MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dana Kebudayaan Mulai Putar Ekonomi, Aceh Catat 224 Penerima IndonesiaRaya

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 September 2026
in News
0

Produser film asal Aceh sekaligus Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (Perseroda), Faisal Ilyas | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pendanaan kebudayaan mulai menunjukkan dampak yang lebih luas dari sekadar membiayai produksi karya. Di Aceh, sebanyak 224 pelaku budaya menerima dukungan Dana IndonesiaRaya pada 2026 dengan total anggaran Rp17,4 miliar, yang turut membuka ruang bagi aktivitas ekonomi berbasis budaya.

Produser film asal Aceh sekaligus Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (Perseroda), Faisal Ilyas, mengatakan tingginya minat terhadap pendanaan tersebut menunjukkan kebutuhan pembiayaan di sektor kebudayaan masih besar. Pemanfaatannya pun tidak hanya berkaitan dengan seniman, tetapi melibatkan komunitas, tenaga teknis, UMKM hingga pelaku industri kreatif..

RelatedPosts

Pedestrian Dipakai Berjualan, Satpol PPWH Banda Aceh Tertibkan PKL di Jalan Cut Mutia

Harga Emas Turun, Minat Beli untuk Mahar Pernikahan di Banda Aceh Meningkat

Aceh Besar Berharap Rektor Baru Perluas Peran ISBI Aceh untuk Masyarakat

Menurutnya, besarnya dukungan tersebut perlu dilihat bukan hanya dari nilai dana yang diterima, tetapi juga dari aktivitas ekonomi yang dapat muncul setelah program berjalan.

Ketika sebuah kegiatan budaya mendatangkan pengunjung dari luar daerah, misalnya, manfaat ekonominya dapat menyebar ke hotel, restoran, transportasi, UMKM dan pelaku usaha di sekitar lokasi.

“Dengan kata lain, satu rupiah yang digunakan untuk menciptakan kegiatan kebudayaan berpotensi bergerak berkali-kali di dalam ekonomi lokal,” kata Faisal dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Faisal menyebut, pada 2026 lebih dari 15 ribu proposal diajukan untuk mendapatkan dukungan Dana IndonesiaRaya. Jumlah penerima pendanaan meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022 tercatat sekitar 311 penerima, kemudian 263 penerima pada 2023 dan 346 penerima pada 2024.

Jumlahnya melonjak menjadi 2.117 penerima pada 2025. Hingga 31 Maret 2026, pemerintah mencatat sekitar 3.036 penerima dengan total dana tersalurkan sekitar Rp594 miliar.

“Tingginya peminat memperlihatkan besarnya kebutuhan pendanaan di tingkat akar rumput mulai dari seniman, penggiat kebudayaan, komunitas dan sanggar, hingga lembaga serta pelaku industri kreatif berbasis budaya di berbagai daerah,” sebutnya.

Faisal mengatakan dampak ekonomi dari pendanaan kebudayaan dapat terlihat dari rantai kegiatan yang terbentuk di sekitar sebuah karya atau acara.

Festival, misalnya, tidak hanya membayar penampil. Kegiatan tersebut juga membutuhkan pekerja panggung, penyedia tata suara dan cahaya, videografer, desainer, percetakan, transportasi, penginapan, konsumsi, UMKM hingga pekerja informal di sekitar lokasi.

Data Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) hingga 30 April 2025 mencatat Dana Abadi Kebudayaan telah mendukung 757 program atau event publik. Program tersebut melibatkan sekitar 25.848 pelaku budaya, 10.346 komunitas, dan 15.106 tenaga teknis serta menjangkau lebih dari 1,3 juta pengunjung.

Pendanaan tersebut juga menghasilkan sedikitnya 384 karya baru, mulai dari buku, film, tari hingga karya berbasis teknologi informasi. Sebanyak 118 kekayaan intelektual (IP) telah didaftarkan, sementara 236 program peningkatan kapasitas diikuti lebih dari 6.868 peserta.

Bagi Faisal, karya-karya tersebut memiliki peluang untuk berkembang menjadi aset ekonomi. “Film dapat dilisensikan, musik menghasilkan royalti, sementara motif tradisi dapat dikembangkan menjadi produk fesyen dan merchandise,” ujar Faisal yang juga pendiri Aceh Documentary Foundation (ADC).

Di sisi lain, Faisal menilai tingginya peminat Dana IndonesiaRaya juga menunjukkan keterbatasan pembiayaan kebudayaan di sejumlah daerah. Kondisi tersebut membuat sumber pendanaan alternatif diperlukan agar pengembangan kebudayaan tidak sepenuhnya bergantung pada APBD tahunan.

Karena itu, ia mendorong agar dampak pendanaan kebudayaan diukur secara lebih konkret.

Tags: Budaya AcehDana IndonesiaRayaDana KebudayaanDirut PEMAEkonomi Daerahekonomi kreatifFaisal Ilyaspelaku budayaProduser film asal Aceh
Previous Post

Aktivitas Anak Krakatau Melandai, Status Turun Jadi Level Waspada

Next Post

Batik Malaka Dikenalkan Langsung kepada Generasi Muda, 40 Siswa Praktik Membatik

Related Posts

Sanger Day Fest Jadi Ruang Pertemuan Tradisi Kopi dan Seni Modern Aceh

by Redaksi
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Kebudayaan meninjau pelaksanaan Sanger Day Fest 2026 di Banda Aceh. Festival yang mengangkat tradisi kopi sanger itu...

Sanger Day Hadirkan 1.001 Gelas Gratis dan Buku “Sangerologi” di ACF 2026

by Aininadhirah
11 September 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 1.001 gelas sanger akan dibagikan secara gratis dalam agenda Sanger Day yang menjadi salah satu daya tarik...

Jejak Motif Budaya Sabang, Dari Warisan Leluhur Menuju Nilai Ekonomi Baru

by Redaksi
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Motif budaya tidak hanya menjadi hiasan pada sebuah benda, tetapi merekam perjalanan sejarah, kreativitas, dan identitas masyarakat yang...

Next Post

Batik Malaka Dikenalkan Langsung kepada Generasi Muda, 40 Siswa Praktik Membatik

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co