MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

165 Ribu Dosen Belum Sertifikasi Bahasa Inggris

Redaksi by Redaksi
11 November 2020
in Nasional, News
0
165 Ribu Dosen Belum Sertifikasi Bahasa Inggris
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkap masih ada 165 ribu dosen yang belum memiliki sertifikasi di bidang kompetensi Bahasa Inggris.

“Saat ini ada 270 ribu dosen yang sudah mempunyai sertifikasi dan 165 ribu yang belum tersertifikasi di bidang kompetensi dalam bahasa Inggris,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Paristiyanti Nurwardhani melalui acara virtual yang dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (10/11).

RelatedPosts

Harga Emas Kembali Naik, Perhiasan Tembus Rp7,87 Juta per Mayam

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh 4,09 Persen, Didongkrak Konsumsi dan Proyek Rekonstruksi

Program KIOTEC Percepat Transfer Teknologi, SDM Kelautan Indonesia Belajar Langsung ke Korea

Menanggulangi hal ini, ia mengatakan Kemendikbud akan berupaya memetakan kompetensi Bahasa Inggris dosen di 10 destinasi wisata yang baru.

Menurutnya pemetaan harus dilakukan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan punya daya saing global. Hal ini, lanjutnya, jadi amanat dari Mendikbud Nadiem Makarim dan Presiden Joko Widodo.

Setelah pemetaan dijalankan, Paris menjelaskan Kemendikbud akan melakukan peningkatan kompetensi Bahasa Inggris untuk dosen dan mahasiswa mulai tahun depan.

“Ditjen Dikti akan betul-betul intensif meningkatkan SDM di 10 destinasi wisata yang baru agar ekonomi Indonesia yang hari ini pertumbuhannya minus dibawah 3 persen dapat meningkat,” ujarnya.

Sebelumnya, pengamat pendidikan dan Universitas Paramadina Totok Amin menyinggung upaya peningkatan SDM yang perlu didorong di perguruan tinggi berskala kecil di daerah.

Menurutnya, kebijakan Nadiem untuk perguruan tinggi baru-baru ini tak akan banyak membantu kampus-kampus kecil karena kemampuan SDM dan sarana prasarana yang masih terbatas.

Nadiem menggelontorkan dana hingga Rp2 triliun untuk memberikan insentif kepada perguruan tinggi negeri dan swasta. Namun insentif itu baru bisa dikasih jika kampus memiliki inovasi atau mencapai syarat yang ditentukan Kemendikbud.

Perguruan tinggi negeri (PTN) dapat menerima insentif hingga Rp1,3 triliun jika memenuhi delapan indikator kinerja utama (IKU), diantaranya terkait serapan pekerja lulusan sampai jumlah prodi yang berstandar internasional.

Kemudian juga ada insentif sebesar hingga Rp250 miliar dan Rp500 miliar untuk PTN dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang mau membuat inovasi atau menggaet proyek dengan industri.

“Titik berangkat [kebijakan untuk] perguruan tinggi ini tidak sama untuk perguruan tinggi yang kecil. Kecil ini bukan berarti [sarananya] saja yang kecil, tapi kapasitas SDMnya juga terbatas,” kata Totok. []

CNN

Tags: bahasa InggrisdosenKemendikbudperguruan tinggiPerguruan Tinggi NegeriPerguruan Tinggi Swastasertifikasi bahasa Inggris
Previous Post

Pasien Sembuh Covid Indonesia Bertambah 3.475 Orang

Next Post

Pemerintah Luncurkan Pedoman Layanan RS di Era Adaptasi Baru

Related Posts

3.900 Peserta Ikuti Seleksi Wawancara Beasiswa Kemenag

3.900 Peserta Ikuti Seleksi Wawancara Beasiswa Kemenag

by Ulfah
15 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Seleksi wawancara bagi calon penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama 2025, berlangsung sangat ketat. Seleksi tahap ini...

Buron 4 Tahun, Dosen Pelaku KDRT Anak Tiri Ditangkap di Jepara

Buron 4 Tahun, Dosen Pelaku KDRT Anak Tiri Ditangkap di Jepara

by Riska Zulfira
19 Mei 2025
0

MASAKINI.CO - Setelah empat tahun menghindari hukum, Yeni Lysha, seorang dosen perguruan tinggi yang terjerat dalam pidana kasus kekerasan dalam...

Benarkah Satgas Abulyatama Tewas Saat Amankan Demo? Ini Kata Polisi

by Riska Zulfira
18 April 2025
0

MASAKINI.CO - Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Wahidin, anggota satuan...

Next Post
Pemerintah Luncurkan Pedoman Layanan RS di Era Adaptasi Baru

Pemerintah Luncurkan Pedoman Layanan RS di Era Adaptasi Baru

Mendikbud : Siswa Tak Punya Akses PJJ Bisa Belajar di Sekolah

Mendikbud : Siswa Tak Punya Akses PJJ Bisa Belajar di Sekolah

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co