MASAKINI.CO – Di tengah kenaikan harga semen yang mulai terjadi di sejumlah wilayah Banda Aceh, harga bahan bangunan tersebut di kawasan Jeulingke, Banda Aceh masih bertahan pada kisaran Rp67 ribu hingga Rp68 ribu per sak.
Harga tersebut masih tergolong normal bagi pedagang maupun pembeli di kawasan tersebut. Kondisi ini membuat masyarakat yang membutuhkan semen untuk keperluan pembangunan maupun renovasi rumah masih bisa mendapatkan bahan bangunan dengan harga yang relatif terjangkau.
Penjual di Toko Bangunan Bintang Asia, Iskandar, mengatakan hingga hari ini harga semen di tokonya belum mengalami perubahan. Ia menyebut harga masih berada pada kisaran Rp67 ribu hingga Rp68 ribu per sak dan belum mengikuti kenaikan yang terjadi di sejumlah kawasan lainnya.
“Sekarang masih harga Rp68 sampai Rp67 ribu, masih harga standar,” ujar Iskandar, Jumat (31/7/2026).
Menurut Iskandar, harga yang diterapkan di tokonya juga mengikuti harga yang berlaku di kawasan Jeulingke. Pedagang tidak bisa menetapkan harga terlalu jauh dari harga yang berlaku di sekitar, sehingga sejauh ini harga semen masih dipertahankan pada harga standar.
“Kami harus ikut orang jual di daerah sini, kami masih pakai harga standar,” ujarnya.
Ia mengatakan, selain harga yang belum mengalami kenaikan, ketersediaan semen di tokonya juga masih mencukupi. Stok semen masih tersedia sehingga pembeli tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan bangunan tersebut ketika membutuhkan.
Kondisi penjualan juga disebut masih berjalan seperti biasa. Menurut Iskandar, masyarakat masih datang membeli semen dan sejumlah kebutuhan bahan bangunan lainnya meski belakangan muncul kenaikan harga semen di beberapa wilayah Banda Aceh.
“Stok juga masih ada, dan masih ada juga yang beli seperti biasa, harga barang bangunan ini juga masih normal,” ujarnya.






Discussion about this post