MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sawah Aceh Besar Mulai Mengering Akibat Debit Air Irigasi Menurun 

Riska Zulfira by Riska Zulfira
27 Juli 2026
in News
0

Ilustrasi. Sawah di Aceh mengalami kekeringan | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejumlah areal persawahan di Kabupaten Aceh Besar mulai mengalami kekeringan akibat berkurangnya pasokan air irigasi. Kondisi tersebut dipicu menurunnya debit air pada sumber utama irigasi seiring puncak musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Imam Munandar, mengatakan berkurangnya pasokan air terjadi karena debit air di sumber irigasi mengalami penurunan. Dampaknya, beberapa kawasan persawahan mulai kesulitan mendapatkan suplai air yang cukup untuk kebutuhan tanaman.

RelatedPosts

Setelah Capai 35,4 Derajat Celsius, Suhu Banda Aceh Diprakirakan Turun Besok

Pameran Prahara Pulau Emas Tampilkan Jejak Bencana Sumatra Lewat Foto Jurnalistik di Tanah Datar

Delapan Bulan Pascabencana, Tambang dan Perambahan Hutan Masih Terjadi di Nagan Raya

“Pasokan irigasi berkurang karena debit air berkurang. Saat ini kami sudah mendapatkan data area sawah yang terdampak dan sedang melakukan koordinasi untuk langkah penanganan,” kata Imam kepada masakini.co, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, sumber utama pengairan persawahan Aceh Besar berasal dari Waduk Seulimum dan Krueng Jreu, Indrapuri. Kedua sumber tersebut menjadi penopang utama distribusi air untuk lahan pertanian di sejumlah wilayah.

Imam menyebutkan, pemerintah daerah saat ini tengah memetakan lokasi sawah terdampak sekaligus mencari titik distribusi air terdekat yang memungkinkan untuk dilakukan penanganan.

“Untuk penetapan lokasi distribusi air masih dalam pemetaan. Area yang mengalami kekeringan sudah terdata, namun sumber air terdekat masih kita identifikasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga berencana menetapkan status darurat bencana kekeringan setelah melakukan koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Penetapan tersebut nantinya menjadi dasar untuk mempercepat langkah penanganan terhadap wilayah terdampak.

Selain itu, koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) juga dilakukan untuk mencari solusi terkait keterbatasan pasokan air bagi sektor pertanian.

Imam mengimbau petani untuk melakukan langkah sementara dengan membersihkan saluran irigasi yang masih memiliki aliran air agar distribusi dapat berjalan lebih optimal.

“Kalau masih ada aliran air, petani bisa membersihkan jalur-jalur air agar tidak terhambat. Namun kondisi saat ini memang cukup sulit karena kita memasuki puncak musim kemarau,” katanya.

Ia menyebutkan, kondisi kemarau saat ini dipengaruhi fenomena El Nino yang menyebabkan curah hujan menurun dan berdampak pada ketersediaan air.

Pemerintah Aceh Besar, kata Imam, terus berupaya mencari solusi agar lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air dan risiko terganggunya pertumbuhan tanaman dapat diminimalkan.

Tags: debit air irigasiEl Ninokemarau Acehlahan sawah keringPemkab aceh besarPertanian Acehsawah kekeringan
Previous Post

Pameran Prahara Pulau Emas Tampilkan Jejak Bencana Sumatra Lewat Foto Jurnalistik di Tanah Datar

Next Post

Setelah Capai 35,4 Derajat Celsius, Suhu Banda Aceh Diprakirakan Turun Besok

Related Posts

Pemkab Aceh Besar Petakan Sawah Terdampak Kekeringan

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai memetakan areal persawahan yang terdampak kekeringan menyusul berkurangnya debit air pada sumber utama...

Mentan Tinjau Sentra Benih Kopi Gayo, Aceh Perkuat Hilirisasi dan Produktivitas

by Ahmad Mufti
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman meninjau sentra produksi benih kopi arabika di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten...

Pemkab Aceh Besar Berangkatkan 22 Juara MTQ dan MKQ Umrah ke Tanah Suci

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar memberangkatkan 22 juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Aceh XXXVII di Pidie Jaya...

Next Post

Setelah Capai 35,4 Derajat Celsius, Suhu Banda Aceh Diprakirakan Turun Besok

Pemkab Aceh Besar Petakan Sawah Terdampak Kekeringan

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co