MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Merekam Luka Bumi, PFI Aceh Hadirkan Pameran Prahara Pulau Emas

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
3 Agustus 2026
in News
0

Walikota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal berbincang dengan pendiri Pewarta Foto Indonesia (PFI), Oscar Matuloh usai pembukaan pameran foto di Mesium Tsunami, Banda Aceh, Senin (3/8/2026). | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pameran foto jurnalistik kebencanaan bertajuk “Prahara Pulau Emas” resmi dibuka di Kota Banda Aceh. Pameran yang digagas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh tersebut menampilkan rekaman visual dampak kerusakan lingkungan serta perjuangan masyarakat Aceh dan Sumatra dalam menghadapi bencana.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, yang membuka langsung pameran tersebut menilai karya fotografi jurnalistik memiliki peran penting sebagai catatan sejarah sekaligus pengingat bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Melonjak Rp140 Ribu per Mayam Hari Ini

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 3.000 Penerima Manfaat JKK-JKM di Aceh untuk Program PEKA

Terima Gelar Doktor Kehormatan, Yusril Diharapkan Dukung Penguatan Kekhususan Aceh

Menurut Illiza, foto-foto yang ditampilkan bukan hanya dokumentasi peristiwa, tetapi juga menjadi refleksi atas dampak kerusakan lingkungan dan pentingnya membangun daerah yang lebih tangguh terhadap bencana.

“Pameran foto kebencanaan ini bukan sekadar menampilkan gambar biasa, tetapi rekam jejak sejarah. Ketika masyarakat tidak merawat bumi dan menjaga lingkungan, dampak yang dirasakan jauh lebih besar,” kata Illiza.

Ia menyebut kekuatan visual dari karya pewarta foto mampu menyampaikan kondisi lapangan secara lebih nyata dibandingkan sekadar narasi. Melalui foto, publik dapat melihat langsung penderitaan korban bencana, kerja para relawan, hingga dampak kerusakan alam.

Illiza juga menilai dokumentasi pewarta foto memiliki peran penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Rekaman visual sebelum dan sesudah bencana dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan pembangunan.

“Pemerintah yang butuh pewarta foto, bukan pewarta foto yang butuh pemerintah. Foto karya jurnalistik tidak hanya mengambil yang bagus-bagusnya saja, tetapi merekam apa yang menjadi kebutuhan nyata masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Pameran “Prahara Pulau Emas” menghadirkan karya fotografi jurnalistik dari berbagai media yang mengangkat kisah bencana, kerusakan lingkungan, serta upaya masyarakat untuk bangkit setelah mengalami dampak bencana.

Banda Aceh menjadi kota kedua dalam rangkaian roadshow pameran tersebut setelah sebelumnya digelar di daerah lain, sebelum nantinya dilanjutkan ke Kota Medan, Sumatera Utara.

Melalui pameran ini, Illiza berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Ia juga menegaskan kolaborasi antara pemerintah dan insan pers diperlukan untuk memperkuat edukasi publik terkait isu lingkungan dan kebencanaan.

Tags: Illiza Sa'aduddin Djamalpameran foto jurnalistikPemerintah Kota Banda AcehPewarta Foto Indonesia AcehPrahara Pulau EmasWali Kota Banda Aceh
Previous Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Jangkau Pengemis dan Dua Remaja di Musala SPBU

Next Post

Harga Emas Perhiasan dan Batangan Kembali Jadi Berubah, Ini Rinciannya

Related Posts

Banda Aceh Raih ADINKES Award 2026 atas Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

by Ahmad Mufti
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh meraih ADINKES Award 2026 atas komitmennya memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, tuberkulosis (TBC), dan...

Illiza Tunjuk Sulthan Muhammad Yus Jadi Jubir Kota Banda Aceh

by Redaksi
28 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, memperkenalkan Sulthan Muhammad Yus sebagai Juru Bicara (Jubir) Kota Banda Aceh...

Atasi Sampah Terlambat Diangkut, Banda Aceh Tambah 18 Armada

by Alya Ulfa
28 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menambah 18 unit kendaraan operasional untuk memperkuat pelayanan pengangkutan sampah, terutama di kawasan permukiman...

Next Post

Harga Emas Perhiasan dan Batangan Kembali Jadi Berubah, Ini Rinciannya

Penumpang Pesawat Domestik di Aceh Tembus 23 Ribu Orang, Naik 29 Persen pada Juni 2026

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co