MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Mei 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Mapesa Selamatkan Batu Nisan di Pango Raya

Redaksi by Redaksi
5 Oktober 2021
in Headline
0
Mapesa Selamatkan Batu Nisan di Pango Raya

Sejumlah batu nisan diselamatkan pegiat Mapesa di Pango Raya, Banda Aceh, usai tergusur pembangunan. (foto: masakini.co/Missanur Refasesa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Puluhan batu nisan mengandung nilai sejarah yang ditemukan di Desa Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, dipindahkan ke sekretariat Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa) di Desa Punge Blang Cut, Kota Banda Aceh.

Rifky Amrullah, anggota Mapesa mengatakan pemindahan nisan-nisan tersebut terpaksa dilakukan karena lokasi makam tergusur.

RelatedPosts

1.962 Jemaah Haji Aceh Sudah Diberangkatkan

Tes CAT Koperasi Desa Merah Putih di The Pade Banda Aceh Diikuti 2.000 Peserta per Hari

393 Jemaah Kloter Perdana Haji Aceh Diberangkatkan

“Sekarang, lokasi nisan-nisan ini dulu, sudah berdiri gedung. Kami mencoba menyelamatkan, biar enggak hilang,” katanya kepada masakini.co, Selasa, (5/10/2021)

Puluhan batu nisan tersebut dibawa September lalu. Saat pegiat yang berhimpun di Mapesa melakukan Meuseuraya, yakni kegiatan membersihkan makam bersejarah yang dilakukan setiap pekan.

“Cuma sebagian kecil (batu nisan) di sini. Sebagian lagi sudah kami hibahkan ke Meuseum Aceh,” kata Wakil Ketua Mapesa, Masykur.

Dia menyebut, batu nisan yang mereka selamatkan dari Pango Raya itu berasal dari abad ke-16 hingga ke-18.

“Bisa dilihat dari tipologinya. Nisan dengan bentuk yang sama, ada pahatan nama atau pun tahun. Jadi, dari situ didapatkan polanya,” ungkapnya.

Saat ini, tutur Masykur, di Mapesa hanya baru ada satu anggota yang bisa membaca ukiran tulisan di batu nisan.

Tags: Banda AcehCagar BudayaMapesaNisan KunoSejarah
Previous Post

Pilchiksung di Aceh Besar Tertib, Warga Patuhi Prokes

Next Post

Perempuan Asal Kupang Ini Jadi CEO Termuda Bank BRI?

Related Posts

“Nongkrong” Hingga Larut Malam, 12 Wanita Diamankan Satpol PP WH

by Riska Zulfira
10 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 12 wanita diamankan personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh dalam razia penegakan...

Aceh Besar Percepat Pembangunan SPAM Regional untuk Atasi Krisis Air Bersih

by Riska Zulfira
9 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya mendukung pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Aceh Besar–Banda Aceh sebagai...

Satpol PP Perketat Pengawasan Underpass Beurawe Usai Pencurian Kabel

by Riska Zulfira
7 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh meningkatkan pengawasan di kawasan underpass...

Next Post
Perempuan Asal Kupang Ini Jadi CEO Termuda Bank BRI?

Perempuan Asal Kupang Ini Jadi CEO Termuda Bank BRI?

Sepuluh Rumah & Satu Sekolah di Aceh Barat Rusak Diterpa Angin Kencang

Sepuluh Rumah & Satu Sekolah di Aceh Barat Rusak Diterpa Angin Kencang

Discussion about this post

CERITA

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co