MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, September 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

El Nino Bisa Dongkrak Harga CPO hingga 35 Persen, Biodiesel Sawit Tertekan

Aininadhirah by Aininadhirah
18 September 2026
in Nasional
0

Talkshow sesi 4 bertema “Global Palm Bioenergy Outlook: Yields, Innovation, and B50 Mandate Execution” dalam 6th Palm Biodiesel Conference, Jumat (18 September 2026) | Foto : Majalah sawit indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Fenomena El Nino dapat menjadi ancaman bagi industri biodiesel berbasis kelapa sawit. Dampaknya terhadap produksi crude palm oil (CPO) disebut baru terasa sekitar tujuh hingga delapan bulan setelah fenomena tersebut terjadi, ketika penurunan pasokan berpotensi mendorong harga sawit hingga 30–35 persen.

Dikutip dari website Majalah Sawit Indonesia, Analis Senior dan Advisor Glenauk Economics Malaysia, Mrs. Leow Huey Chuen, menyampaikan hal tersebut dalam 6th Palm Biodiesel Conference 2026 di Nusa Dua, Bali, Jumat (18/9/2026).

RelatedPosts

KPK Bongkar Dugaan Suap HGB, Uang Rp106,3 Miliar Disita

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama 2027

UU PPRT Berlaku, Hak Pekerja Rumah Tangga Kini Diatur Lebih Jelas

Dalam sesi “Global Palm Bioenergy Outlook: Yields, Innovation, and B50 Mandate Execution”, Leow menjelaskan dampak El Nino terhadap produksi sawit tidak berlangsung secara langsung. Terdapat jeda waktu sebelum gangguan cuaca tersebut memengaruhi produksi dan pasokan CPO.

Menurut Leow, penurunan pasokan akibat El Nino secara historis dapat memicu kenaikan harga kelapa sawit hingga 30–35 persen. Kondisi tersebut kemudian berpotensi menekan margin keekonomian industri biodiesel karena harga bahan baku ikut meningkat.

“Secara historis sejak 2019, hanya ada empat periode singkat di mana kelapa sawit secara alami memiliki keekonomian yang sangat kompetitif untuk biodiesel. Saat ini kita menikmati harga yang relatif kompetitif akibat dinamika geopolitik dan harga minyak mentah di Timur Tengah, tetapi situasi ini tidak berada di zona aman dan bisa berubah sewaktu-waktu,” ujar Leow, dikutip dari Majalah Sawit Indonesia.

Risiko tersebut menjadi perhatian karena harga CPO merupakan salah satu faktor utama dalam keekonomian biodiesel berbasis sawit. Ketika produksi terganggu dan pasokan berkurang, kenaikan harga bahan baku dapat membuat biaya produksi biodiesel ikut meningkat.

Leow juga menilai kondisi pasar saat ini belum sepenuhnya aman dari perubahan harga. Dinamika geopolitik dan harga minyak mentah memang membuat sawit relatif kompetitif sebagai bahan baku biodiesel, tetapi kondisi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Di tengah risiko tersebut, penyerapan CPO melalui pasar domestik dinilai penting bagi keberlangsungan industri biodiesel Indonesia. Kebijakan mandatori biodiesel, termasuk pelaksanaan B50, menjadi salah satu penopang permintaan ketika pasar global menghadapi berbagai ketidakpastian.

Selain menjaga permintaan, peningkatan produktivitas kebun sawit juga dinilai menjadi langkah penting untuk menghadapi risiko penurunan produksi. Indonesia, Malaysia, dan Thailand sebagai negara produsen utama didorong meningkatkan yield lahan agar produksi dapat lebih efisien dan mampu menjaga daya saing industri.

Tags: Biodiesel SawitEl NinoHarga CPOHarga Kelapa Sawit
Previous Post

PPP Aceh Gelar Rakerwil Jelang Pelantikan Pengurus 2026-2031

Next Post

40 Pemuda Aceh Dibekali Bahasa Inggris untuk Hadapi Peluang Kerja di Luar Negeri

Related Posts

El Nino Kuat Mengintai, BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan dan Karhutla di Indonesia

by Ahmad Mufti
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak El Nino kuat yang berpotensi...

Sawah Aceh Besar Mulai Mengering Akibat Debit Air Irigasi Menurun 

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO - Sejumlah areal persawahan di Kabupaten Aceh Besar mulai mengalami kekeringan akibat berkurangnya pasokan air irigasi. Kondisi tersebut dipicu menurunnya...

BMKG: Kemarau Panjang dan El Nino Tingkatkan Risiko Karhutla 2026

BMKG: Kemarau Panjang dan El Nino Tingkatkan Risiko Karhutla 2026

by Ulfah
8 April 2026
0

MASAKINI.CO - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa kondisi iklim tahun 2026 berpotensi lebih...

Next Post

40 Pemuda Aceh Dibekali Bahasa Inggris untuk Hadapi Peluang Kerja di Luar Negeri

Dua Atlet Menembak Aceh Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co