MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Jadi Tersangka Penyelundup Pengungsi Rohingya di Aceh, Siapa Muhammad Amin?

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
18 Desember 2023
in Headline
0
Jadi Tersangka Penyelundup Pengungsi Rohingya di Aceh, Siapa Muhammad Amin?

Muhammad Amin (35) tersangka penyelundup pengungsi Rohingya, Senin 18/12/2023. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Polisi telah menetapkan Muhammad Amin (35) sebagai tersangka penyelundup pengungsi Rohingya ke Aceh.

Pria etnis Rohingya itu, disebut polisi mengajak dan mengkoordinir pengungsi di camp Cox’s Bazar untuk berangkat menggunakan kapal menuju perairan Indonesia. Muhammad Amin juga bertindak sebagai kapten kapal.

RelatedPosts

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

The Land from Above

Longsor Ketol Kian Parah, Lubang Raksasa Ancam Permukiman Warga

Setelah mengumpulkan uang dan membeli kapal, mereka mengarungi Laut Andaman dan akhirnya berlabuh di Dusun Blang Ulam, Gampong Lamreh, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar, pada Minggu (10/12/2023) lalu.

Bersama Muhammad Amin saat itu ada 136 pengungsi lainnya, termasuk anak-anak, perempuan, dan laki-laki dewasa.

Lantas, siapa Muhammad Amin ini? Awalnya pria itu ketika berlabuh di perairan Aceh Besar mengaku bernama Muhammad Alom. Dia bisa berbahasa Melayu.

Kepada sejumlah wartawan yang mewawancarainya, ia mengatakan rombongan pengungsi ini sudah hampir sebulan berada di laut.

Mereka pergi dari camp Cox’s Bazar karena tingkat kriminalitas kian tinggi di sana, dan berharap di negara tujuan mendapat kehidupan yang layak.

Namun, setelah diselidiki Polresta Banda Aceh, ternyata Muhammad Amin adalah bagian dari penyelundup.

Menurut Kapolresta Banda Aceh Kombes Fahmi Irwan Ramli, Muhammad Amin pernah datang ke Aceh sebagai pengungsi pada 2022 lalu.

Usai kapal yang membawanya berlabuh di daratan, dia dan pengungsi lainnya dibawa ke tempat penampungan sementara di Muara Batu, Aceh Utara.

“Dia tinggal di sana selama tiga sampai empat bulan waktu itu,” kata Fahmi, Senin (18/12/2023).

Tapi Muhammad Amin diketahui melarikan diri dari tempat penampungan tersebut lalu menuju Dumai, Riau. Dari sana pria 35 tahun ini menyeberang ke Malaysia.

“Dia bekerja di Malaysia sekitar tujuh bulan,” beber Fahmi.

Rehat bekerja di Malaysia, Amin kembali ke camp Cox’s Bazar, Bangladesh. Di sana dia mulai mengatur perjalanan untuk membawa pengungsi keluar dari camp.

Amin disebut tak bekerja sendiri. Ada sejumlah pihak di Bangladesh yang terlibat dalam penyelundupan pengungsi Rohingya ini.

Bahkan, polisi mengantongi beberapa foto diperoleh dari handphone Muhammad Amin, yang disinyalir itu ketika kelompok penyelundup ini membeli kapal pada seseorang di Bangladesh.

Menurut Kombes Fahmi Irwan Ramli, Amin mendapat keuntungan dari aksinya sebagai penyelundup itu dengan membawa istri dan dua anaknya naik kapal secara gratis.

Sementara pengungsi Rohingya lain harus membayar uang sebesar 100 sampai 120 ribu Taka (mata uang Bangladesh), atau sekitar 14 juta sampai 16 juta rupiah untuk berlayar menuju Indonesia.

Tags: acehImigran RohingyaMuhammad AminPenyelundup RohingyaPolresta Banda AcehrohingyaTersangka
Previous Post

Hasil Lengkap Drawing Swiss 16 Besar Liga Champions

Next Post

Cara Mengolah Daging Kambing Supaya Protein Terjaga

Related Posts

Anak 16 Tahun Jadi Pelaku Curanmor, Motor Curian Dijual Lewat Marketplace

by Ulfah
14 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang remaja berinisial MDM (16), warga Banda Aceh, ditangkap Unit VI Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh karena terlibat...

Polresta Banda Aceh Tangkap Dua Pelaku Pelecehan Anak, Satu Pengacara

by Riska Zulfira
13 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Polresta Banda Aceh berhasil menangkap dua pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Next Post

Cara Mengolah Daging Kambing Supaya Protein Terjaga

Jelang 19 Tahun Tsunami, BPBA Ingatkan Pentingnya Mitigasi Bencana

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co