MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, November 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Batik Malaka Dikenalkan Langsung kepada Generasi Muda, 40 Siswa Praktik Membatik

Redaksi by Redaksi
22 September 2026
in Daerah
0

Sekretaris Dekranasda Aceh Besar, Enni Zusniati, SE memperkenalkan Batik Malaka kepada Guru dan Siswa/i MAN 1 Model Banda Aceh di Rumoh Batik Malaka, Gampong Lam Ara, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Senin (21/9/2026) | Foto: MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Batik Malaka di Gampong Lam Ara, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, dikenalkan secara langsung kepada generasi muda melalui kegiatan belajar di luar kelas. Sebanyak 40 siswa MAN 1 Model Banda Aceh datang untuk melihat proses pembuatan sekaligus mempraktikkan teknik membatik, Senin (21/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi salah satu cara memperkenalkan Batik Malaka sebagai bagian dari kerajinan lokal Aceh kepada siswa. Mereka tidak hanya melihat hasil akhir batik, tetapi juga mencoba sendiri proses pembuatannya, termasuk teknik batik cap.

RelatedPosts

Disdukcapil Ungkap Identitas Tiga ODGJ Tanpa KTP Lewat Pemindaian Iris Mata

Temui Prabowo, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Banda Aceh Raih ADINKES Award 2026 atas Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Kegiatan yang berlangsung di Rumoh Batik Malaka itu diterima Wakil Ketua Harian Dekranasda Aceh Besar Nurbaiti bersama jajaran pengurus Dekranasda Aceh Besar.

Nurbaiti mengatakan pengenalan secara langsung diperlukan agar generasi muda memahami bahwa sebuah produk kerajinan memiliki proses dan nilai yang perlu dijaga.

“Generasi muda perlu mengenal produk kerajinan daerah secara langsung. Dengan mengetahui proses dan nilai yang ada di balik sebuah karya, kita berharap mereka memiliki kepedulian untuk menjaga dan merawat kerajinan lokal Aceh agar tetap berkembang dan dikenal di masa sekarang maupun masa yang akan datang,” ujar Nurbaiti.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda juga dapat membuka peluang munculnya gagasan baru untuk pengembangan Batik Malaka. Kreativitas siswa, kata dia, dapat menjadi masukan dalam pengembangan motif, desain hingga cara memperkenalkan batik kepada masyarakat.

“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi pengalaman bagi para siswa, tetapi juga dapat menghadirkan ide dan gagasan baru bagi pengembangan Batik Malaka. Kreativitas anak-anak muda sangat dibutuhkan untuk melahirkan inovasi, baik dari sisi motif, desain maupun cara memperkenalkan batik kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa kelas unggulan MAN 1 Model Banda Aceh mendapat penjelasan mengenai Batik Malaka sebelum mengikuti praktik membatik. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kokurikuler yang memberikan pengalaman belajar langsung di luar lingkungan sekolah.

Kepala MAN 1 Model Banda Aceh Dr. Nursiah, S.Ag., M.Pd., mengatakan pengenalan produk lokal melalui praktik langsung membuat siswa lebih memahami proses dan nilai yang terdapat dalam kerajinan daerah.

“Kami ingin anak-anak memiliki rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air, termasuk dengan menghargai produk-produk lokal. Melalui kunjungan dan praktik membatik ini, siswa dapat mengenal lebih dekat proses pembuatan batik sekaligus memahami bahwa Aceh memiliki produk kerajinan yang memiliki nilai budaya dan ekonomi,” ujar Nursiah.

Ia berharap pengalaman tersebut membuat siswa semakin mengenal Batik Malaka dan produk kerajinan Aceh lainnya.

“Kami berharap apa yang mereka dapatkan hari ini bisa menjadi pengalaman yang berkesan dan pengetahuan yang terus mereka bawa. Semoga anak-anak semakin mengenal, mencintai dan ikut memperkenalkan produk lokal Aceh kepada lingkungan mereka,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dekranasda Aceh Besar Enni Zusniati, SE, serta jajaran pengurus Dekranasda Aceh Besar.

Tags: Batik AcehBatik MalakaDekranasda Aceh BesarGenerasi MudaKerajinan AcehPemerintah Aceh BesarRumoh Batik Malaka
Previous Post

Dana Kebudayaan Mulai Putar Ekonomi, Aceh Catat 224 Penerima IndonesiaRaya

Next Post

Menkeu: Beras Ilegal Bisa Rugikan Petani dan Konsumen

Related Posts

Aceh Besar Perkuat Perencanaan dan Anggaran Program AIDS, TBC, dan Malaria

by Redaksi
22 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperkuat perencanaan dan pembiayaan program penanggulangan AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria agar lebih terarah,...

663 Peserta dari 23 Kecamatan Ikuti MTQ ke-35 Aceh Besar di Kuta Baro

by Redaksi
19 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 663 peserta dari 23 kecamatan akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar pada...

Bupati Aceh Besar Minta Kader PKK Gencarkan Edukasi untuk Tekan Stunting

by Riska Zulfira
16 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris atau Syech Muharram meminta kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP...

Next Post

Menkeu: Beras Ilegal Bisa Rugikan Petani dan Konsumen

Rex Peunayong Kembali Dihidupkan Jadi Pusat Kuliner di Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co