MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Siapa Penadah Gading Gajah yang Dibunuh di Aceh Jaya?

Masa Kini by Masa Kini
17 September 2021
in Daerah
0
Sindikat Pembunuh 5 Gajah di Aceh Jaya Ditangkap

Para tersangka pembunuh 5 gajah di Aceh Jaya dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Jaya. (foto: masakini.co/Missanur Refasesa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemeriksaan yang dilakukan Polres Aceh Jaya dalam kasus kematian lima gajah di Desa Tuwie Peuriya, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya menyatakan penadah tiga pasang gading gajah tersebut saat ini berada di Aceh Timur.

Diketahui, penadah gading tersebut saat ini sedang ditangani oleh Polres Aceh Timur terkait kasus kematian gajah tanpa kepala di Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, pada Juli lalu.

RelatedPosts

65 Sapi Kurban Terkumpul, Pemko Banda Aceh Prioritaskan Gampong Minim Kurban

Sekda Aceh Tekan SKPA Percepat Serapan Anggaran, Realisasi APBA Tembus Rp3,5 Triliun

Blang Bintang Juara Pawai Takbiran Idul Adha Aceh Besar

Pria berinisial MD (49) tersebut berasal dari Pidie Jaya. Saat ini dia mendekam di sel tahanan Polres Aceh Timur.

Manajer Lembaga Suar Galang Keadilan (LSGK), Missi Muizzan menilai para tersangka harusnya dijerat dengan hukuman maksimal, terlebih menurutnya pelaku yang berperan sebagai penadah, yang merupakan residivis dalam kasus serupa di tahun 2016 terkait penjualan kulit harimau Sumatra.

“Di samping dikenai sanksi pidana dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya hayati dan ekosistemnya, bisa dijatuhkan sanksi pidana penadahan sebagaimana diatur dalam pasal 480 KHUP, karna dia penadah barang kejahatan,” ujar Missi Muizzan dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).

Selain itu, LSGK berharapa Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh gencar melakukan sosialisasi terkait satwa yang dilindungi serta jeratan hukum jika masyarakat melanggarnya.

“Khususnya masyarakat yang berada di sekitaran hutan maupun yang tinggal berdekatan dengan satwa yang dilindungi,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Aceh Jaya berhasil menangkap 11 pelaku pembunuh 5 ekor gajah yang bangkainya ditemukan pada Januari 2020 lalu. Butuh waktu satu tahun lebih polisi mengungkap kasus kematian satwa dilindungi itu.

Reporter: Missanur Refasesa

Tags: aceh jayaGajahPenadah Gading GajahpolisiSatwa Dilindungi
Previous Post

Dukung Kemenaker, BRI Komitmen Percepat Penyaluran BSU

Next Post

Harhubnas 2021, Menhub: Transportasi Harus Bergerak Maju dan Berubah

Related Posts

Perdagangan Ilegal Picu Penurunan Populasi Satwa Dilindungi

by Riska Zulfira
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Perdagangan dan penyelundupan satwa liar dilindungi masih menjadi ancaman serius terhadap kelestarian fauna di Indonesia. Praktik ilegal tersebut...

Bea Cukai Langsa Bongkar Ancaman Perdagangan Satwa Dilindungi, Masyarakat Diminta Aktif Cegah Penyelundupan

by Ahmad Mufti
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Bea Cukai Langsa bersama Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya perdagangan ilegal tumbuhan...

Polisi Bongkar Gudang Rokok Ilegal di Asrama, Dua Mahasiswa Diamankan

by Riska Zulfira
24 April 2026
0

MASAKINI.CO - Peredaran rokok ilegal di Banda Aceh terbongkar. Dua mahasiswa asal Bireuen diamankan aparat Satreskrim Polresta Banda Aceh setelah...

Next Post
Harhubnas 2021, Menhub: Transportasi Harus Bergerak Maju dan Berubah

Harhubnas 2021, Menhub: Transportasi Harus Bergerak Maju dan Berubah

Musim Libur, Saatnya Sabang Disesaki Wisatawan

Pemerintah Perpanjang Diskon Pajak Kendaraan Bermotor hingga Desember 2021

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co