MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Fakta Mencengangkan Karhutla: Negara Rugi Hingga 221 Triliun

Masa Kini by Masa Kini
8 Agustus 2019
in Daerah
0
BMKG Catat 18 Titik Panas di Aceh
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI. CO – Presiden Joko Widodo memaparkan fakta mencengangkan dari kejadian kebakaran hutan dan lahan di Indonesia pada tahun 2015. Total luas cakupan kebakaran mencapai 2,6 juta hektar. “Saya ingat kerugian saat itu mencapai Rp221 triliun,” kata Jokowi. Ia berharap kejadian tersebut tidak terulang.

Untuk mengantisipasi dan pengendalian kebakaran hutan, Jokowi mengumpulkan seluruh menteri di Istana Negara, pada Selasa 6/8, dua hari lalu. Ia meminta agar semua pihak termasuk TNI – Polri untuk memprioritaskan pencegahan dan dengan meningkatkan kegiatan patroli terpadu untuk melihat potensi munculnya titik panas di sejumlah wilayah dalam area pemantauan.

RelatedPosts

BPKK Banda Aceh Buka Layanan Pajak di CFD, Diskon Pokok Pajak hingga 75 Persen

Lamteh Aceh Besar Disiapkan Jadi Sentra Pembibitan Mangrove

Glassmart Hadir di Aceh Besar, Wabup Syukri Bicara Peluang Industri Kaca

“Prioritaskan pencegahan melalui patroli terpadu, deteksi dini, sehingga kondisi harian di lapangan selalu termonitor, selalu terpantau,” kata Presiden seperti dilansir dari BPMI Sekretariat Presiden.

Jokowi menekankan, khususnya Badan Restorasi Gambut, untuk melakukan penataan pengelolaan ekosistem gambut secara berkelanjutan. Tujuan dari penataan ekosistem gambut tersebut, kata dia selain untuk menata lingkungan juga untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Kalau musim panas dicek benar dan harus dilakukan secara konsisten. Tinggi permukaan air tanah agar gambut tetap basah dijaga terus terutama di musim kering,” kata presiden.

Seluruh jajaran, kata presiden untuk selalu tanggap apabila menemukan titik api kecil sebelum nantinya meluas dan membesar. Kepada jajaran terkait, ia mengingatkan agar tidak meremehkan adanya titik panas yang muncul di sejumlah wilayah.

“Jangan biarkan api itu membesar. Langkah-langkah water bombing yang kalau sudah terlanjur gede itu juga tidak mudah. Tapi memang harus tetap dilakukan kalau api sudah besar,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta agar pelaku pembakaran hutan dan lahan untuk ditindak tanpa kompromi.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengatakan terjadi penurunan titik panas pada tahun 2019 dibandingkan dengan tahun 2015 silam dalam periode yang sama. Besaran penurunan tersebut mencapai 81,65 persen atau 4.337 titik panas. Meski demikian, bila dibandingkan tahun 2018 dalam periode yang sama, terdapat kenaikan titik panas hingga mencapai 69 persen atau 467 titik panas yang terpantau. []

Tags: KarhutlaKebakaran Hutan dan Lahan di AcehNegera rugi akibat Karhutlautama
Previous Post

Mendagri Minta Gubernur Atasi Dampak Kekeringan

Next Post

Prof Samsul Rizal: Butuh Sinergisitas Tanggulangi Kemiskinan

Related Posts

20 Hektare Lahan di Bener Meriah Terbakar

by Redaksi
30 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan melanda kawasan Kampung Uning Gelime, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (29/8/2026). Akibat kejadian tersebut,...

BMKG Ingatkan Polusi Udara Berpotensi Meningkat Saat El Nino Kuat 2026

by Riska Zulfira
30 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat terhadap potensi memburuknya kualitas udara selama fenomena El Nino kuat...

Api Lahap 3 Hektare Lahan Rumbia di Aceh Besar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

by Ahmad Mufti
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan rumbia terjadi di Gampong Leugeu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (28/8/2026). Api menghanguskan sekitar...

Next Post

Prof Samsul Rizal: Butuh Sinergisitas Tanggulangi Kemiskinan

Plt Gubernur: Anak Aset Berharga Bangsa

Plt Gubernur: Anak Aset Berharga Bangsa

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co