MASAKINI.CO – Festival Literasi yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi LT-31 Universitas Syiah Kuala (USK) di Gampong Jruek Balee, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, menjadi puncak pengabdian sekaligus ruang lahirnya bibit-bibit literasi desa.
Salah satu yang paling menyita perhatian ialah lomba menulis berbasis isi bacaan, program yang diadopsi dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI.
Kegiatan bertajuk “Membaca, Berkarya, dan Berprestasi Bersama” itu digelar di meunasah gampong, Senin (3/8/2026). Puluhan anak mengikuti tiga cabang perlombaan, yakni mewarnai, hafalan surah pendek, dan menulis berbasis isi bacaan.
Lomba menulis menjadi program unggulan karena peserta tidak sekadar diminta membaca buku, tetapi juga menuliskan kembali isi dan pesan bacaan berdasarkan pemahaman mereka. Metode tersebut dirancang untuk melatih kemampuan memahami bacaan, berpikir kritis, sekaligus mengasah keterampilan menulis sejak dini.
Ketua KKN Tematik Literasi LT-31 USK, Naufal Abrar Lubis, mengatakan festival tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perkembangan kemampuan literasi anak-anak selama satu bulan mengikuti berbagai program KKN.
“Tujuan kami bukan mencari pemenang semata, tetapi membangun kebiasaan membaca, menulis, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak. Kami berharap perpustakaan desa menjadi ruang belajar yang hidup dan terus dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Festival diikuti 12 peserta lomba mewarnai, 13 peserta hafalan surah pendek, dan 15 peserta lomba menulis berbasis isi bacaan. Para pemenang lomba menulis menerima piala, sertifikat, dan goodie bag sebagai bentuk apresiasi dari Perpustakaan Nasional RI dan Universitas Syiah Kuala.
Perwakilan Pemerintah Gampong Jruek Balee, Farah Fitria, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang menghadirkan berbagai kegiatan literasi bagi anak-anak desa.
“Kami berharap semangat belajar yang telah dibangun selama KKN tidak berhenti setelah mahasiswa kembali. Anak-anak harus terus gemar membaca dan mengembangkan kemampuannya,” ujarnya.
Selain menjadi ajang penghargaan bagi peserta, festival tersebut juga menjadi momen penutupan pengabdian mahasiswa KKN LT-31 USK di Gampong Jruek Balee. Suasana haru mewarnai acara saat mahasiswa berpamitan dengan masyarakat setelah hampir satu bulan menjalankan program literasi di desa tersebut.









Discussion about this post