MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Menkeu: Beras Ilegal Bisa Rugikan Petani dan Konsumen

Ali L by Ali L
22 September 2026
in Nasional
0

Suahasil dalam konferensi pers penindakan impor ilegal beras, garam, dan balpres di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Jakarta, | Foto: Selasa (22/9/2026).

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Masuknya beras secara ilegal ke Indonesia dinilai dapat merugikan petani sekaligus mengganggu upaya pemerintah menjaga swasembada pangan.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah dan petani telah berupaya meningkatkan produksi padi untuk memenuhi kebutuhan pangan dari dalam negeri. Karena itu, masuknya beras ilegal berpotensi mengganggu hasil produksi petani.

RelatedPosts

Aktivitas Anak Krakatau Melandai, Status Turun Jadi Level Waspada

DKI Jakarta Raih Duta Bahasa Nasional 2026

Kawah Anak Krakatau Viral Mirip Telur Ceplok, Ini Penjelasan Ahli

“Kalau beras diselundupkan masuk, itu menodai swasembada pangan kita,” kata Suahasil, mengutip infopublik.id Selasa (22/9/2026).

Menurut Suahasil, persoalan beras ilegal tidak hanya berkaitan dengan petani, tetapi juga konsumen. Pemerintah tidak dapat memastikan proses penyimpanan, pengiriman, pengemasan hingga kualitas beras yang masuk melalui jalur ilegal.

“Kalau beras yang diproduksi di dalam negeri, ada tata kelolanya, menyimpannya, dijualnya. Ada Bulog, ada Kementerian Pertanian yang membuat kebijakan,” ujarnya.

Suahasil mengatakan besarnya pasar Indonesia menjadi salah satu alasan perdagangan ilegal menarik bagi pelaku. Karena itu, pengawasan terhadap barang yang masuk ke pasar domestik perlu diperkuat.

“Pasar kita itu luar biasa besar. Menggiurkan untuk seluruh pemain dunia di berbagai macam barang. Karena itu kita harus melindungi pasar kita,” katanya.

Amran Soroti Dampak Beras Ilegal

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan penindakan terhadap barang ilegal perlu melihat dampaknya, bukan hanya jumlah barang yang berhasil diamankan.

“Jangan melihat jumlahnya, dampaknya,” kata Amran.

Ia menyebut beras ilegal sebelumnya pernah ditemukan di sejumlah wilayah, termasuk Sabang dan Batam.

Dalam kasus beras, Amran menyoroti temuan produk yang dilabeli sebagai beras premium, tetapi berdasarkan pemeriksaan pemerintah merupakan beras biasa. Pemerintah menggunakan empat laboratorium untuk memeriksa produk tersebut.

Menurut Amran, praktik tersebut dapat merugikan konsumen dan berdampak terhadap harga beras.

Ia juga menyebut pemerintah telah memproses 102 tersangka dalam kasus mafia pangan sebelumnya. Penindakan, kata dia, juga dilakukan terhadap oknum internal pemerintah yang terbukti terlibat.

Selain beras, pemerintah dalam konferensi pers tersebut menyoroti masuknya balpres atau pakaian bekas ilegal yang dinilai berdampak terhadap penjahit dan industri tekstil dalam negeri.

Pengawasan dan penindakan barang ilegal dilakukan melalui kerja sama Bea Cukai, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Badan Karantina Indonesia, Kepolisian, Kejaksaan, dan Perum Bulog.

Tags: Beras IlegalImpor Ilegalkementerian keuangankementerian pertanianKonsumenpetaniSwasembada Pangan
Previous Post

Batik Malaka Dikenalkan Langsung kepada Generasi Muda, 40 Siswa Praktik Membatik

Related Posts

Uang Rp100 Juta Dicuri Saat Pemilik Salat di Masjid Lambaro, Pelaku Ditangkap di Aceh Timur

by Riska Zulfira
21 September 2026
0

MASAKINI.CO – Uang tunai Rp100 juta yang disimpan di bawah jok mobil raib saat pemiliknya menunaikan salat Dzuhur di Masjid...

Rp2,5 Triliun Digelontorkan untuk Pulihkan 117.923 Hektare Sawah dan Kebun di Aceh

by Ahmad Mufti
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mengebut pemulihan lahan pertanian dan perkebunan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi. Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran Rp2,5...

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

by Ahmad Mufti
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memulai gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh...

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co