MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

40 Pemuda Aceh Dibekali Bahasa Inggris untuk Hadapi Peluang Kerja di Luar Negeri

Riska Zulfira by Riska Zulfira
18 September 2026
in News
0

Sebanyak 40 pemuda Aceh mulai mendapat pelatihan Bahasa Inggris dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh bersama UIN Ar-Raniry Banda Aceh. | Foto: Humas UIN Ar Raniry

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 40 pemuda Aceh mulai mendapat pelatihan Bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi peluang kerja di luar negeri melalui program SMK Go Global.

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) bidang Bahasa Inggris Umum angkatan III dan IV tersebut digelar Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh bersama UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

RelatedPosts

Pascabanjir, BPJS Kesehatan Permudah Akses Layanan JKN di Pidie

Asap Karhutla Mulai Masuk Aceh, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Terdampak

Pameran Genang Hidupkan Ingatan Bencana Sumatera Lewat Instalasi Seni

Pelatihan dimulai di Pusat Pengembangan Bahasa UIN Ar-Raniry, Jumat (18/9/2026), dan berlangsung selama tiga bulan. Sebanyak 40 peserta dibagi dalam dua kelas, masing-masing berisi 20 orang.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman mengatakan kemampuan bahasa menjadi salah satu modal penting bagi pemuda yang ingin bekerja di luar negeri. Namun, menurutnya, ijazah saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan pasar kerja global.

“Peserta perlu memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman, komitmen, integritas, dan kemampuan beradaptasi,” kata Mujiburrahman saat membuka pelatihan di ruang rapat rektor lantai II Gedung Rektorat UIN Ar-Raniry, Jumat (18/9/2026).

Ia mengatakan calon pekerja migran juga perlu membangun kepercayaan di lingkungan kerja. Menurutnya, ketika bekerja di luar negeri, kemampuan dan sikap profesional menjadi hal yang akan dinilai.

“Orang di tempat Anda bekerja nanti tidak lagi melihat Anda berasal dari negeri mana, tetapi melihat Anda sebagai pekerja yang bisa dipercaya,” ujarnya.

Mujiburrahman juga menyebut pengalaman bekerja di luar negeri dapat menjadi proses bagi generasi muda untuk membangun kemandirian. Peserta akan berhadapan dengan lingkungan, budaya dan pengalaman baru yang menuntut kemampuan beradaptasi.

Karena itu, ia meminta peserta mengikuti pelatihan secara serius dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.

UIN Ar-Raniry, kata Mujiburrahman, juga siap memberikan penguatan bahasa asing lain sesuai kebutuhan negara tujuan. Kampus tersebut memiliki dosen yang dapat mengajarkan bahasa Jepang, China, Turki maupun bahasa Arab.

Sementara itu, Kepala BP3MI Aceh Siti Rolijah mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari persiapan calon pekerja migran agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja luar negeri.

“Kalau hanya bermodalkan saya tamat sarjana atau saya tamat SMK, tapi tidak punya skill khusus, itu belum cukup,” kata Siti.

Menurut Siti, pemerintah terlebih dahulu memetakan kebutuhan tenaga kerja di negara tujuan sebelum menentukan jenis pelatihan. Untuk Aceh, pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri dan minat peserta.

Ia juga mengingatkan calon pekerja migran agar memastikan informasi lowongan kerja yang diperoleh melalui media sosial maupun jaringan pribadi kepada BP3MI Aceh. Peserta diminta tidak menggunakan jasa calo atau menempuh jalur tidak resmi.

“Kalau nanti secara individu menemukan lowongan kerja di media sosial atau melalui pertemanan, tetap nanti terhubung dengan BP3MI Aceh,” ujarnya.

Siti menegaskan keberhasilan program tidak hanya dilihat dari terlaksananya pelatihan, tetapi juga dari kemampuan peserta memperoleh penempatan kerja.

“Tahun ini dilatih dan ditempatkan. Itu yang menjadi ukuran keberhasilan kita,” katanya.

Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Ar-Raniry T Murdani PhD mengatakan 40 peserta angkatan III dan IV merupakan bagian dari program pelatihan CPMI. Sebelumnya, angkatan I dan II juga diikuti 40 peserta.

Peserta angkatan III dan IV dipersiapkan untuk peluang penempatan kerja di sejumlah negara, antara lain Jepang, Australia, Malaysia, Taiwan, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, serta negara-negara Timur Tengah lainnya.

Tags: bahasa InggrisBP3MI AcehPekerja MigranPeluang Kerja Luar NegeriPemuda AcehSMK Go GlobalUIN AR RANIRY
Previous Post

Harga Emas Hari Ini, Naik atau Turun?

Next Post

AICRF Minta Kesiapsiagaan Bencana Aceh Diperkuat Jelang Puncak Hujan Oktober-Desember

Related Posts

Mahasiswa MHU UIN Ar-Raniry Didorong Garap Peluang Bisnis Haji dan Umrah

by Ahmad Mufti
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Mahasiswa Program Studi Manajemen Haji dan Umrah (MHU) UIN Ar-Raniry Banda Aceh didorong tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan...

Perkuat Kolaborasi Akademik, Prodi BSA UIN Ar-Raniry dan LIPIA Banda Aceh Siapkan Tiga Agenda Strategis

Perkuat Kolaborasi Akademik, Prodi BSA UIN Ar-Raniry dan LIPIA Banda Aceh Siapkan Tiga Agenda Strategis

by Ahlul Fikar
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh...

Dekan FSH UIN Ar-Raniry Masuk Daftar 2 Persen Ilmuwan Dunia

by Ahmad Mufti
12 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mursyid Djawas, kembali masuk...

Next Post

AICRF Minta Kesiapsiagaan Bencana Aceh Diperkuat Jelang Puncak Hujan Oktober-Desember

Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Mitra di Jerman

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co