MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai menyalurkan bantuan air bersih dan pasokan air untuk lahan pertanian setelah dampak musim kemarau semakin meluas di sejumlah wilayah.
Langkah tersebut dilakukan menyusul penetapan status Siaga Darurat Cuaca Ekstrem Kering atau Kekeringan guna mempercepat penanganan dampak yang dirasakan masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan penetapan status siaga darurat menjadi dasar untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menangani krisis air bersih, menyelamatkan lahan pertanian, hingga mengantisipasi potensi bencana lain akibat musim kemarau.
“Kami telah menetapkan status Siaga Darurat Cuaca Ekstrem Kering atau Kekeringan sehingga penanganan dapat dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait,” kata Ridwan, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, pemerintah saat ini memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air untuk lahan pertanian dengan berkoordinasi bersama Dinas Pertanian serta Dinas PUPR Aceh Besar. Upaya tersebut dilakukan agar sawah yang mulai terdampak kekeringan tetap mendapatkan pasokan air.
Selain sektor pertanian, distribusi air bersih juga mulai dilakukan untuk warga Kemukiman Lampanah, Kecamatan Seulimum. Penyaluran melibatkan PDAM Tirta Mountala bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Banda Aceh guna memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi di tengah menurunnya debit sumber air.
Ridwan menambahkan, musim kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api mudah menyebar saat kondisi vegetasi mengering.
Untuk mempercepat penanganan jika terjadi bencana, BPBD telah menginstruksikan 10 pos pemadam di sejumlah kecamatan meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan menghadapi karhutla, pohon tumbang, maupun bencana hidrometeorologi lainnya.
BPBD juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air selama musim kemarau serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian bencana agar dapat ditangani sedini mungkin.









Discussion about this post