MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemulihan Infrastruktur Pascabencana, Pemprov Aceh Usulkan Delapan Proyek Strategis ke Kementerian PU

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Agustus 2026
in Daerah
0

Wakil Gubernur Aceh Fadhullah (Dek Fadh) bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi saat mendatangi Kantor Kementerian PU di Jakarta, Senin (24/8/2026). | Foto: Adpim Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengusulkan percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis yang rusak akibat bencana hidrometeorologi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Usulan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh Fadhullah (Dek Fadh) bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi saat mendatangi Kantor Kementerian PU di Jakarta, Senin (24/8/2026).

RelatedPosts

Aceh Besar Sinkronkan Usulan Listrik Pedesaan agar Tepat Sasaran

DPRK Minta Kurikulum Diniyah Banda Aceh Diterapkan Nyata di Sekolah

Banda Aceh Siapkan Bantuan Modal Usaha untuk 600 Mustahik

Dek Fadh mengatakan, penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat diperlukan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur di Gayo Lues maupun sejumlah daerah Aceh lainnya yang terdampak bencana.

“Memperkuat sinergi sangat penting untuk mempercepat pergerakan pemulihan daerah yang terdampak bencana,” kata Dek Fadh.

Menurutnya, infrastruktur seperti jalan dan jembatan menjadi kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan konektivitas, distribusi logistik, keselamatan masyarakat, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi dan sosial.

Karena itu, Pemerintah Aceh meminta sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan dapat segera ditangani secara permanen.

“Kami mengusulkan demi pemulihan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan keselamatan masyarakat Gayo Lues. Infrastruktur yang tangguh merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap Kementerian PU dapat segera merespons usulan ini,” ujarnya.

Bupati Gayo Lues Suhaidi mengatakan, pembangunan permanen diperlukan agar masyarakat tidak terus bergantung pada penanganan darurat pascabencana.

“Pasca bencana hidrometeorologi, akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama kami, agar masyarakat Gayo Lues bisa kembali beraktivitas dengan aman dan lancar,” kata Suhaidi.

Ia menyebut usulan tersebut juga menjadi tindak lanjut dari dua kali kunjungan Wakil Presiden ke Gayo Lues. Dalam kunjungan tersebut, kondisi infrastruktur terdampak bencana dilihat secara langsung dan pemerintah daerah diminta menyampaikan kebutuhan mendesak kepada pemerintah pusat.

“Penanganan darurat sudah berjalan bertahap. Namun, pembangunan permanen perlu segera dimulai agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terus terhambat,” ujarnya.

Adapun infrastruktur yang diusulkan untuk dipercepat pembangunannya meliputi Jembatan Aih Bobo sepanjang 80 meter, Jembatan Kendawi 80 meter, Jembatan Rerebe di Tripe Jaya 180 meter, Jembatan Pintu Rime 180 meter, Jembatan Atu Peltak Penomon Jaya 80 meter, Jembatan Sp. Kenyaran–Aih Ilang 80 meter, Jembatan Lesten 120 meter, serta pembangunan Jalan Lesten sepanjang 10,7 kilometer.

Pemerintah Aceh dan Pemkab Gayo Lues berharap dukungan pemerintah pusat segera direalisasikan sehingga konektivitas wilayah dapat kembali pulih dan aktivitas masyarakat pascabencana berjalan normal.

Tags: Pemerintah Acehpemulihan pascabencana AcehPerbaikan Infrastruktur AcehUsulan ke Menteri PU
Previous Post

Pernah Juara II MTQ Nasional, Dosen USK Kembali Wakili Aceh di MTQ KORPRI 2026

Next Post

Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK

Related Posts

Aceh Diminta Berhenti Jual Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Baru Ekonomi

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong perubahan pola pembangunan ekonomi dari penjualan komoditas mentah menuju hilirisasi dan industrialisasi. Langkah ini dinilai...

Irigasi Seunong Rusak, Warga Pidie Jaya Harus Gotong Royong Jaga Aliran Air

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kerusakan Daerah Irigasi (D.I.) Seunong di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, membuat masyarakat harus bergotong royong secara swadaya...

HUT ke-81 TNI di Aceh Digelar Sederhana, Prajurit Masih Tangani Pascabencana

by Redaksi
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Aceh digelar sederhana di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin...

Next Post

Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK

60.067 Warga Aceh Besar Bakal Terima Bantuan Beras, Penyaluran Ditargetkan Tuntas September

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co