MASAKINI.CO – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar mencatat prestasi membanggakan dengan meraih 11 penghargaan tingkat nasional pada ajang Festival Literasi Nasional (FLN) Nyalanesia 2026 di Surakarta, Jawa Tengah. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa madrasah di daerah mampu bersaing dan tampil sebagai rujukan literasi di tingkat nasional.
Penghargaan diterima langsung Kepala MIN 27 Aceh Besar, Naswati, didampingi Operator dan Pengelola Website Madrasah, Furqan Desriandy, dalam puncak acara yang berlangsung di Hotel Solo Paragon pada 22-23 Mei 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Saifuddin, mengapresiasi capaian tersebut dan menyebut keberhasilan MIN 27 Aceh Besar sebagai kebanggaan bagi dunia pendidikan Aceh.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan kami di Aceh Besar. MIN 27 Aceh Besar telah membuktikan bahwa madrasah di ujung barat Indonesia juga mampu tampil dan bersaing di tingkat nasional melalui budaya literasi yang kuat,” kata Saifuddin.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meraih prestasi. Ia menilai penguatan literasi menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membentuk generasi yang kreatif, kritis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga membentuk pola pikir kritis, inovatif, dan berkarakter. Kami terus mendorong madrasah agar menghadirkan ekosistem belajar yang aktif dan produktif,” ujarnya.
Saifuddin menambahkan, pencapaian MIN 27 Aceh Besar lahir dari kolaborasi seluruh elemen madrasah, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, komite hingga dukungan masyarakat sekitar yang konsisten membangun budaya belajar.
“Ini menjadi motivasi bagi madrasah lain di Aceh Besar, bahkan Aceh, untuk terus mengembangkan program literasi. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berprestasi,” katanya.
Sementara itu, Kepala MIN 27 Aceh Besar, Naswati, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih madrasah yang dipimpinnya. Ia menyebut prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan konsistensi seluruh keluarga besar madrasah dalam membangun budaya literasi selama ini.
“Ini benar-benar seperti mimpi menjadi nyata. Segala usaha yang kami lakukan bersama selama ini telah membuahkan hasil yang sangat membanggakan bagi MIN 27 dan Aceh pada umumnya,” ujarnya.
Menurut Naswati, penghargaan tersebut bukan akhir dari perjalanan literasi di MIN 27 Aceh Besar. Sebaliknya, capaian itu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program literasi dan melahirkan lebih banyak karya dari siswa maupun tenaga pendidik.
“Penghargaan ini bukan akhir, melainkan cambuk semangat bagi kami untuk terus menyalakan api literasi di madrasah-madrasah Aceh,” katanya.
Dalam ajang FLN Nyalanesia 2026, MIN 27 Aceh Besar berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Juara 1 Website Literasi Nasional, Sekolah Penggerak Literasi, Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional, nominasi Sekolah Percontohan Literasi Nasional, Literasi Sains, Literasi Digital, Literasi Budaya dan Kewargaan, serta Literasi Finansial. Selain itu, siswa dan guru MIN 27 Aceh Besar juga masuk dalam daftar 100 Penulis Terbaik Nasional, serta meraih penghargaan Juara Favorit Konten Media Sosial.
Pada ajang yang sama, MTsN 2 Aceh Besar turut mengharumkan nama daerah dengan meraih penghargaan sebagai Sekolah Berdedikasi Literasi Nasional.









Discussion about this post