MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, September 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

165 Ribu Dosen Belum Sertifikasi Bahasa Inggris

Redaksi by Redaksi
11 November 2020
in Nasional, News
0
165 Ribu Dosen Belum Sertifikasi Bahasa Inggris
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkap masih ada 165 ribu dosen yang belum memiliki sertifikasi di bidang kompetensi Bahasa Inggris.

“Saat ini ada 270 ribu dosen yang sudah mempunyai sertifikasi dan 165 ribu yang belum tersertifikasi di bidang kompetensi dalam bahasa Inggris,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Paristiyanti Nurwardhani melalui acara virtual yang dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (10/11).

RelatedPosts

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

Kawah Anak Krakatau Viral Mirip Telur Ceplok, Ini Penjelasan Ahli

Mardiono Lantik Pengurus PPP se Aceh Periode 2026-2031

Menanggulangi hal ini, ia mengatakan Kemendikbud akan berupaya memetakan kompetensi Bahasa Inggris dosen di 10 destinasi wisata yang baru.

Menurutnya pemetaan harus dilakukan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan punya daya saing global. Hal ini, lanjutnya, jadi amanat dari Mendikbud Nadiem Makarim dan Presiden Joko Widodo.

Setelah pemetaan dijalankan, Paris menjelaskan Kemendikbud akan melakukan peningkatan kompetensi Bahasa Inggris untuk dosen dan mahasiswa mulai tahun depan.

“Ditjen Dikti akan betul-betul intensif meningkatkan SDM di 10 destinasi wisata yang baru agar ekonomi Indonesia yang hari ini pertumbuhannya minus dibawah 3 persen dapat meningkat,” ujarnya.

Sebelumnya, pengamat pendidikan dan Universitas Paramadina Totok Amin menyinggung upaya peningkatan SDM yang perlu didorong di perguruan tinggi berskala kecil di daerah.

Menurutnya, kebijakan Nadiem untuk perguruan tinggi baru-baru ini tak akan banyak membantu kampus-kampus kecil karena kemampuan SDM dan sarana prasarana yang masih terbatas.

Nadiem menggelontorkan dana hingga Rp2 triliun untuk memberikan insentif kepada perguruan tinggi negeri dan swasta. Namun insentif itu baru bisa dikasih jika kampus memiliki inovasi atau mencapai syarat yang ditentukan Kemendikbud.

Perguruan tinggi negeri (PTN) dapat menerima insentif hingga Rp1,3 triliun jika memenuhi delapan indikator kinerja utama (IKU), diantaranya terkait serapan pekerja lulusan sampai jumlah prodi yang berstandar internasional.

Kemudian juga ada insentif sebesar hingga Rp250 miliar dan Rp500 miliar untuk PTN dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang mau membuat inovasi atau menggaet proyek dengan industri.

“Titik berangkat [kebijakan untuk] perguruan tinggi ini tidak sama untuk perguruan tinggi yang kecil. Kecil ini bukan berarti [sarananya] saja yang kecil, tapi kapasitas SDMnya juga terbatas,” kata Totok. []

CNN

Tags: bahasa InggrisdosenKemendikbudperguruan tinggiPerguruan Tinggi NegeriPerguruan Tinggi Swastasertifikasi bahasa Inggris
Previous Post

Pasien Sembuh Covid Indonesia Bertambah 3.475 Orang

Next Post

Pemerintah Luncurkan Pedoman Layanan RS di Era Adaptasi Baru

Related Posts

40 Pemuda Aceh Dibekali Bahasa Inggris untuk Hadapi Peluang Kerja di Luar Negeri

by Riska Zulfira
18 September 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 40 pemuda Aceh mulai mendapat pelatihan Bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi peluang kerja di luar negeri melalui...

3.900 Peserta Ikuti Seleksi Wawancara Beasiswa Kemenag

3.900 Peserta Ikuti Seleksi Wawancara Beasiswa Kemenag

by Ulfah
15 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Seleksi wawancara bagi calon penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama 2025, berlangsung sangat ketat. Seleksi tahap ini...

Buron 4 Tahun, Dosen Pelaku KDRT Anak Tiri Ditangkap di Jepara

Buron 4 Tahun, Dosen Pelaku KDRT Anak Tiri Ditangkap di Jepara

by Riska Zulfira
19 Mei 2025
0

MASAKINI.CO - Setelah empat tahun menghindari hukum, Yeni Lysha, seorang dosen perguruan tinggi yang terjerat dalam pidana kasus kekerasan dalam...

Next Post
Pemerintah Luncurkan Pedoman Layanan RS di Era Adaptasi Baru

Pemerintah Luncurkan Pedoman Layanan RS di Era Adaptasi Baru

Mendikbud : Siswa Tak Punya Akses PJJ Bisa Belajar di Sekolah

Mendikbud : Siswa Tak Punya Akses PJJ Bisa Belajar di Sekolah

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co