MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Mapesa Selamatkan Batu Nisan di Pango Raya

Redaksi by Redaksi
5 Oktober 2021
in Headline
0
Mapesa Selamatkan Batu Nisan di Pango Raya

Sejumlah batu nisan diselamatkan pegiat Mapesa di Pango Raya, Banda Aceh, usai tergusur pembangunan. (foto: masakini.co/Missanur Refasesa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Puluhan batu nisan mengandung nilai sejarah yang ditemukan di Desa Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, dipindahkan ke sekretariat Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa) di Desa Punge Blang Cut, Kota Banda Aceh.

Rifky Amrullah, anggota Mapesa mengatakan pemindahan nisan-nisan tersebut terpaksa dilakukan karena lokasi makam tergusur.

RelatedPosts

Bahlil Akan Lantik DPD Golkar Aceh, 70 Persen Pengurus Baru Diisi Kader Muda

Sebagian Besar Wilayah Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga 6 Juli 2026

Banda Aceh Terpilih sebagai Pemenang Seoul ODA Challenge 2026, Siapkan Perpustakaan Outdoor Bertaraf Internasional

“Sekarang, lokasi nisan-nisan ini dulu, sudah berdiri gedung. Kami mencoba menyelamatkan, biar enggak hilang,” katanya kepada masakini.co, Selasa, (5/10/2021)

Puluhan batu nisan tersebut dibawa September lalu. Saat pegiat yang berhimpun di Mapesa melakukan Meuseuraya, yakni kegiatan membersihkan makam bersejarah yang dilakukan setiap pekan.

“Cuma sebagian kecil (batu nisan) di sini. Sebagian lagi sudah kami hibahkan ke Meuseum Aceh,” kata Wakil Ketua Mapesa, Masykur.

Dia menyebut, batu nisan yang mereka selamatkan dari Pango Raya itu berasal dari abad ke-16 hingga ke-18.

“Bisa dilihat dari tipologinya. Nisan dengan bentuk yang sama, ada pahatan nama atau pun tahun. Jadi, dari situ didapatkan polanya,” ungkapnya.

Saat ini, tutur Masykur, di Mapesa hanya baru ada satu anggota yang bisa membaca ukiran tulisan di batu nisan.

Tags: Banda AcehCagar BudayaMapesaNisan KunoSejarah
Previous Post

Pilchiksung di Aceh Besar Tertib, Warga Patuhi Prokes

Next Post

Perempuan Asal Kupang Ini Jadi CEO Termuda Bank BRI?

Related Posts

Banda Aceh Terpilih sebagai Pemenang Seoul ODA Challenge 2026, Siapkan Perpustakaan Outdoor Bertaraf Internasional

by Masa Kini
2 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kota Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Bersama Kota San Salvador Centro, El Salvador, Banda Aceh...

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Deretan durian memenuhi sisi Jalan Jembatan Peunayong, Banda Aceh. Aroma khas buah berduri itu menyebar ke udara, mengundang...

Musim Durian Tiba, Pedagang Ramai Jajakan Durian di Kawasan Peunayong Banda Aceh

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Musim durian asal Lamno mulai mewarnai Kota Banda Aceh. Hampir di setiap pinggir jalan terlihat pedagang menjajakan buah...

Next Post
Perempuan Asal Kupang Ini Jadi CEO Termuda Bank BRI?

Perempuan Asal Kupang Ini Jadi CEO Termuda Bank BRI?

Sepuluh Rumah & Satu Sekolah di Aceh Barat Rusak Diterpa Angin Kencang

Sepuluh Rumah & Satu Sekolah di Aceh Barat Rusak Diterpa Angin Kencang

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co