MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Mei 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

6 Gejala Tak Biasa COVID-19, Benjol di Lidah hingga Cegukan

Redaksi by Redaksi
5 Oktober 2020
in Nasional, News
0
6 Gejala Tak Biasa COVID-19, Benjol di Lidah hingga Cegukan

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gejala COVID-19 yang paling umum terjadi adalah demam, batuk, sesak napas, dan hilang indra penciuman atau perasa. Tetapi, para pakar mengungkap gejala lain yang lebih beragam.

Baru baru ini, para peneliti melakukan pemeriksaan pada 666 pasien COVID-19 dan menemukan ada gejala tak biasa yakni benjlan di lidah. Benjolan mirip jerawat ini berwarna merah atau putih.

RelatedPosts

Pasar Tani Aceh Pangkas Rantai Distribusi, Harga Daging dan Ayam Lebih Murah saat Meugang

Bukan Membela, Orang Tua Ini Minta Anak yang Terjaring Razia Dibina dengan Tegas

Tak Hanya Daging, Bumbu Rendang dan Santan Laris Manis Saat Meugang

Sebelumnya, para ilmuwan juga mendapati sejumlah pasien COVID-19 yang mengeluhkan sakit kepala. Keluhan ini dialami 9-21 persen pasien.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa gejala tak biasa yang ditemukan pada pasien COVID-19.

1. Benjolan di lidah
Dikutip dari The Sun, para peneliti melakukan pemeriksaan pada 666 pasien Corona dengan pneumonia ringan hingga sedang yang dirawat di salah satu rumah sakit di Madrid, Spanyol. Usia rata-rata pasien adalah 56 tahun dan lebih dari setengahnya berjenis kelamin wanita.

Hasilnya menunjukkan, sebanyak 26 persen pasien virus Corona mengalami ruam di dalam mulut, seperti benjolan di lidah berwarna merah atau putih. Beberapa pasien pun menggambarkan benjolan ini mirip dengan jerawat.

Terkait hal ini, para ahli dari King’s College London mengatakan, ruam kulit bisa menjadi salah satu tanda gejala baru COVID-19.

2. Perubahan kondisi kulit
Tanda baru yang juga perlu diwaspadai adalah perubahan kondisi kulit. Dikutip dari Express, kondisi benjolan gatal di kulit dilaporkan terjadi pada beberapa pasien Corona di Inggris.

Gejala di kulit ini tercatat pada COVID-19 Symptoms Study App. Kondisi ini menyebabkan kulit pasien Corona tampak seperti timbul benjolan merah dan kemungkinan besar terasa sangat gatal.

Kondisi kulit seperti ini berkembang di punggung tangan dan kaki, meskipun sebenarnya bisa berkembang di mana saja pada tubuh.

3. Sering sakit kepala
Dikutip laman Bangkok Post, seorang pasien Corona baru perempuan asal Inggris yang berusia 29 tahun, mengeluhkan demam dan sakit kepala.

Tes kedua yang dilakukan pada Kamis (27/8) lalu menyimpulkan bahwa perempuan itu positif terinfeksi COVID-19.

Selain itu, laporan WHO dikutip dari Healthline, mengamati lebih dari 55 ribu kasus COVID-19 yang dikonfirmasi. Sebanyak 13,6 persen diantaranya mengeluh gejala COVID-19 sakit kepala.

4. Cegukan
Gejala lain yang tak terpikirkan adalah cegukan. Seorang pria (62) asal Chicago mengeluh cegukan hingga berhari-hari dan ia dinyatakan positif COVID-19 tanpa disertai gejala lainnya.

Pasien ini masuk ke unit gawat darurat dengan suhu badan 37,3 derajat celcius dan nadi 96 denyut permenit. Dokter melakukan pemindaian dan mendapat ground glass opacities yang mengindikasikan masalah pada paru.

5. Ruam di mulut
Dikutip dari Medical Xpress, dokter di Spanyol melaporkan bahwa pada beberapa kasus pasien Corona mengalami gejala ruam berupa bintik-bintik kemerahan di bagian dalam mulutnya.

Ruam jenis ini secara klinis lebih dikenal sebagai enanthem. Menurut ahli kulit di Amerika Serikat (AS), sudah tidak mengherankan bahwa virus Corona yang berada di selaput lendir bisa menyebabkan ruam di mulut.

Menurut para peneliti, ruam ini bisa terjadi mulai dari dua hari sebelum gejala COVID-19 muncul hingga 24 hari setelahnya, dengan waktu rata-rata sekitar 12 hari setelah timbulnya gejala.

6. Diare dan muntah
Menurut Dr Tom Waterfield dari Universitas Belfast, memasukkan gejala diare, muntah, dan sakit perut ke dalam daftar gejala COVID-19 yang resmi bisa dipertimbangkan. Ini karena gejala tersebut bisa saja berpotensi membahayakan anak-anak.

“Kami menemukan bahwa diare dan muntah adalah gejala yang dilaporkan oleh beberapa anak, dan saya pikir menambahkannya ke daftar gejala yang di kini diketahui perlu dipertimbangkan,” ucap Dr Waterfield yang dikutip dari Daily Star.

Untuk membuktikannya, Belfast meneliti 1.000 anak dengan usia rata-rata 10 tahun. Mereka diuji darahnya untuk mengidentifikasi apakah mereka terinfeksi COVID-19. Hasilnya adalah 68 anak memiliki antibodi dengan demam yang paling umum.

Namun, sebanyak 50 persen dari mereka ternyata positif terinfeksi Corona tanpa menunjukkan adanya gejala. Sementara 13 anak mengatakan mereka mengalami diare, muntah, dan juga sakit perut. []

 

DETIK

Tags: Antisipasi CoronaCoronaCovid-19cucitangancucitangandengansabungejala gejala COVID-19ingatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskerpenelitiansatgascovid19
Previous Post

Ini Tips Kak Seto Jaga Imunitas Anak di Tengah Pandemi

Next Post

Cegah Klaster COVID-19, Masyarakat Harus Paham Potensi Penularan

Related Posts

Penelitian Buktikan Galon Polikarbonat Aman untuk Wadah Air Minum

Penelitian Buktikan Galon Polikarbonat Aman untuk Wadah Air Minum

by Ulfah
16 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Sejumlah penelitian ilmiah membuktikan secara tegas bahwa tidak ditemukan migrasi Bisphenol A (BPA) dari galon guna ulang berbahan...

Santos Umumkan Neymar Positif Covid-19, Liga Brasil Libur Sebulan

by Ali L
8 Juni 2025
0

MASAKINI.CO - Klub Brasil, Santos, mengonfirmasi bahwa Neymar telah dinyatakan positif Covid-19. Kabar ini diumumkan oleh klub melalui pernyataan resmi...

Pemakaman Jenazah Punya Riwayat Terpapar Covid-19 di Aceh Tenggara Sempat Ditolak Keluarga

Musk Klaim USAID Danai Penelitian Senjata Biologis

by Ahmad Mufti
3 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Elon Musk menuduh Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) mendanai penelitian senjata biologis. Pengusaha miliarder itu juga menyebutkan lembaga...

Next Post
Cegah Klaster COVID-19, Masyarakat Harus Paham Potensi Penularan

Cegah Klaster COVID-19, Masyarakat Harus Paham Potensi Penularan

51 Nelayan Aceh dari Thailand Negatif Corona

51 Nelayan Aceh dari Thailand Negatif Corona

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co