MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Benarkah Satgas Abulyatama Tewas Saat Amankan Demo? Ini Kata Polisi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
18 April 2025
in Daerah
0

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama. (Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Wahidin, anggota satuan tugas (Satgas) Universitas Abulyatama yang meninggal dunia saat terjadi demonstrasi di kampus tersebut, Kamis (17/4/2025) kemarin.

Hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, tutur Fadillah, menunjukkan korban meninggal bukan karena kekerasan fisik.

RelatedPosts

Seoul Dukung Banda Aceh Bangun Perpustakaan Outdoor di Taman Bustanussalatin

Pedagang Ranup Dipindahkan dari Masjid Raya, Pemko Banda Aceh Siapkan Lokasi Baru

60.067 Warga Aceh Besar Bakal Terima Bantuan Beras, Penyaluran Ditargetkan Tuntas September

“Berdasarkan pemeriksaan oleh dokter di IGD tidak ditemukan bekas pukulan atau luka pada tubuh korban,” kata Kompol Fadillah, Jumat (18/4/2025).

Korban dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke IGD Rumah Sakit Pertamedika sekitar pukul 11.20 WIB.

Saat tiba di rumah sakit, Wahidin sudah dalam kondisi tanpa denyut nadi, tidak bernapas, dan tekanan darah tidak terbaca.

“Korban dinyatakan meninggal setelah dilakukan pemeriksaan, termasuk melalui alat elektrokardiogram (EKG),” ujar Fadillah.

Begitu juga untuk hasil pemeriksaan visum luar tidak ditemukan luka maupun memar.

Pada tubuh korban, tutur Fadillah, hanya didapati pasir di bagian kepala dan mengeluarkan air seni.

Jenazah korban diminta keluarga untuk dipulangkan ke rumah duka di Desa Bung Bak Jok, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, menggunakan ambulans milik rumah sakit.

Sebelumnya, Wahidin dikabarkan meninggal dunia saat mengamankan unjuk rasa yang berakhir ricuh di Universitas Abulyatama. Demonstrasi itu dilakukan mahasiswa, dosen, dan mantan pejabat kampus.

Aksi ini disebut-sebut dipicu kisruh internal pemilik yayasan dan perombakan pejabat kampus, sehingga mengakibatkan terhentinya aktivitas belajar dan mengajar.

Rektor Universitas Abulyatama, Nurlis Effendi mengklaim Wahidin meninggal akibat mengalami luka berat di bagian kepala.

“Korban sempat diinjak-injak di depan gerbang kampus saat massa mencoba masuk. Ia kemudian melarikan diri ke masjid, namun meninggal dunia di sana,” kata Nurlis.

Tags: demonstrasidosenKampusmahasiswapolisiPolresta Banda AcehUniversitas Abulyatama
Previous Post

Wagub Aceh “Kejar” Komitmen UEA Investasi di Tanah Rencong

Next Post

Bupati Aceh Timur Sidak Puskesmas, Temukan IGD Terkunci dan Dokter Nihil

Related Posts

Diduga Gelapkan Uang Transaksi Kios Rp68,6 Juta, Pemuda Asal Pidie Jaya Diamankan Polisi

by Riska Zulfira
24 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Satreskrim Polresta Banda Aceh mengungkap dugaan tindak pidana penggelapan dengan mengamankan seorang pemuda berinisial IR (22), warga Kecamatan...

Ketua Baitul Mal Pidie Jaya Ditemukan Meninggal di Banda Aceh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

by Ahmad Mufti
23 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Ketua Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya, Teungku Zulkifli (48), ditemukan meninggal dunia di rumah singgah yang ditempatinya di...

Polisi Tangkap Pria 41 Tahun, Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur Berulang Kali

by Redaksi
22 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Polresta Banda Aceh menangkap seorang pria berinisial QZ (41), warga Aceh Besar, yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak...

Next Post
Bupati Aceh Timur Sidak Puskesmas, Temukan IGD Terkunci dan Dokter Nihil

Bupati Aceh Timur Sidak Puskesmas, Temukan IGD Terkunci dan Dokter Nihil

Menag Yaqut Janji Tindak Tegas Travel Haji tak Sesuai Aturan

Pelunasan Biaya Haji Diperpanjang Hingga 25 April

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co