MASAKINI.CO – Pameran foto jurnalistik kebencanaan bertajuk “Prahara Pulau Emas” resmi dibuka di Kota Banda Aceh. Pameran yang digagas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh tersebut menampilkan rekaman visual dampak kerusakan lingkungan serta perjuangan masyarakat Aceh dan Sumatra dalam menghadapi bencana.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, yang membuka langsung pameran tersebut menilai karya fotografi jurnalistik memiliki peran penting sebagai catatan sejarah sekaligus pengingat bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Menurut Illiza, foto-foto yang ditampilkan bukan hanya dokumentasi peristiwa, tetapi juga menjadi refleksi atas dampak kerusakan lingkungan dan pentingnya membangun daerah yang lebih tangguh terhadap bencana.
“Pameran foto kebencanaan ini bukan sekadar menampilkan gambar biasa, tetapi rekam jejak sejarah. Ketika masyarakat tidak merawat bumi dan menjaga lingkungan, dampak yang dirasakan jauh lebih besar,” kata Illiza.
Ia menyebut kekuatan visual dari karya pewarta foto mampu menyampaikan kondisi lapangan secara lebih nyata dibandingkan sekadar narasi. Melalui foto, publik dapat melihat langsung penderitaan korban bencana, kerja para relawan, hingga dampak kerusakan alam.
Illiza juga menilai dokumentasi pewarta foto memiliki peran penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Rekaman visual sebelum dan sesudah bencana dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan pembangunan.
“Pemerintah yang butuh pewarta foto, bukan pewarta foto yang butuh pemerintah. Foto karya jurnalistik tidak hanya mengambil yang bagus-bagusnya saja, tetapi merekam apa yang menjadi kebutuhan nyata masyarakat di lapangan,” ujarnya.
Pameran “Prahara Pulau Emas” menghadirkan karya fotografi jurnalistik dari berbagai media yang mengangkat kisah bencana, kerusakan lingkungan, serta upaya masyarakat untuk bangkit setelah mengalami dampak bencana.
Banda Aceh menjadi kota kedua dalam rangkaian roadshow pameran tersebut setelah sebelumnya digelar di daerah lain, sebelum nantinya dilanjutkan ke Kota Medan, Sumatera Utara.
Melalui pameran ini, Illiza berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Ia juga menegaskan kolaborasi antara pemerintah dan insan pers diperlukan untuk memperkuat edukasi publik terkait isu lingkungan dan kebencanaan.










Discussion about this post