MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, April 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kisah Relawan PMI Bersama Pengungsi Rohingya

Masa Kini by Masa Kini
6 Juli 2020
in Daerah, Headline, News
0
Selamatkan Pengungsi Rohingya, Aceh jadi Trending Topik

Ilustrasi: Warga Aceh mengevakuasi pengungsi Rohingya. [Rahmad/Antara]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe, Aceh, dikerahkan untuk membantu puluhan imigran Rohingya, Myanmar, yang terdampar di perairan laut Aceh Utara.

Saat ini para pengungsi ditampung di tempat pengungsian sementara, di gedung bekas Kantor Imigrasi, Kota Lhokseumawe.

RelatedPosts

Peukan Moto Aceh 2026 Dibuka, Dorong Transisi Kendaraan Listrik di Banda Aceh

UIN Ar-Raniry Berlakukan Kuliah WFH Jumat dan Sabtu

Empat Kandidat Lolos Seleksi Awal Rektor UIN Ar-Raniry 2026–2030

“Sudah sembilan hari bahkan lebih saya diberikan tugas untuk memberikan berbagai macam bantuan untuk para imigran tersebut di tempat penampungan sementara. Selama menjalani aksi kemanusiaan ini, saya ikhlas merelakan waktu, tenaga dan pikiran agar penderitaan mereka berkurang,” kata salah seorang relawan PMI Qhalid, kemarin.

Selama operasi kemanusiaan ini, kata Qhalid, ia membantu memenuhi kebutuhan 99 imigran asal Myanmar tersebut bahkan beraktivitas bersama dengan para pengungsi mulai dari mengolah pangan di dapur hingga bermain sepak bola.

Saat dihubungi melalui telepon, terdengar suara rengekan salah satu anak dari pengungsi dan sempat menghentikan sesi wawancara melalui telepon dengan Qhalid, tidak lama suara rengekan itu pun hilang ia kembali melanjutkan ceritanya selama berada di penampungan.

Menurutnya, lelah sudah pasti, tetapi terobati dengan senyuman dan canda tawa anak-anak imigran yang mulai melupakan rasa traumanya akibat terombang ambing di tengah laut karena kapal motor yang ditumpangi mereka rusak, beruntung nelayan setempat berhasil mengevakuasi dan menyelamatkannya.

Menurut dia, di penampungan ini lebih dari 33 anak imigran yang tinggal bersama orang tuanya. Hak bermain dan belajar anak-anak tersebut dipenuhi oleh sejumlah relawan organisasi kemanusiaan lainnya.

Selain itu, meskipun berbeda bahasa dan budaya, interaksi saat belajar dan bermain antara relawan dan imigran tidak menjadi hambatan, karena ada empat orang yang bisa berbahasa Melayu yang dimanfaatkan sebagai perantara.

Melalui bermain, bisa menjadi penyembuhan mental (mental healing) untuk anak-anak yang menjadi pengungsi. Beragam permainan ketangkasan diperagakan dan dimainkan relawan bersama mereka.

Meski banyak pemerhati anak dari berbagai organisasi kemanusiaan, jadwal belajar dan bermain ini diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu waktu istirahat anak.

Selain bercengkrama dengan anak imigran, relawan juga meminta imigran dewasa berbaur dalam berbagai aktivitas. Seperti pada subuh melakukan salat secara berjemaah dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Tak jarang dari mereka menyempatkan mengaji sebelum memulai berbenah lingkungan seperti gotong-royong bersama petugas dan bersih-bersih pengungsian,” katanya.

Qhalid mengatakan usai membabat rumput dan ilalang, giliran urusan dapur mereka kerjakan. Sejumlah imigran membantu relawan memasak di dapur sambil menunggu giliran, namun imigran wanita, melainkan laki-laki yang membaur di dapur bersama petugas dapur umum.

Berdasarkan penuturan dari salah seorang imigran, lelaki di daerah asalnya memang terbiasa memasak, karena perempuan tidak lebih cepat memasaknya. Selain itu, relawan PMI bersama aparat keamanan juga bersiaga 24 jam di posko penampungan tersebut.

Ia mengaku hanya pulang untuk mandi dan berganti pakaian, selebihnya ia bergantian bersama relawan lainnyya memantau dan menyalurkan bantuan untuk para pencaria suaka tersebut.

“Karena mereka diisiloasi, jadi kami coba berkegiatan besama agar mereka juga tidak bosan,” katanya.

Mulanya terdapat kesenggangan antara relawan dengan para pengungsi Rohingya tersebut, namun hanya berlangsung dua hari ternyata mereka bisa membaur dan menyesuaikan diri dengan berbagai perbedaan yang ada.

[Antara]

Tags: acehpengungsi rohingyaRelawan PMI
Previous Post

Aliansi Mahasiswa Darussalam Tolak Penegak Hukum Jadi Komisaris BUMN

Next Post

Ini Respon Walkot Banda Aceh Terkait Sekelompok Perempuan Gowes Tanpa Jilbab

Related Posts

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Next Post
Ini Respon Walkot Banda Aceh Terkait Sekelompok Perempuan Gowes Tanpa Jilbab

Ini Respon Walkot Banda Aceh Terkait Sekelompok Perempuan Gowes Tanpa Jilbab

Kemendikbud: Bila Siswa Tak Dapat Sekolah, Kadis Pendidikan Wajib Mencarikannya

Kemendikbud: Bila Siswa Tak Dapat Sekolah, Kadis Pendidikan Wajib Mencarikannya

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co