MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, November 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kisah Relawan PMI Bersama Pengungsi Rohingya

Masa Kini by Masa Kini
6 Juli 2020
in Daerah, Headline, News
0
Selamatkan Pengungsi Rohingya, Aceh jadi Trending Topik

Ilustrasi: Warga Aceh mengevakuasi pengungsi Rohingya. [Rahmad/Antara]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe, Aceh, dikerahkan untuk membantu puluhan imigran Rohingya, Myanmar, yang terdampar di perairan laut Aceh Utara.

Saat ini para pengungsi ditampung di tempat pengungsian sementara, di gedung bekas Kantor Imigrasi, Kota Lhokseumawe.

RelatedPosts

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851,9 Juta

Massa Aksi Desak Bencana Ekologis Aceh-Sumatra dan Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional

HUT ke-15, NasDem Aceh Sasar Kebutuhan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

“Sudah sembilan hari bahkan lebih saya diberikan tugas untuk memberikan berbagai macam bantuan untuk para imigran tersebut di tempat penampungan sementara. Selama menjalani aksi kemanusiaan ini, saya ikhlas merelakan waktu, tenaga dan pikiran agar penderitaan mereka berkurang,” kata salah seorang relawan PMI Qhalid, kemarin.

Selama operasi kemanusiaan ini, kata Qhalid, ia membantu memenuhi kebutuhan 99 imigran asal Myanmar tersebut bahkan beraktivitas bersama dengan para pengungsi mulai dari mengolah pangan di dapur hingga bermain sepak bola.

Saat dihubungi melalui telepon, terdengar suara rengekan salah satu anak dari pengungsi dan sempat menghentikan sesi wawancara melalui telepon dengan Qhalid, tidak lama suara rengekan itu pun hilang ia kembali melanjutkan ceritanya selama berada di penampungan.

Menurutnya, lelah sudah pasti, tetapi terobati dengan senyuman dan canda tawa anak-anak imigran yang mulai melupakan rasa traumanya akibat terombang ambing di tengah laut karena kapal motor yang ditumpangi mereka rusak, beruntung nelayan setempat berhasil mengevakuasi dan menyelamatkannya.

Menurut dia, di penampungan ini lebih dari 33 anak imigran yang tinggal bersama orang tuanya. Hak bermain dan belajar anak-anak tersebut dipenuhi oleh sejumlah relawan organisasi kemanusiaan lainnya.

Selain itu, meskipun berbeda bahasa dan budaya, interaksi saat belajar dan bermain antara relawan dan imigran tidak menjadi hambatan, karena ada empat orang yang bisa berbahasa Melayu yang dimanfaatkan sebagai perantara.

Melalui bermain, bisa menjadi penyembuhan mental (mental healing) untuk anak-anak yang menjadi pengungsi. Beragam permainan ketangkasan diperagakan dan dimainkan relawan bersama mereka.

Meski banyak pemerhati anak dari berbagai organisasi kemanusiaan, jadwal belajar dan bermain ini diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu waktu istirahat anak.

Selain bercengkrama dengan anak imigran, relawan juga meminta imigran dewasa berbaur dalam berbagai aktivitas. Seperti pada subuh melakukan salat secara berjemaah dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Tak jarang dari mereka menyempatkan mengaji sebelum memulai berbenah lingkungan seperti gotong-royong bersama petugas dan bersih-bersih pengungsian,” katanya.

Qhalid mengatakan usai membabat rumput dan ilalang, giliran urusan dapur mereka kerjakan. Sejumlah imigran membantu relawan memasak di dapur sambil menunggu giliran, namun imigran wanita, melainkan laki-laki yang membaur di dapur bersama petugas dapur umum.

Berdasarkan penuturan dari salah seorang imigran, lelaki di daerah asalnya memang terbiasa memasak, karena perempuan tidak lebih cepat memasaknya. Selain itu, relawan PMI bersama aparat keamanan juga bersiaga 24 jam di posko penampungan tersebut.

Ia mengaku hanya pulang untuk mandi dan berganti pakaian, selebihnya ia bergantian bersama relawan lainnyya memantau dan menyalurkan bantuan untuk para pencaria suaka tersebut.

“Karena mereka diisiloasi, jadi kami coba berkegiatan besama agar mereka juga tidak bosan,” katanya.

Mulanya terdapat kesenggangan antara relawan dengan para pengungsi Rohingya tersebut, namun hanya berlangsung dua hari ternyata mereka bisa membaur dan menyesuaikan diri dengan berbagai perbedaan yang ada.

[Antara]

Tags: acehpengungsi rohingyaRelawan PMI
Previous Post

Aliansi Mahasiswa Darussalam Tolak Penegak Hukum Jadi Komisaris BUMN

Next Post

Ini Respon Walkot Banda Aceh Terkait Sekelompok Perempuan Gowes Tanpa Jilbab

Related Posts

BPJS Ketenagakerjaan Buka Akses Pembiayaan Rumah hingga Rp500 Juta bagi Pekerja di Aceh

by Redaksi
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Aceh kini dapat memanfaatkan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan untuk memperoleh fasilitas...

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah 23 tahun, kafilah Aceh kembali menembus empat besar nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Aceh mengakhiri...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Next Post
Ini Respon Walkot Banda Aceh Terkait Sekelompok Perempuan Gowes Tanpa Jilbab

Ini Respon Walkot Banda Aceh Terkait Sekelompok Perempuan Gowes Tanpa Jilbab

Kemendikbud: Bila Siswa Tak Dapat Sekolah, Kadis Pendidikan Wajib Mencarikannya

Kemendikbud: Bila Siswa Tak Dapat Sekolah, Kadis Pendidikan Wajib Mencarikannya

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co