MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

AJI Banda Aceh Gelar Pelatihan Jurnalisme Terkait Isu Perempuan & Anak

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
17 April 2021
in Daerah, News
0
AJI Banda Aceh Gelar Pelatihan Jurnalisme Terkait Isu Perempuan & Anak

Pelatihan menulis kepada jurnalis terkait isu perempuan dan anak oleh AJI Banda Aceh. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar pelatihan menulis laporan mendalam isu perempuan dan anak bagi jurnalis perempuan di aula Muharram Journalism College (MJC) pada Sabtu (17/4/2021).

Pelatihan jurnalisme tersebut diisi oleh 2 pemateri yakni, Sekjen AJI Indonesia sekaligus jurnalis Tempo, Ika Ningtyas dan Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati. Pelatihan ini diikuti 20 jurnalis dari berbagai media cetak, online, TV, dan unsur pemerintahan.

RelatedPosts

50 Sopir Bus dan Hiace Mudik Gratis di Aceh Jalani Tes Urin

Jemput Berkah Ramadan, BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Berbagi Paket Takjil

104 Unit Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Aceh Utara Diresmikan

Ketua Divisi Bidang Gender, Anak dan Kelompok Marjinal AJI Banda Aceh, Nova Misdayanti mengatakan pers memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik, karena sifatnya yang masif menjadikan sarana yang efektif dalam melakukan advokasi persoalan masyarakat.

“Termasuk, salah satu isu yang paling penting untuk diadvokasi oleh pers adalah kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.

Di Aceh, sebutnya, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak cukup tinggi. Data dari Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Rumoh Putroe Aceh, pada 2017-2019 terjadi sebanyak 4.235 kekerasan pada anak dan perempuan.

“Namun, selama ini advokasi oleh media atau jurnalis terhadap korban kekerasan tersebut tidak tuntas. Biasanya jurnalis hanya menuliskan laporan atau berita terhadap peristiwa dan vonis bagi pelaku. Akan tetapi, advokasi terhadap hak korban minim dilakukan,” ungkapnya.

“Padahal, pemenuhan hak bagi korban menjadi modal besar bagi mereka untuk bisa kembali survive pasca menjadi korban,” tambahnya.

Berdasarkan gambaran situasi tersebut, AJI Banda Aceh berinisiatif menggelar pelatihan menulis mendalam tentang isu perempuan dan anak di Aceh yang dikhususkan bagi jurnalis perempuan.

Tujuannya, kata Nova, meningkatkan kemampuan jurnalis perempuan dalam menulis isu perempuan dan anak di Aceh. Di samping itu, membangun kepedulian berbagai pihak, dalam hal ini jurnalis maupun media massa untuk merespon isu perempuan dan anak, sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang kode etik penulisan isu tersebut.

Terakhir, membangun sikap kritis jurnalis perempuan pada kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh .

Sementara itu Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati mengungkapkan anak-anak kerap kali menjadi korban sekaligus pelaku kekerasan seksual. Sementara pada perempuan, kasus paling tinggi yaitu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Dampaknya tidak berhenti sampai peristiwa itu terjadi. Tapi juga rentetan dampak panjang mulai psikis, fisik, hingga dampak sosial,” sebutnya.

Sekjen AJI Indonesia yang juga Jurnalis Tempo, Ika Ningtyas berharap, jurnalis perempuan lebih banyak memberitakan isu perempuan, kaum marginal, dan anak.

“Untuk penulis (gunakan) indept reporting, jangan terpaku pada hardnews. Selama ini media kebanyakan hanya memberitakan sebatas peristiwa. Gunakanlah perspektif korban, hingga ada solusi ke akarnya,” imbuhnya.

Tags: AJI Banda AcehjurnalisKekerasan Terhadap Perempuan dan AnakPelatihan Jurnalistikperempuan
Previous Post

Aksi PKS Kota Langsa Bagi 500 Takjil ‘On The Road’

Next Post

Pilu Nasib Anak di Tanah Serambi Mekkah

Related Posts

Sumberpost Perdana Gelar Goes to School, Kenalkan Jurnalisme AI di MSBS

Sumberpost Perdana Gelar Goes to School, Kenalkan Jurnalisme AI di MSBS

by Aininadhirah
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Sumberpost untuk pertama kalinya menggelar program Goes to School dengan memberikan pelatihan jurnalistik kepada pelajar Muamalat Solidarity Boarding...

KKJ Aceh Kecam Intimidasi Jurnalis Kompas TV Aceh, Rekaman Dihapus Aparat

by Redaksi
13 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Seorang jurnalis Kompas TV Aceh, Davi Abdullah, dilaporkan mengalami perampasan alat kerja dan penghapusan materi jurnalistik saat bertugas...

LPM Al-Kalam Selenggarakan Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar

LPM Al-Kalam Selenggarakan Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar

by Redaksi
2 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) dengan tema "Menggagas Narasi dengan AI, Menyajikan...

Next Post
Pilu Nasib Anak di Tanah Serambi Mekkah

Pilu Nasib Anak di Tanah Serambi Mekkah

Safari Ramadan Keurukon Katibul Wali Nanggroe, dari Meuseuraya sampai Ibadah

Safari Ramadan Keurukon Katibul Wali Nanggroe, dari Meuseuraya sampai Ibadah

Discussion about this post

CERITA

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co