MASAKINI.CO – Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mencatat sebanyak 119 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Provinsi Aceh.
Data tersebut berdasarkan hasil pemantauan Sensor MODIS dari Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP serta NOAA20/VIIRS pada Minggu (30/8/2026) pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.
Titik panas tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh dalam laporan yang diterima Senin (31/8/2026), menyebut titik panas terbanyak ada di Aceh Selatan dan Gayo Lues.
Kemudian disusul kawasan Aceh Tengah, Aceh Jaya, Bireuen, Nagan Raya, hingga Pidie.
Sedangkan di Kabupaten Aceh Besar, BMKG mendeteksi titik panas di beberapa wilayah, yakni Kota Jantho, Kuta Cot Glie, Lembah Seulawah, dan Seulimeum.
Sementara itu, titik panas juga terpantau di wilayah Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bener Meriah, Kota Subulussalam, Pidie Jaya, serta Aceh Singkil.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di kawasan terbuka.
BMKG akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan sebaran titik panas di wilayah Aceh.








Discussion about this post