MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kunjungi Museum PLTD Apung, Menparekraf Sebut Wisata Edukasi Sangat Penting

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
19 Oktober 2021
in Nasional, News
0
Kunjungi Museum PLTD Apung, Menparekraf Sebut Wisata Edukasi Sangat Penting

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno kunjungi Museum Kapal PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Apung di Desa Punge, Blancut, Banda Aceh, Rabu (19/10). Dok Kemenparekraf/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh untuk kedua kalinya, Rabu (19/10). Kali ini, ia menyambangi Museum Kapal PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Apung di Desa Punge, Blancut, Banda Aceh.

Menparekraf mengapresiasi pemerintah daerah yang menghadirkan wisata berbasis edukasi di Museum Kapal PLTD Apung. Dimana wisata edukasi ini sangat penting untuk membangun pemahaman bagi para pelajar mengenai sebuah peristiwa atau bencana alam dan bagaimana langkah mitigasinya.

RelatedPosts

KNPI Aceh Ajak Pemuda Kawal Sekolah Rakyat agar Tepat Sasaran

Polisi Tak Temukan Unsur Pidana dalam Kematian Calon Taruna Poltekpel Malahayati

Rektor UIN Ar-Raniry Lantik Sekretaris Dewas BLU hingga Ketua Prodi

“Alhamdulillah hari ini saya bisa meninjau langsung Museum PLTD Apung, yang terakhir saya kunjungi pada Maret 2005. Dan pada saat itu baru saja terjadi tsunami dan sekarang setelah lebih dari 17 tahun sudah terbentuk museum. Untuk itu, saya sangat mengapresiasi Pak Walikota, Pak Kadispar, karena dapat menghadirkan wisata edukasi di sini,” kata Menparekraf Sandiaga.

Kapal PLTD Apung sendiri merupakan salah satu saksi bisu bagaimana dahsyatnya peristiwa tsunami yang terjadi di Aceh pada 2004. Sebelumnya kapal ini diketahui sedang berada di Pelabuhan Ulee lheue, Banda Aceh. Namun, setelah gelombang tsunami dengan ketinggian sembilan meter menghantam, kapal PLTD yang memiliki panjang 63 meter dan berat 2.600 ton itupun terseret hingga lima kilometer ke pusat kota Banda Aceh.

Berangkat dari cerita tersebut akhirnya kapal PLTD Apung dijadikan sebagai museum oleh pemerintah. Saat memasuki kawasan Kapal PLTD Apung, pengunjung langsung disuguhi pemandangan sebuah monumen tsunami yang cukup besar. Monumen tsunami ini mampu memberikan kesan magis tersendiri bagi para pengunjung yang melihatnya.

Berkaca pada nilai historis itu, Menparekraf berencana untuk membuat suatu event secara hybrid pada 26 Desember 2021, dengan mengundang pihak Rinkai Disaster Prevention Park, Jepang, agar bisa berdiskusi, bertukar gagasan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Museum Kapal PLTD Apung. Selain itu, Sandiaga mengajak generasi milenial untuk berpartisipasi dalam membuat kegiatan yang dapat mendatangkan manfaat bagi museum ini.

“Hal ini tentunya membuka peluang kita untuk memperbaharui fasilitas di sini, seperti jembatan yang mengitari kapal yang sudah mulai dimakan usia, lalu air mancur, dan juga fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya.

“Tahun depan kami juga akan mengajukan Indonesia sebagai tuan rumah dari konferensi besar tentang kebencanaan. Nanti mungkin salah satu side eventnya adalah mengunjungi Museum PLTD Apung,” tambah dia.[]

Tags: Banda AcehBlancutDesa PungeMenparekrafMenteri Pariwisata dan Ekonomi KreatifSandiaga Salahuddin Uno
Previous Post

Sandiaga: Sektor Ekonomi Kreatif Hanya Surut 2,29 Persen di Masa Pandemi

Next Post

Jalankan Transformasi Digital, BRI Terus Terapkan Teknologi Termutakhir

Related Posts

Pemerintah Catat Realisasi Penerimaan Pajak Digital Capai Rp47,18 Triliun

Belanja Online Jadi Modus Penipuan Terbanyak di Aceh, 1.294 Laporan Masuk

by Redaksi
10 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penipuan belanja daring menjadi modus penipuan yang paling banyak dilaporkan masyarakat Aceh ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), dengan...

DPRK Minta Kurikulum Diniyah Banda Aceh Diterapkan Nyata di Sekolah

by Riska Zulfira
9 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi, mendorong agar Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah tidak sekadar menjadi dokumen, tetapi diterapkan...

Penataan Tgk Chik Pante Kulu Diarahkan Jadi Ruang Publik dan Penggerak UMKM

by Riska Zulfira
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penataan Kawasan Jalan Tgk. Chik Pante Kulu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur, tetapi...

Next Post
Jalankan Transformasi Digital, BRI Terus Terapkan Teknologi Termutakhir

Jalankan Transformasi Digital, BRI Terus Terapkan Teknologi Termutakhir

Vaksinasi Covid-19 di Lhokseumawe Berhadiah Umrah

Vaksinasi Covid-19 di Lhokseumawe Berhadiah Umrah

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co