MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Dyah Erti: Kasab Jangan Hanya untuk Produk Adat

Masa Kini by Masa Kini
20 Juli 2019
in Daerah
0
Dyah Erti: Kasab Jangan Hanya untuk Produk Adat
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wakil Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati meminta perajin sulaman benang emas atau kasab untuk memproduksi kerajinan yang tidak terpaku pada produk adat semata. Jika diproduksi dengan desain modern dan elegan, kasab diyakini akan menjadi produk yang punya peminat yang banyak serta punya nilai jual tinggi.

“Produk kerajinan ini tidak bisa bertahan jika tidak ada inovasi,” kata Dyah saat mengunjungi Desa Kerajinan Kasab di Gampong Panton, Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu 20/07.

RelatedPosts

Pemprov Aceh Desak BNPB Segera Bangun 4 Jembatan Rusak Pasca Banjir

Pemkab Aceh Besar Siapkan Langkah Darurat Hadapi Kekeringan Sawah

Illiza Masuk Nominasi Apresiasi Swara Cantika 2026

“Pastinya lebih menarik jika desain menarik dan kualitas produknya baik. Perpaduan warna benang dan inovasi desain harus kekinian,” kata Dyah.

Perajin Gampong Panton di bawah binaan Dekranasda Aceh Jaya langsung menjawab tantangan Dyah. Saat kedatangan Dyah, mereka langsung melaunching beberapa produk baru perpaduan kasab dengan barang lainnya: ada tas, dompet hingga baju.

“Ada beberapa motif baru yang kami perkenalkan. Motif di model ini pembuatannya dilatih oleh Dekranasda Aceh,” kata Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Jaya, Ernani Wijaya. Dari beberapa model produk, ada satu yang menarik, yaitu kombinasi kain songket Lamno dan kasab Teunom.

Dyah Erti memuji kualitas kasab Gampong Panton. “Alhamdulillah banya,k kemajuan. Kualitas sulaman berbeda dengan tahun kemarin,” kata Dyah.

Kerapatan dari sulaman benang menurut Dyah sudah sangat rapi. Inovasi produk pun juga lebih banyak. Namun demikian, ia meminta agar desain-desain minimalis dipertimbangkan untuk diproduksi. “Masyarakat moderen sekarang suka yang minimalis. Jangan rame kali warnanya.”

Jika diproduksi dengan bagus dan volume yang banyak, kasab asal Panton diyakini akan membawa income yang tinggi bagi masyarakat. “Harapan kami desa ini jadi desa kerajinan terbaik,” kata Dyah meminta Dekranasda Aceh Jaya untuk terus membina Gampong Panton.

Sementara itu, Ernani Wijaya, mengatakan Desa Panton merupakan desa kerajinan berprestasi. Dua tahun berulang Desa Panton menjadi terbaik kedua desa kerajinan se Aceh. “Tahun ini tahun ketiga Desa Panton ikut mewakili Aceh Jaya,” kata Ernani.

Kasab, kata Ernani, merupakan kerajinan rakyat yang mulai langka. Padahal kasab punya potensi ekonomi kerakyatan yang tinggi. Karena itu, pihaknya terus melatih kader Dekranasda di Aceh Jaya, sehingga regenerasi pembuat kasab tetap terjaga. []

Tags: Dekranasda AcehKasab Tradisional Aceh
Previous Post

Persiraja Dukung Iwan Bule Ketua Umum PSSI

Next Post

Tujuh Fakta di Balik Kemenangan Persiraja

Related Posts

KKI 2026 Angkat Tema Aceh, UMKM dan Wastra Tanah Rencong Siap Tampil di Panggung Nasional

by Redaksi
15 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Provinsi Aceh akan menjadi wajah utama dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar oleh Bank Indonesia...

Motif Lokal, Pasar Global: Fitri Souvenir dari Pidie Tembus Pasar Dunia

Motif Lokal, Pasar Global: Fitri Souvenir dari Pidie Tembus Pasar Dunia

by Alfath Asmunda
23 April 2025
0

MASAKINI.CO - Produk kerajinan tangan dari Aceh kembali membuktikan daya saingnya di pasar global. Fitri Souvenir, UMKM asal Gampong Garot...

Dekranasda Aceh Hidupkan Industri Sutera Lewat Penanaman Murbei

Dekranasda Aceh Hidupkan Industri Sutera Lewat Penanaman Murbei

by Alfath Asmunda
17 April 2025
0

MASAKINI.CO - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Marlina Muzakir, memimpin penanaman perdana tanaman murbei di Gampong Siem, Kecamatan...

Next Post

Tujuh Fakta di Balik Kemenangan Persiraja

Jamaah Haji Aceh Tiba di Makkah

Jamaah Haji Aceh Tiba di Makkah

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co