MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Juli 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Pemerintah Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM, Pelaku Penyimpangan Diancam Ditindak

Riska Zulfira by Riska Zulfira
30 Juli 2026
in News
0

Pemerintah Aceh melakukan Sidak Pengendalian Distribusi BBM di sejumlah SPBU di Kota Banda Aceh, Kamis (30 Juli 2026). | Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh membentuk tim khusus untuk mengurai penyebab gangguan pasokan semen dan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah. Pemerintah memastikan akan menindak tegas apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan atau praktik yang merugikan masyarakat.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak-pihak yang menyebabkan kelangkaan komoditas strategis tersebut.

RelatedPosts

Limbah Uang Kertas BI Aceh Kini Jadi Bahan Bakar Alternatif PT SBA

10 Hektare Lahan Terbakar di Blang Bintang, BPBD: Jangan Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Harga Tongkol dan Dencis di Pasar Al Mahirah Banda Aceh Bertahan Rp25 Ribu per Kilogram

“Apapun bentuk perbuatannya yang merugikan masyarakat, pasti diambil tindakan. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, akan didorong untuk ditindaklanjuti oleh penegak hukum,” kata Nurlis di Banda Aceh, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, gangguan pasokan semen dan BBM menjadi perhatian serius karena kedua komoditas tersebut berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi, pembangunan, serta kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) telah menginstruksikan Sekretaris Daerah Aceh M Nasir Syamaun membentuk tim untuk mencari penyebab persoalan di lapangan.

Tim tersebut berada di bawah koordinasi Asisten II Setda Aceh Teuku Robby Izra, dengan melibatkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Teuku Adi Darma, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh Asnawi, serta Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh Zaini.

Terkait kelangkaan semen, Pemerintah Aceh telah meminta penjelasan kepada PT Solusi Bangun Andalas (SBA) selaku produsen Semen Andalas. Dari hasil koordinasi, perusahaan menyebut aktivitas produksi masih berjalan normal dan tidak mengalami kendala.

“Dalam beberapa waktu terakhir terjadi lonjakan permintaan semen di sejumlah wilayah yang berdampak pada percepatan penyerapan stok,” ujar Nurlis.

Meski demikian, Pemerintah Aceh masih melakukan penelusuran hingga tingkat distribusi dan pengecer untuk memastikan tidak ada praktik yang menyebabkan gangguan pasokan.

“Jika ditemukan perbuatan yang menyebabkan keresahan di masyarakat, tentu akan diambil tindakan dan melibatkan aparat penegak hukum,” katanya.

Sementara terkait BBM, Pemerintah Aceh bersama Polda Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengendalian distribusi BBM di sejumlah SPBU di Kota Banda Aceh, Kamis (30/7/2026).

Sidak dilakukan di SPBU Lingke dan SPBU Lambhuk. Dari pemeriksaan awal, stok BBM masih tersedia dan proses pengisian berjalan normal. Namun, tim menemukan sejumlah kendaraan menggunakan QR Barcode Subsidi Tepat yang tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan.

“Di SPBU Lambhuk ditemukan keanehan. Ketika petugas datang, banyak kendaraan yang keluar dari antrean. Ini menunjukkan ada sesuatu yang perlu diperiksa terkait administrasi antrean pengisian konsumen,” kata Nurlis.

Seluruh temuan tersebut, lanjutnya, telah didata untuk ditindaklanjuti dalam pemeriksaan berikutnya.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Aceh memastikan ketersediaan BBM bersubsidi masih dalam kondisi aman. Pemerintah Aceh juga menerima informasi bahwa stok LPG tabung 3 kilogram masih mencukupi.

Nurlis menegaskan, hingga saat ini belum ditemukan bukti adanya praktik permainan atau penyimpangan distribusi BBM maupun semen di Aceh.

“Untuk semen, persoalan pasokan dipengaruhi kapasitas produksi, distribusi, dan sistem logistik. Sedangkan BBM mengikuti kebijakan nasional dan mekanisme distribusi yang ditetapkan pemerintah melalui Pertamina,” ujarnya.

Tags: Antrean BBMGubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem)Pasokan Semen TergangguPemerintah AcehSemen di Aceh LangkaTim Pengawasan BBM
Previous Post

Limbah Uang Kertas BI Aceh Kini Jadi Bahan Bakar Alternatif PT SBA

Related Posts

Hashim Dukung Hilirisasi Gas Blok Andaman, Mualem Genjot Investasi ke Aceh

by Redaksi
30 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Aceh mempercepat pembangunan...

RSUD Cut Meutia Aceh Utara Segera Dialihkan ke Lhokseumawe

by Redaksi
29 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat proses pengalihan kepemilikan RSUD Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Peralihan...

Aceh Resmi Masuk Fase Rehabilitasi-Rekonstruksi Mulai 1 Agustus

by Redaksi
29 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh resmi mengakhiri masa transisi darurat pemulihan bencana hidrometeorologi pada 28 Juli 2026 dan akan memasuki fase...

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co