MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Maret 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Senja Akhir Pekan di Kampung Jawa

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
3 November 2024
in Cerita
0

Matahari terbenam di laut Kampung Jawa, Banda Aceh, Sabtu (3/11/2024) | foto: Ichsan Maulana

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Seumpama semut. Begitulah pemandangan orang-orang di atas batu pemecah ombak dan jalanan tepi laut Kampung Jawa, Banda Aceh, Sabtu (3/11/2024) petang.

Saban akhir pekan, lazimnya warga kota bahkan pendatang, menghabiskan petang, menunggu senja, sembari bercerita dengan keluarga; teman, atau bahkan kekasih.

RelatedPosts

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

“Nanti habis makan buah, sampahnya dirapikan ya,” kata juru parkir.

Ia menghampiri empat perempuan muda, yang meriung di atas batu pemecah ombak. Coklat, hitam, merah jambu, dan tosca warna pakaiannya. Melahap semangka lengkap dengan bumbu. Empat sekawan ini merujak.

“Baik, bang,” jawab salah seorang. Disertai anggukan serempak.

“Untuk uang parkir, dua ribu per motor,” tagihnya.

Juru parkir tersebut lantas bergegas. Ia turun ke badan jalan. Merapikan motor yang tata letaknya dianggap belum benar. Setiap motor yang hadir, posisi parkirnya diarahkan lurus mengikuti bahu jalan. Bukan serong.

Langkah ini untuk meminimalisir kemacetan. Sudah menjadi rahasia umum, setiap petang akhir pekan, jalan tepi pantai Kampung Jawa ramai adanya. Selain jalan relatif kecil, kondisi aspal di bagian tepi yang terkelupas, makin menyempitkan ruang laju kendaraan.

Sampah lidi (tusuk) siomay di celah batu pemecah ombak Kampung Jawa | foto: Ichsan Maulana

Sejurus kemudian, ia kembali ke atas batu pemecah ombak. Mengutip uang parkir di setiap kumpulan orang-orang.

Mai (31) tahun, tampak bercengkrama dengan buah hatinya. Sembari menyuapi kue kepada ‘mawar mungil’ berusia tiga tahun. Ibu rumah tangga tersebut mengaku, tidak setiap akhir pekan menghabiskan waktu di tepi laut Kampung Jawa.

“Jarang, hanya sesekali. Sebenarnya sedikit malas, karena pas pulang biasanya di sini macet,” ujarnya.

Ia memilih maklum kondisi tersebut. Pikirnya sederhana, karena akhir pekan. Intesitas orang-orang melepas penat secara bersamaan, dianggapnya wajar membuat lalu lintas di sana macet. Apalagi jalan juga tak lebar.

Warga yang berdomisili di Lingke itu, hanya khawatir soal kebersihan. Menurutnya, perlu kesadaran bersama, bertanggung jawab atas sampah masing-masing. Sumbernya dari makanan atau jajanan yang dibawa.

“Paling banyak lidi siomay, atau tusuk gorengan. Akan susah dibersihkan karena masuk di celah-celah batu. Tentu menganggu pandangan, saat duduk,” nilai Mai.

Tidak jauh darinya, pemandangan tampak lebih berwarna. Sejoli terlihat sedang memadu kasih, merayakan kasmaran. Sementara di langit, matahari berangsur-angsur menuju terbenam.

Rona jingga dominasi pandangan. Orang-orang sigap dengan gawai. Memotret senja mencium cakrawala.

Lantunan tilawatil quran bergema dari pengeras suara masjid-masjid sekitar. Pertanda magrib segera tiba. Orang-orang bergegas pulang. Tak sedikit pula yang tak beranjak.

Tags: Banda AcehDestinasi WisataDisbudpar AcehGampong Jawasunset
Previous Post

Israel Lancarkan 109 Serangan Udara ke Lebanon 24 Jam Terakhir

Next Post

Luas Panen dan Produksi Padi di Aceh Meningkat

Related Posts

Polda Aceh Periksa Senjata Api Personel

by Riska Zulfira
10 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Kepolisian Daerah Aceh melakukan pemeriksaan senjata api milik personel di lingkungan Polda Aceh. Pemeriksaan tersebut berlangsung di Meuligoe...

842 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terdampak Banjir Terima Pembayaran UKT Tahap I

UIN Ar-Raniry Buka Penjaringan Calon Rektor Periode 2026-2030

by Redaksi
9 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Proses penjaringan bakal calon rektor di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh untuk periode 2026–2030 akan dibuka mulai...

Empat Kamar Kos Terbakar Saat Sahur di Banda Aceh, Satu Orang Terluka

by Riska Zulfira
9 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Sebuah rumah kos di Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Leung Bata, Banda Aceh, Senin (9/3/2026) dini hari terbakar saat...

Next Post

Luas Panen dan Produksi Padi di Aceh Meningkat

Jamu Persik, PSM Makassar Siapkan Kado Ulang Tahun

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...