MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Pameran Prahara Pulau Emas Tampilkan Jejak Bencana Sumatra Lewat Foto Jurnalistik di Tanah Datar

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
27 Juli 2026
in News
0

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly membuka pameran bertajuk Prahara Pulau Emas di Istana Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (27/7/2026) | Foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 68 karya foto jurnalistik yang merekam tragedi banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025 ditampilkan dalam pameran bertajuk Prahara Pulau Emas di Istana Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Pameran yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Senin (27/7/2026), menjadi ruang untuk menghadirkan kembali rekaman visual tentang dampak bencana sekaligus menggugah kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

RelatedPosts

Setelah Capai 35,4 Derajat Celsius, Suhu Banda Aceh Diprakirakan Turun Besok

Sawah Aceh Besar Mulai Mengering Akibat Debit Air Irigasi Menurun 

Delapan Bulan Pascabencana, Tambang dan Perambahan Hutan Masih Terjadi di Nagan Raya

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pewarta Foto Indonesia (PFI), Yayasan Matawaktu, PT PLN (Persero), dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Ahmad Fadly mengatakan foto-foto yang dipamerkan mampu menggambarkan secara nyata dampak bencana yang dialami masyarakat di sejumlah wilayah Sumatra. Menurutnya, karya jurnalistik tersebut tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan empati bagi para pengunjung.

“Foto-foto yang ditampilkan membuat hati kita terenyuh. Melalui karya ini, masyarakat bisa melihat secara detail bagaimana dampak dari bencana yang terjadi,” ujar Fadly.

Ia menilai pameran tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat, mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.

“Kalau kita menjaga alam, alam juga akan menjaga kita. Pameran ini mengingatkan kita untuk lebih mencintai lingkungan sekaligus melihat bagaimana semangat gotong royong masyarakat saat menghadapi situasi sulit,” katanya.

Fadly juga mengapresiasi PFI yang memilih Kabupaten Tanah Datar sebagai lokasi pelaksanaan pameran. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi kebanggaan karena merupakan pameran pertama Prahara Pulau Emas yang digelar di Sumatera Barat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar membuka peluang kerja sama dengan PFI, termasuk dalam mendukung promosi pariwisata daerah melalui karya fotografi.

“Melalui pameran foto, keindahan wilayah kami juga dapat ditampilkan sehingga semakin banyak orang yang tertarik berkunjung ke Tanah Datar,” ujarnya.

Koordinator Wilayah PFI Region Sumatra, Hendra Syamhari, mengatakan pameran Prahara Pulau Emas merupakan bagian dari rangkaian pameran fotografi jurnalistik di tiga provinsi yang terdampak bencana.

Menurutnya, dokumentasi tersebut penting sebagai catatan sejarah sekaligus pengingat bagi generasi mendatang tentang dampak kerusakan alam.

“Kami berharap pameran ini mengingatkan bahwa Sumatra pernah mengalami bencana besar. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam agar dapat dinikmati oleh anak cucu kita,” kata Hendra.

Ia menjelaskan, pameran tersebut menampilkan 68 karya dari 38 pewarta foto Indonesia yang turun langsung mendokumentasikan kondisi pascabencana, mulai dari kejadian, dampak yang ditimbulkan, hingga proses penanganan dan pemulihan masyarakat.

Sementara itu, Ketua PFI Padang Arif Pribadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya pameran tersebut.

Melalui pameran ini, PFI berharap masyarakat tidak hanya melihat bencana sebagai peristiwa masa lalu, tetapi juga sebagai pelajaran penting untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan mitigasi bencana di masa depan.

Tags: banjir bandang Sumatrafoto bencana Sumatrapameran foto jurnalistikpewarta foto indonesiaPrahara Pulau Emastanah longsor Sumatra
Previous Post

Rp2,5 Triliun Digelontorkan untuk Pulihkan 117.923 Hektare Sawah dan Kebun di Aceh

Next Post

Sawah Aceh Besar Mulai Mengering Akibat Debit Air Irigasi Menurun 

Related Posts

Kunjungi Pameran Peringatan Tsunami, Kak Na: Penting Meningkatkan Mitigasi

by Riska Zulfira
25 Desember 2024
0

MASAKINI.CO - Istri Muzakir Manaf, Gubernur Aceh pemenang Pilkada 2024, Marlina Usman mengunjungi Museum Tsunami Aceh dalam rangka memperingati 20...

Pameran Foto 20 Tahun Gempa dan Tsunami Aceh Membuat Turki Terharu

by Ahmad Mufti
25 Desember 2024
0

MASAKINI.CO – Peringatan 20 tahun bencana gempa dan tsunami Aceh kembali menyentuh hati banyak orang. Buktinya, pembukaan pameran foto bertajuk...

PFI Aceh Memilih M Anshar Ketua Terbaru

by Ahlul Fikar
11 Mei 2024
0

MASAKINI.CO - Fotografer Harian Serambi Indonesia, M Anshar dan Eko Deni Saputra dari PortalNusa.com terpilih sebagai ketua dan sekretaris Pewarta...

Next Post

Sawah Aceh Besar Mulai Mengering Akibat Debit Air Irigasi Menurun 

Setelah Capai 35,4 Derajat Celsius, Suhu Banda Aceh Diprakirakan Turun Besok

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co