MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Illiza: Ketangguhan Banda Aceh Sudah di Level 8, Pemko Terus Perkuat Mitigasi Bencana

Riska Zulfira by Riska Zulfira
29 Juni 2026
in Daerah
0

Illiza dalam Sharing Session usai pembukaan Youth City Changers (YCC) 2026, rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI XVIII, di Le Polonia Hotel, Medan, Minggu (28/6/2026). | Foto: Humas Pemko

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menilai tingkat ketangguhan Kota Banda Aceh saat ini telah mencapai angka delapan dari skala 10. Untuk itu, pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat upaya mitigasi bencana dengan membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Illiza dalam Sharing Session usai pembukaan Youth City Changers (YCC) 2026, rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI XVIII di Le Polonia Hotel, Medan, Minggu (28/6/2026).

RelatedPosts

Nobar Piala Dunia di CFD Banda Aceh Disambut Antusias Ratusan Warga

Pemkab Aceh Besar Berangkatkan 22 Juara MTQ dan MKQ Umrah ke Tanah Suci

Aceh Buka Peluang Investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Menurut Illiza, keberhasilan membangun kota tangguh tidak hanya ditentukan oleh tersedianya infrastruktur kebencanaan, tetapi juga oleh kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

“Banda Aceh memiliki berbagai fasilitas pendukung kebencanaan. Namun, yang jauh lebih penting adalah membangun kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Banda Aceh telah dilengkapi berbagai sarana mitigasi, seperti sirene tsunami, sistem peringatan dini banjir, rumah pompa, jalur evakuasi, hingga gedung evakuasi. Seluruh fasilitas tersebut terus diperkuat melalui edukasi dan latihan kebencanaan agar masyarakat memahami langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

Illiza menegaskan pengalaman gempa bumi dan tsunami 26 Desember 2004 menjadi pelajaran penting yang membentuk sistem penanggulangan bencana di Banda Aceh hingga saat ini.

“Ketangguhan kota bukan diukur dari ada atau tidaknya bencana, tetapi dari kemampuan kita bangkit dan meminimalkan risikonya,” katanya.

Sebagai bagian dari penguatan mitigasi, Pemerintah Kota Banda Aceh juga mengintegrasikan sistem peringatan dini dengan BMKG, memberikan edukasi kebencanaan di sekolah, serta menjalin kerja sama dengan Kota Higashimatsushima dan Sendai, Jepang, dalam pengembangan kapasitas kebencanaan.

Selain itu, Museum Tsunami Aceh, Kapal di Atas Rumah, dan PLTD Apung terus dimanfaatkan sebagai pusat edukasi untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Illiza mengatakan upaya membangun kota tangguh juga membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, hingga masyarakat.

Ia mencontohkan saat Banda Aceh dilanda banjir beberapa waktu lalu, Pemko bergerak cepat dengan menetapkan status darurat, membentuk Tim Banda Aceh Peduli, dan memastikan pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan.

“Hal sederhana seperti mengetahui jalur evakuasi dan memahami prosedur penyelamatan saat gempa dapat menyelamatkan banyak nyawa. Karena itu, budaya sadar bencana harus terus kita bangun bersama,” tutupnya.

Tags: Ketangguhan bencana warga kotaMitigasi BencanaPemerintah Banda Aceh
Previous Post

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

Next Post

Pemulangan Jemaah Haji Aceh Hampir Tuntas, Tinggal Satu Kloter di Madinah

Related Posts

Nobar Piala Dunia di CFD Banda Aceh Disambut Antusias Ratusan Warga

by Ahmad Mufti
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Ratusan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Daud Beureueh, Banda Aceh, Minggu (28/6/2026), untuk menyaksikan...

Efek Jera Terlihat, Pelanggar Lama Tak Lagi Muncul di Tanggul Gampong Jawa

by Riska Zulfira
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh menyebut pengawasan rutin di kawasan tanggul yang menghubungkan Ulee...

Saweu Hotel, Satpol PP-WH Gandeng Perhotelan Cegah Pelanggaran Syariat

by Aininadhirah
27 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh terus mengedepankan langkah pencegahan dalam mendukung pelaksanaan syariat Islam....

Next Post

Pemulangan Jemaah Haji Aceh Hampir Tuntas, Tinggal Satu Kloter di Madinah

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co