MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Ketua Baitul Mal Pidie Jaya Ditemukan Meninggal di Banda Aceh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
23 Agustus 2026
in News
0

Rumah kepala Baitul Mal Pidie Jaya di Gampong Lambaro Skep, Banda Aceh dipasang police line | Foto: Polresta Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ketua Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya, Teungku Zulkifli (48), ditemukan meninggal dunia di rumah singgah yang ditempatinya di Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Jumat (21/8/2026).

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh bersama Tim Forensik RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban diduga meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya.

RelatedPosts

KNPI Aceh Dorong Pemuda Jadi Mitra Sekaligus Pengawal Program Pemerintah

Harga Emas Perhiasan Naik Rp20 Ribu Hari Ini 

Usia Senja Tak Jadi Batas, Lima Lansia di Aceh Besar Raup Penghasilan dari Ayam Kampung

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, pemeriksaan dilakukan setelah pihak keluarga meminta kepastian terkait penyebab meninggalnya korban.

“Benar, Ketua Baitul Mal Pidie Jaya meninggal dunia di rumah singgahnya di Gampong Lambaro Skep, Banda Aceh. Kami telah melakukan Visum et Repertum dan autopsi. Berdasarkan keterangan dokter forensik, korban meninggal dunia dalam kondisi wajar dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Kompol Dizha, Minggu (23/8/2026).

Sebelumnya, keluarga korban sempat meminta pemeriksaan lebih lanjut setelah melihat kondisi jenazah ketika tiba di kampung halaman korban di Pidie Jaya. Atas permintaan tersebut, jenazah kemudian dibawa kembali ke RSUDZA Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan forensik.

Dalam proses penyelidikan, polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah singgah korban. Petugas memeriksa kondisi rumah, kamar tempat korban ditemukan, serta kendaraan milik korban.

Dari hasil pemeriksaan lokasi, polisi tidak menemukan adanya kerusakan rumah maupun indikasi mencurigakan. Pemeriksaan juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kompol Dizha menjelaskan, korban diketahui meninggal dunia setelah istrinya, Ainal Mardhiah (45), berupaya menghubungi korban melalui telepon, namun tidak mendapat respons. Istri korban kemudian meminta bantuan kerabat untuk mengecek kondisi korban di rumah singgah.

Saat tiba di lokasi, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang di dalam kamar. Warga kemudian membantu proses penanganan awal sebelum jenazah dibawa ke kampung halaman.

Berdasarkan pemeriksaan dokter forensik RSUDZA, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 36 hingga 72 jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Tidak ditemukan luka akibat kekerasan, termasuk tanda jeratan maupun bekas cekikan.

Tim forensik menemukan adanya riwayat penyakit jantung pada korban, termasuk pengapuran pada pembuluh darah besar yang berkaitan dengan kondisi tersebut. Sementara luka lecet kecil yang ditemukan pada bagian pinggul korban dinyatakan tidak berkaitan dengan penyebab kematian.

“Kesimpulan sementara dari pemeriksaan dokter, penyebab kematian korban diduga berkaitan dengan penyakit jantung yang dideritanya,” ujar Kompol Dizha.

Tags: Ketua Baitul Mal Pidie JayaPenyakit JantungPolresta Banda Aceh
Previous Post

HUT ke-28 PAN, DPW Aceh Pilih Berbagi dengan Anak Yatim

Next Post

Mahasiswa di Banda Aceh Hilang Terseret Arus di Pantai Lhok Ketapang

Related Posts

Hendak Tebus Motor yang Digadaikan, Warga Banda Aceh Kaget Kendaraannya Sudah Diambil

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Seorang warga Banda Aceh, Sulastari (48), harus melapor ke polisi setelah sepeda motor Yamaha Aerox miliknya yang digadaikan...

Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMA 3 Banda Aceh Naik ke Penyidikan

by Redaksi
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar SMA Negeri 3 Banda Aceh kini masuk tahap penyidikan. Polisi telah memeriksa...

Warga Temukan Benda Diduga Mortir di Pinggir Krueng Aceh, Polisi Amankan Lokasi

by Redaksi
1 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Warga menemukan benda yang diduga mortir peninggalan masa konflik di pinggir Sungai Krueng Aceh, tepatnya di depan Warkop...

Next Post

Mahasiswa di Banda Aceh Hilang Terseret Arus di Pantai Lhok Ketapang

Mahasiswa USK Ditemukan Meninggal di Asrama, Polisi Lakukan Penyelidikan

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co