MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Fakta Mencengangkan Karhutla: Negara Rugi Hingga 221 Triliun

Masa Kini by Masa Kini
8 Agustus 2019
in Daerah
0
BMKG Catat 18 Titik Panas di Aceh
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI. CO – Presiden Joko Widodo memaparkan fakta mencengangkan dari kejadian kebakaran hutan dan lahan di Indonesia pada tahun 2015. Total luas cakupan kebakaran mencapai 2,6 juta hektar. “Saya ingat kerugian saat itu mencapai Rp221 triliun,” kata Jokowi. Ia berharap kejadian tersebut tidak terulang.

Untuk mengantisipasi dan pengendalian kebakaran hutan, Jokowi mengumpulkan seluruh menteri di Istana Negara, pada Selasa 6/8, dua hari lalu. Ia meminta agar semua pihak termasuk TNI – Polri untuk memprioritaskan pencegahan dan dengan meningkatkan kegiatan patroli terpadu untuk melihat potensi munculnya titik panas di sejumlah wilayah dalam area pemantauan.

RelatedPosts

21 Tahun Damai Aceh, Muharram Minta Manfaat Perdamaian Ditunjukkan ke Rakyat

Illiza Minta Sekolah Tak Hanya Kejar Akademik, tapi Bentuk Kebiasaan Anak

Semarak HUT RI, Sekda Jalal Ikut Bersihkan dan Cat Kerb Jembatan Pango

“Prioritaskan pencegahan melalui patroli terpadu, deteksi dini, sehingga kondisi harian di lapangan selalu termonitor, selalu terpantau,” kata Presiden seperti dilansir dari BPMI Sekretariat Presiden.

Jokowi menekankan, khususnya Badan Restorasi Gambut, untuk melakukan penataan pengelolaan ekosistem gambut secara berkelanjutan. Tujuan dari penataan ekosistem gambut tersebut, kata dia selain untuk menata lingkungan juga untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Kalau musim panas dicek benar dan harus dilakukan secara konsisten. Tinggi permukaan air tanah agar gambut tetap basah dijaga terus terutama di musim kering,” kata presiden.

Seluruh jajaran, kata presiden untuk selalu tanggap apabila menemukan titik api kecil sebelum nantinya meluas dan membesar. Kepada jajaran terkait, ia mengingatkan agar tidak meremehkan adanya titik panas yang muncul di sejumlah wilayah.

“Jangan biarkan api itu membesar. Langkah-langkah water bombing yang kalau sudah terlanjur gede itu juga tidak mudah. Tapi memang harus tetap dilakukan kalau api sudah besar,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta agar pelaku pembakaran hutan dan lahan untuk ditindak tanpa kompromi.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengatakan terjadi penurunan titik panas pada tahun 2019 dibandingkan dengan tahun 2015 silam dalam periode yang sama. Besaran penurunan tersebut mencapai 81,65 persen atau 4.337 titik panas. Meski demikian, bila dibandingkan tahun 2018 dalam periode yang sama, terdapat kenaikan titik panas hingga mencapai 69 persen atau 467 titik panas yang terpantau. []

Tags: KarhutlaKebakaran Hutan dan Lahan di AcehNegera rugi akibat Karhutlautama
Previous Post

Mendagri Minta Gubernur Atasi Dampak Kekeringan

Next Post

Prof Samsul Rizal: Butuh Sinergisitas Tanggulangi Kemiskinan

Related Posts

El Nino Kuat Mengintai, BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan dan Karhutla di Indonesia

by Ahmad Mufti
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak El Nino kuat yang berpotensi...

BMKG: El Nino Kuat Berpotensi Picu Kekeringan dan Ganggu Ketahanan Pangan

by Riska Zulfira
30 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak...

Dua Hektare Lahan di Lhokseumawe Terbakar

by Redaksi
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar dua hektare lahan di Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota...

Next Post

Prof Samsul Rizal: Butuh Sinergisitas Tanggulangi Kemiskinan

Plt Gubernur: Anak Aset Berharga Bangsa

Plt Gubernur: Anak Aset Berharga Bangsa

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co