MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Maret 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Lansia Harus Lolos Screening Sebelum Divaksinasi

Redaksi by Redaksi
8 Februari 2021
in Nasional, News
0
Vaksinasi Covid-19 ke Masyarakat Umum Februari 2021

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memberikan izin penggunaan vaksin Covid-19 pada lansia di atas umur 60 tahun.

Kepala BPOM Penny K Lukito menjelaskan dikarenakan populasi lansia berisiko tinggi, maka pemberian vaksin harus dilakukan secara hati-hati. Sebab, kelompok lansia cenderung memiliki berbagai komorbid atau penyakit penyerta yang harus diperhatikan dalam penggunaan vaksin.

RelatedPosts

Petani di Aceh Tenggara Diadili atas Perburuan dan Rencana Penjualan Kulit Harimau

Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

KPK Tahan Mantan Menteri Agama Yaqut, Kasus Kuota Haji 2023-2024

Ia menegaskan proses screening menjadi sangat penting sebelum dokter memutuskan untuk memberikan persetujuan vaksinasi. Ia mengaku BPOM telah mengeluarkan panduan informasi untuk tenaga kesehatan dalam melakukan screenning kepada para lansia.

Meski begitu, berdasarkan hasil uji klinis yang dilakukan di Brasil dan Tiongkok, lansia yang diuji yakni hanya sampai 70 tahun.

Karena itum apabila akan dilakukan penyuntikan pada lansia di atas 70 tahun, maka harus didampingi oleh para dokter dnegan skrining yang ketat.

“Uji klinis di Brasil lansia sampai 70 tahun ya. Kalau di atas 70 tahun harus ada perhatian dokter. Data yang kami terima seperti itu. Perlu ada pertimbangan, bukan dilarang tapi perlu skrining ketat oleh pengawasan dokter,” tegas Kepala BPOM Penny K Lukito dalam keterangan virtual, Minggu (7/2).

Di samping itu, manajemen risiko harus direncanakan dengan sebaik-baiknya sebagai langkah antipasti mitigasi risiko apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan setelah pemberian vaksin. Penyediaan akses pelayanan medis dan obat-obatan untuk penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius yang mungkin terjadi harus menjadi perhatian bagi penyelenggara pelayanan vaksinasi untuk Lansia.

“Kesiapsiagaan petugas kesehatan di lapangan juga merupakan hal yang sangat penting,” katanya.

Selain menyetujui indikasi untuk kelompok lansia, BPOM juga memberikan persetujuan untuk alternatif durasi pemberian pada 0 dan 28 hari untuk populasi dewasa yang menjadi alternatif penggunaan pada kondisi rutin (di luar kondisi pandemi).

Meskipun durasi pemberian 0 dan 28 hari menunjukan imunogenisitas baik, tetapi dalam masa pandemi untuk mendapatkan cakupan imunisasi yang cepat dengan regimen yang lengkap lebih disarankan menggunakan jadwal pemberian 0 dan 14 hari.

“Dan kami tak henti terus mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Membatasi mobilitas, dan Menjauhi kerumunan,” katanya.

REPUBLIKA

Tags: BPOMlanjut usiaLansiaskriningvaksin covid-19
Previous Post

Pemerintah Aceh Wajibkan Petugas Kesehatan Suntik Vaksin Covid-19

Next Post

JK Prediksi Kasus Covid Indonesia Tembus Dua Juta April 2021

Related Posts

Penerima Manfaat Diperluas, Lansia dan Difabel Bakal

by Redaksi
7 November 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah menyatakan akan memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga tidak hanya menyasar anak balita, ibu hamil,...

BPOM Tarik 19 Produk Herbal Ilegal Berbahaya, Mengandung Obat Keras

BPOM Tarik 19 Produk Herbal Ilegal Berbahaya, Mengandung Obat Keras

by Riska Zulfira
24 September 2025
0

MASAKINI.CO - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 19 produk herbal atau Obat Bahan Alam (OBA) ilegal teridentifikasi mengandung...

Aceh Jadi Daerah Tertinggi di Nasional Beli Antibiotik Tanpa Resep

Aceh Jadi Daerah Tertinggi di Nasional Beli Antibiotik Tanpa Resep

by Riska Zulfira
19 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banda Aceh, Yudi Noviandi, mengungkapkan Aceh menjadi provinsi tertinggi di...

Next Post
Kemenristek Klaim Vaksin COVID-19 Merah Putih Halal

JK Prediksi Kasus Covid Indonesia Tembus Dua Juta April 2021

Dua Keluarga Kurang Mampu Terima Rumah dari Korem 011/LW di Aceh Timur

Dua Keluarga Kurang Mampu Terima Rumah dari Korem 011/LW di Aceh Timur

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co