MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, November 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dana Kebudayaan Mulai Putar Ekonomi, Aceh Catat 224 Penerima IndonesiaRaya

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 September 2026
in News
0

Produser film asal Aceh sekaligus Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (Perseroda), Faisal Ilyas | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pendanaan kebudayaan mulai menunjukkan dampak yang lebih luas dari sekadar membiayai produksi karya. Di Aceh, sebanyak 224 pelaku budaya menerima dukungan Dana IndonesiaRaya pada 2026 dengan total anggaran Rp17,4 miliar, yang turut membuka ruang bagi aktivitas ekonomi berbasis budaya.

Produser film asal Aceh sekaligus Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (Perseroda), Faisal Ilyas, mengatakan tingginya minat terhadap pendanaan tersebut menunjukkan kebutuhan pembiayaan di sektor kebudayaan masih besar. Pemanfaatannya pun tidak hanya berkaitan dengan seniman, tetapi melibatkan komunitas, tenaga teknis, UMKM hingga pelaku industri kreatif..

RelatedPosts

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851,9 Juta

Waspada Bencana Hidrometeorologi, BMKG Petakan Level Ancaman Dampak di Aceh

Harga Emas Perhiasan Melonjak Rp140 Ribu per Mayam Hari Ini

Menurutnya, besarnya dukungan tersebut perlu dilihat bukan hanya dari nilai dana yang diterima, tetapi juga dari aktivitas ekonomi yang dapat muncul setelah program berjalan.

Ketika sebuah kegiatan budaya mendatangkan pengunjung dari luar daerah, misalnya, manfaat ekonominya dapat menyebar ke hotel, restoran, transportasi, UMKM dan pelaku usaha di sekitar lokasi.

“Dengan kata lain, satu rupiah yang digunakan untuk menciptakan kegiatan kebudayaan berpotensi bergerak berkali-kali di dalam ekonomi lokal,” kata Faisal dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Faisal menyebut, pada 2026 lebih dari 15 ribu proposal diajukan untuk mendapatkan dukungan Dana IndonesiaRaya. Jumlah penerima pendanaan meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022 tercatat sekitar 311 penerima, kemudian 263 penerima pada 2023 dan 346 penerima pada 2024.

Jumlahnya melonjak menjadi 2.117 penerima pada 2025. Hingga 31 Maret 2026, pemerintah mencatat sekitar 3.036 penerima dengan total dana tersalurkan sekitar Rp594 miliar.

“Tingginya peminat memperlihatkan besarnya kebutuhan pendanaan di tingkat akar rumput mulai dari seniman, penggiat kebudayaan, komunitas dan sanggar, hingga lembaga serta pelaku industri kreatif berbasis budaya di berbagai daerah,” sebutnya.

Faisal mengatakan dampak ekonomi dari pendanaan kebudayaan dapat terlihat dari rantai kegiatan yang terbentuk di sekitar sebuah karya atau acara.

Festival, misalnya, tidak hanya membayar penampil. Kegiatan tersebut juga membutuhkan pekerja panggung, penyedia tata suara dan cahaya, videografer, desainer, percetakan, transportasi, penginapan, konsumsi, UMKM hingga pekerja informal di sekitar lokasi.

Data Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) hingga 30 April 2025 mencatat Dana Abadi Kebudayaan telah mendukung 757 program atau event publik. Program tersebut melibatkan sekitar 25.848 pelaku budaya, 10.346 komunitas, dan 15.106 tenaga teknis serta menjangkau lebih dari 1,3 juta pengunjung.

Pendanaan tersebut juga menghasilkan sedikitnya 384 karya baru, mulai dari buku, film, tari hingga karya berbasis teknologi informasi. Sebanyak 118 kekayaan intelektual (IP) telah didaftarkan, sementara 236 program peningkatan kapasitas diikuti lebih dari 6.868 peserta.

Bagi Faisal, karya-karya tersebut memiliki peluang untuk berkembang menjadi aset ekonomi. “Film dapat dilisensikan, musik menghasilkan royalti, sementara motif tradisi dapat dikembangkan menjadi produk fesyen dan merchandise,” ujar Faisal yang juga pendiri Aceh Documentary Foundation (ADC).

Di sisi lain, Faisal menilai tingginya peminat Dana IndonesiaRaya juga menunjukkan keterbatasan pembiayaan kebudayaan di sejumlah daerah. Kondisi tersebut membuat sumber pendanaan alternatif diperlukan agar pengembangan kebudayaan tidak sepenuhnya bergantung pada APBD tahunan.

Karena itu, ia mendorong agar dampak pendanaan kebudayaan diukur secara lebih konkret.

Tags: Budaya AcehDana IndonesiaRayaDana KebudayaanDirut PEMAEkonomi Daerahekonomi kreatifFaisal Ilyaspelaku budayaProduser film asal Aceh
Previous Post

Aktivitas Anak Krakatau Melandai, Status Turun Jadi Level Waspada

Next Post

Batik Malaka Dikenalkan Langsung kepada Generasi Muda, 40 Siswa Praktik Membatik

Related Posts

Lima Motif Ornamen Aceh Dipilih untuk Dikembangkan ke Produk Fesyen

by Redaksi
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Lima motif ornamen Aceh dipilih sebagai prioritas untuk dikembangkan ke produk fesyen. Sebelum diolah menjadi desain kontemporer, motif-motif...

Bahasa Aceh Mulai Ditinggalkan Generasi Muda, Bupati Aceh Besar Ingatkan Ancaman Hilangnya Identitas

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris mengingatkan penggunaan bahasa Aceh di kalangan generasi muda perlu dijaga agar tidak...

Meuseuraya Festival 2026 Kembali Hadir, Wastra Indatu Jadi Daya Tarik

by Riska Zulfira
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Meuseuraya Festival kembali digelar di Banda Aceh pada 22–25 Oktober 2026 mendatang. Tahun ini, festival yang mengangkat produk...

Next Post

Batik Malaka Dikenalkan Langsung kepada Generasi Muda, 40 Siswa Praktik Membatik

Menkeu: Beras Ilegal Bisa Rugikan Petani dan Konsumen

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co