MASAKINI.CO – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah sejak Minggu (28/6/2026) sore memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Dampak paling signifikan terjadi pada terganggunya akses transportasi setelah material longsor menutup ruas jalan penghubung antarkecamatan.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBA, longsor menutup jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Pegasing dengan Kecamatan Celala selama sekitar dua jam. Selain itu, Jalan Provinsi Lingkar Danau Lut Tawar juga mengalami longsor dan genangan air di sejumlah titik sehingga arus lalu lintas sempat terganggu.
Selain menghambat mobilitas masyarakat, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan sungai meluap dan merendam sejumlah kawasan permukiman di Kecamatan Celala, Bintang, Pegasing, dan Lut Tawar.
Meski demikian, hingga Senin (29/6/2026) tidak ada laporan korban jiwa, warga terdampak, maupun masyarakat yang harus mengungsi akibat bencana tersebut.
Merespons kondisi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) untuk melakukan pendataan sekaligus penanganan di lokasi terdampak.
Dua unit alat berat juga diturunkan untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan agar akses transportasi dapat segera dipulihkan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD Aceh Tengah guna memastikan penanganan darurat berjalan optimal.
“Saat ini fokus utama adalah memastikan keselamatan masyarakat, menjaga kelancaran akses transportasi, serta terus memantau perkembangan kondisi di lapangan,” ujar Bahron.
Berdasarkan perkembangan terbaru, hujan di wilayah tersebut telah berhenti dan sebagian besar ruas jalan yang sebelumnya tertutup material longsor kini kembali dapat dilalui kendaraan.
Meski kondisi mulai berangsur normal, BPBD bersama BPBA masih terus memantau sejumlah titik yang berpotensi mengalami banjir maupun longsor sebagai langkah antisipasi apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.










Discussion about this post