MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Februari 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Aparat Myanmar Kian Brutal, 183 Orang Tewas Dibunuh

Redaksi by Redaksi
16 Maret 2021
in News
0
Aparat Myanmar Kian Brutal, 183 Orang Tewas Dibunuh

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 183 orang dilaporkan tewas dibunuh aparat keamanan Myanmar sejak kudeta militer berlangsung pada 1 Februari lalu.

Lembaga pemantau hak asasi manusia, Assistance Association for Political Prisoners (AAPP), melaporkan pasukan keamanan Myanmar semakin brutal menindak demonstran menyusul pemberontakan anti-kudeta yang terus meluas di seluruh penjuru negara Asia Tenggara itu.

RelatedPosts

9 Camilan Sebelum Tidur yang Direkomendasi Ahli Gizi

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi, 12 Tersangka Ditahan

Permintaan Cincau Melejit di Bulan Puasa

Aparat keamanan dilaporkan menembak mati sedikitnya 20 pengunjuk rasa pro-demokrasi pada Senin (15/3). Demonstrasi terus berlangsung di Mandalay dan pusat Kota Myingyan serta Aunglan.

Seorang jurnalis di Mandalay mengatakan satu orang ditembak mati di sana setelah protes besar berlangsung dengan damai.

Saksi mata dan wartawan lainnya juga melaporkan personel kepolisian tak segan melontarkan tembakan ke arah para demonstran.

“Seorang gadis tertembak di kepala dan seorang anak laki-laki tertembak di wajahnya. Saya sekarang sedang bersembunyi,” kata remaja 18 tahun yang ikut berdemo di Myingyan kepada Reuters melalui telepon.

Portal berita Myanmar Now melaporkan protes anti-kudeta terus berlangsung di seluruh negeri pada Senin, termasuk di distrik Yangon, Hlaingthaya, tempat kerusuhan dan pembakaran puluhan pabrik China terjadi sehari sebelumnya.

AAPP mengatakan setidaknya 74 orang tewas pada Minggu (14/3). Dengan begitu, sejauh ini total 183 orang telah terbunuh oleh pasukan keamanan.

Pemadaman internet juga berlangsung untuk ketiga kali setelah junta militer menetapkan darurat militer di kota Hlang Tahyar, Yangon, dan Swepyitha pada Minggu.

Sehari sebelum memutus akses internet, aparat keamanan melakukan penyisiran terhadap pendukung Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) mencari pendukung Aung San Suu Kyi hingga ke kota kecil tempat tinggal Lynn.

Meski Myanmar terus berada dalam posisi terpojok dalam komunitas internasional, junta militer hanya bergeming terhadap ancaman sanksi dan desakan untuk memulihkan keadaan tanpa kekerasan.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, mendesak militer Myanmar untuk mengizinkan kunjungan utusan khususnya demi membantu menenangkan situasi dan menyiapkan panggung dialog untuk mengantarkan negara itu kembali ke demokrasi.

“Pembunuhan demonstran, penangkapan sewenang-wenang, dan laporan penyiksaan terhadap tahanan melanggar hak asasi manusia serta menentang seruan Dewan Keamanan untuk menahan diri, berdialog dan kembali ke jalur demokrasi Myanmar,” kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric.[]

CNN

Tags: brutaldemonstrankudeta militerMyanmar
Previous Post

Mendagri Tito Tegaskan Pilkada Serentak Tetap Digelar pada 2024

Next Post

Ketua MPU Aceh Meninggal Dunia

Related Posts

Banglades Gelar Pemilu Pertama Sejak Pemberontakan Generasi Z

Banglades Gelar Pemilu Pertama Sejak Pemberontakan Generasi Z

by Ulfah
12 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Bangladesh menggelar pemilu pertama pada Kamis, sejak pemberontakan Generasi Z menggulingkan Hasina, seorang otokrat yang sudah lanjut usia...

Sepekan, Sudah 1.084 Rohingya Masuk Aceh

Usai Dilaporkan Gambia, ICJ Mendengar Kasus Genosida Dialami Rohingya

by Ahmad Mufti
13 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pengadilan Internasional (ICJ), pengadilan tertinggi PBB, sedang mendengar kasus penting yang diajukan Gambia pada tahun 2019. Negara Afrika...

7 WNI Jadi Korban TPPO di Myanmar, 4 Diantaranya Warga Aceh

7 WNI Jadi Korban TPPO di Myanmar, 4 Diantaranya Warga Aceh

by Riska Zulfira
15 September 2025
0

MASAKINI.CO - Tujuh WNI diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar, empat di antaranya berasal dari Aceh....

Next Post
Ketua MPU Aceh Meninggal Dunia

Ketua MPU Aceh Meninggal Dunia

Menurut Aturan Kemenag Biaya Minimal Umrah Rp26 Juta

Vaksinasi Jamaah Haji Pungkas Mei

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co