MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Illiza: Pemerintah Kota Harus Jadi Penggerak Penurunan Emisi

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
30 Juni 2026
in Daerah
0

Wali Kota Illiza saat menjadi pembicara pada Forum Lingkungan Hidup APEKSI bertema Dari Komitmen ke Aksi: Tangguh untuk Mempercepat Penurunan Emisi Demi Bumi Lestari di Hotel Aryaduta, Medan, Selasa (30/6/2026). | Foto: Diskominfotik Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengajak pemerintah kota di seluruh Indonesia memperkuat komitmen dan mempercepat langkah nyata dalam menurunkan emisi guna menghadapi dampak perubahan iklim yang kian dirasakan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Illiza saat menjadi pembicara pada Forum Lingkungan Hidup APEKSI bertema Dari Komitmen ke Aksi: Tangguh untuk Mempercepat Penurunan Emisi Demi Bumi Lestari di Hotel Aryaduta, Medan, Selasa (30/6/2026).

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Terima Hibah Aset dari PN, Perkuat Tata Kelola Barang Milik Daerah

Pemerintah Percepat Huntap Korban Banjir-Longsor, Aceh Ikuti Rakornas Pemulihan Pascabencana

PTS Aceh Hadapi Tantangan Kualitas Dosen, Pemerintah Dorong Penguatan SDM

Dalam forum tersebut, Illiza menegaskan perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan persoalan nyata yang telah berdampak pada berbagai sektor kehidupan, mulai dari aktivitas ekonomi, infrastruktur, hingga ketahanan pangan.

“Perubahan iklim bukan lagi sekadar data dalam laporan ilmiah, tetapi kenyataan yang memengaruhi kehidupan masyarakat, mengganggu aktivitas ekonomi, merusak infrastruktur, mengancam ketahanan pangan, bahkan membebani kapasitas fiskal daerah,” ujarnya.

Menurut Illiza, pemerintah daerah memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak dalam menghadapi krisis iklim. Karena itu, setiap kota harus mengambil peran aktif melalui kebijakan dan program yang berorientasi pada pembangunan rendah emisi.

Ia menekankan pemerintah kota tidak cukup hanya menyatakan komitmen, tetapi juga harus menghadirkan aksi nyata yang mampu mempercepat penurunan emisi sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan.

Dalam paparannya, Illiza juga mengutip Surah Ar-Rum ayat 41 yang mengingatkan bahwa kerusakan di darat dan laut merupakan akibat ulah manusia. Karena itu, menurutnya, upaya menjaga lingkungan harus dimulai dari perubahan cara membangun, mengelola sumber daya, serta memperlakukan alam secara berkelanjutan.

Ia menilai Forum Lingkungan Hidup APEKSI menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Illiza turut memperkenalkan sejumlah upaya yang telah dilakukan Banda Aceh, di antaranya mendorong keterlibatan komunitas serta pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan sampah sebagai bagian dari pengurangan emisi dan pembangunan berkelanjutan.

“Setiap kota memiliki potensi dan inovasi yang bisa saling dipelajari. Kolaborasi antardaerah menjadi kunci untuk memperkuat gerakan menuju kota yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” katanya.

Melalui forum tersebut, Illiza berharap pemerintah kota di seluruh Indonesia dapat memperkuat sinergi dalam menghadirkan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan demi menghadapi tantangan perubahan iklim.

Tags: APEKSI MedanPemerintah Banda AcehPenurunan EmisiWali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal
Previous Post

Akses Jalan di Aceh Tengah Sempat Lumpuh Akibat Longsor, BPBD Kerahkan Alat Berat

Next Post

Harga Emas Turun Tajam, Ini Penyebabnya

Related Posts

Nobar Final Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Ramaikan Balai Kota Banda Aceh

by Ahmad Mufti
20 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Ribuan warga memadati halaman Balai Kota Banda Aceh untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara...

Hari Anak Nasional, Hutan Kota Banda Aceh Disulap Jadi Ruang Belajar Alam

by Riska Zulfira
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Hutan Kota Tibang disulap menjadi ruang belajar alam bagi ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai...

Illiza Ceritakan Sejarah Taman Putroe Phang Kepada Wisatawan Malaysia  

by Aininadhirah
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kegiatan seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Taman Putroe Phang, Banda Aceh, menjadi ruang pertemuan budaya antara masyarakat...

Next Post

Harga Emas Turun Tajam, Ini Penyebabnya

Persiraja Masukkan 18 Pemain Muda Aceh ke Data Talenta PSSI, Siapkan Calon Bintang Masa Depan

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co