MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, April 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

KKJ Aceh Kecam Intimidasi Jurnalis Kompas TV Aceh, Rekaman Dihapus Aparat

Redaksi by Redaksi
13 Desember 2025
in News
0

Ilustrasi Intimidasi terhadap jurnalis. (Sumber: Envato/microgen)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Seorang jurnalis Kompas TV Aceh, Davi Abdullah, dilaporkan mengalami perampasan alat kerja dan penghapusan materi jurnalistik saat bertugas di Posko Terpadu Penanganan Bencana di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Kamis (11/12/2025) lalu. Insiden tersebut memicu kecaman luas karena dinilai menghalangi kerja pers di tengah situasi darurat bencana.

Peristiwa terjadi ketika Davi bersiap melakukan siaran langsung sekitar pukul 10.05 WIB. Saat mengambil gambar aktivitas di sekitar Lanud SIM, ia merekam kedatangan sebuah rombongan yang membawa koper. Davi menyebut sebagian rombongan mengenakan atribut bergambar bendera Malaysia. Situasi kemudian memanas ketika aparat TNI dan pihak yang mengaku intelijen mendatangi rombongan tersebut terkait kelengkapan dokumen.

RelatedPosts

Harga Emas Turun, Perhiasan Anjlok Rp100 Ribu per Mayam

Data Penduduk Tembus 453 Ribu, Aktivasi Identitas Digital di Aceh Besar Masih Rendah

Periode Maret 2026, Kebakaran Pemukiman Mendominasi di Aceh

Davi tetap merekam kejadian itu hingga seorang anggota TNI AU meminta agar rekaman dihapus. Permintaan tersebut ditolak dengan alasan kegiatan jurnalistik dilindungi hukum. Tekanan kemudian meningkat ponsel Davi dirampas dan dua file video berdurasi total sekitar empat menit dilaporkan dihapus secara paksa sebelum perangkat dikembalikan.

“Merasa semakin terpojok, Davi saat itu berjanji bahwa rekaman tadi tidak akan ditayangkan dan akan disimpan sebagai dokumen pribadi,” kata Davi menceritakan.

Davi mengidentifikasi salah satu perwira yang terlibat sebagai Aster Kasdam IM, Kolonel Inf Fransisco. Ia mengaku menerima ancaman verbal dan intimidasi, meski telah menjelaskan statusnya sebagai jurnalis. Insiden ini membuat rencana siaran langsung terancam batal.

Menanggapi kejadian tersebut, Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Aceh mengecam keras tindakan yang dinilai sebagai kekerasan terhadap jurnalis dan obstruksi kerja pers. KKJ menegaskan bahwa perampasan alat kerja dan penghapusan karya jurnalistik merupakan bentuk penyensoran yang bertentangan dengan Pasal 28F UUD 1945 dan UU Pers No. 40 Tahun 1999.

KKJ Aceh mendesak atasan langsung di lingkungan Kodam Iskandar Muda untuk menjatuhkan sanksi disiplin kepada pihak yang terlibat, serta meminta kepolisian memproses hukum karena peristiwa ini termasuk delik umum. KKJ juga mengingatkan seluruh aparat agar menghormati kerja jurnalistik, terutama dalam penanganan darurat bencana yang membutuhkan transparansi dan pengawasan publik.

Selain itu, KKJ menegaskan bahwa pihak yang keberatan terhadap pemberitaan semestinya menempuh hak jawab atau hak koreksi, bukan dengan intimidasi. 

“Siapa pun yang merasa keberatan dengan sebuah produk jurnalistik atau pemberitaan, maka dapat menggunakan mekanisme seperti yang telah diatur di dalam UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yakni dengan menggunakan hak jawab atau hak koreksi,” kata Koordinator KKJ Aceh Rino Abonita. 

Insiden ini, menurut KKJ, mencederai kebebasan pers dan hak publik untuk memperoleh informasi yang akurat di masa krisis.

Tags: Intimidasi Terhadap JurnalisjurnalisKKJ AcehTNI
Previous Post

Serikat Teater Sapulidi Banda Aceh akan Tampil 14 Desember di Jakarta

Next Post

Krisis LPG Banda Aceh–Aceh Besar, Dua Kapal Dikerahkan Angkut Pasokan dari Aceh Utara

Related Posts

Dandim Aceh Utara Sebut Kericuhan Konvoi Bulan Bintang Akibat Provokasi

by Redaksi
27 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara memberikan penjelasan terkait kericuhan antara aparat TNI-Polri dan warga yang terlibat konvoi...

KPA Minta Semua Pihak Tahan Diri Usai Insiden Warga dan TNI di Lhokseumawe

by Riska Zulfira
26 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Komite Peralihan Aceh (KPA) meminta seluruh pihak, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI), untuk menahan diri menyusul terjadinya perkelahian...

Barak Militer Kompi Suak di Abdya Terbakar

Barak Militer Kompi Suak di Abdya Terbakar

by Alfath Asmunda
3 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Enam unit barak militer Kompi Suak yang berada di Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terbakar pada...

Next Post

Krisis LPG Banda Aceh–Aceh Besar, Dua Kapal Dikerahkan Angkut Pasokan dari Aceh Utara

Krisis LPG Bikin Usaha Warga Terhambat

Discussion about this post

CERITA

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co