baik di Tanah Suci maupun dalam proses pemulangan. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan para jemaah yang telah berpulang agar memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT.
PPIH juga mengimbau keluarga jemaah agar mengikuti informasi resmi mengenai jadwal kedatangan kloter terakhir dan mematuhi ketentuan penjemputan di Asrama Haji Aceh guna mendukung kelancaran proses penyambutan.
“Insya Allah, dengan tersisanya satu kloter di Madinah, operasional pemulangan jemaah haji Aceh akan segera tuntas. Kami berharap seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi, termasuk yang sedang menjalani perawatan, dapat kembali ke Aceh dalam keadaan sehat sehingga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berakhir dengan lancar dan sukses,” pungkas Arijal.









Discussion about this post