MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Mei 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Wali Kota Sabang Dukung Penuh Kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
21 Oktober 2021
in Daerah
0
Wali Kota Sabang Dukung Penuh Kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan

Wali Kota Sabang, Nazaruddin saat membuka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Sabang 2021. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi Klimatogi dan Geofisika (BMKG) Kota Sabang menyelenggarakan kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Sabang 2021, yang dibuka langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan, bertempat di Aula Lantai IV Kantor Walikota Sabang, Kamis (21/10/2021).

Wali Kota Sabang, Nazaruddin, dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kota Sabang mendukung penuh dan turut berterimakasih kepada Badan Meteorologi Klimatogi dan Geofisika (BMKG) Kota Sabang atas terselenggaranya kegiatan ini.

RelatedPosts

Wagub Aceh Konsolidasikan Peran Ulama, Dayah Didorong Jadi Pilar Utama Pembangunan

Rencong Aceh, Dari Senjata Bersejarah Menjadi Simbol Identitas yang Terlindungi

Wagub Aceh Tinjau Jalan Rp24 Miliar di Pidie, Warga Tak Lagi Gunakan Sampan

“Saya rasa kegiatan ini sangat penting, karena akan mengedukasi para nelayan kita di Sabang, sehingga dengan ilmu yang didapat ini nanti para nelayan bisa memanfaatkan informasi cuaca untuk meningkatkan hasil tangkapan ikannya dengan maksimal yang tentunya dengan cara yang aman dan efisien,” katanya.

Dia meminta para nelayan dapat mengikuti kegiatan SLCN ini dengan baik dan serius agar dapat menambah wawasan terkait cuaca, sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan bagi para nelayan ketika melaut, sekaligus dapat meningkatkan pendapatan di sektor perikanan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fachri Radjab, menuturkan ini adalah salah satu program atau bentuk perubahan paradigma pelayanan BMKG yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, untuk bisa memastikan bahwa layanan BMKG langsung diterima dan dipahami oleh masyarakat.

“Kami sangat memahami secanggih apapun alat-alat BMKG, selengkap apapun informasinya, seakurat apapun prakiraan cuacanya, kalau masyarakat tidak memahami dan tidak memanfaatkannya dengan baik, maka itu tidak memiliki arti. Oleh karenanya, Kami BMKG terus berkomitmen untuk bisa memastikan informasi yang kami sampikan dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ini salah satu upaya BMKG dengan bertemu langsung para stakeholder termasuk nelayan yang sudah berlangsung sejak tahun 2016. Tidak hanya itu, BMKG juga memberikan produk atau layanan-layanan khusus yang sifatnya siap pakai untuk para nelayan dan aktivitas kemaritiman.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Sabang, Teguh Suprapto selaku ketua panitia menjelaskan, kegiatan SLCN ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para peserta dalam mengakses, membaca, menindaklanjuti dan menyelesaikan informasi cuaca dan iklim maritim serta informasi lokasi ikan atau peta bentangan daerah penangkapan ikan dari sumber terpercaya yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan informasi tersebut kepada peserta.

Di menyebut, dengan tema “Mewujudkan Nelayan dengan Hasil Tangkapan Meningkat dan Aman Berbasis Info Cuaca” kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari dari 21 sampai 22 Oktober ini, diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari 83 nelayan, 11 panglima laot, 2 komunitas pemancing dan 4 petugas penyuluh.

Tags: acehbmkgSabangSekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN)
Previous Post

Wakil Ketua DPRA Janji Beri Tiket Liburan untuk Pemenang Agam Inong Aceh 2021

Next Post

Nurul Akmal & Zul Ilmi Wakili Indonesia Kejuaraan Dunia di Uzbekistan

Related Posts

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi, Posko Diminta Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi, Posko Diminta Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

by Redaksi
13 April 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh resmi menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah kabupaten/kota mulai hari ini hingga 20 April...

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Simeulue, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Simeulue, Tidak Berpotensi Tsunami

by Ulfah
12 April 2026
0

MASAKINI.CO – Gempa dengan Magnitudo 5,7 mengguncang Sinabang, Provinsi Aceh pada Minggu (12/4/2026), pukul 09.40 WIB. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi...

Next Post
Nurul Akmal & Zul Ilmi Wakili Indonesia Kejuaraan Dunia di Uzbekistan

Nurul Akmal & Zul Ilmi Wakili Indonesia Kejuaraan Dunia di Uzbekistan

Vaksinasi Rendah, Keuchik di Aceh Utara Dituntut Bujuk Warga Mau Divaksin

Vaksinasi Rendah, Keuchik di Aceh Utara Dituntut Bujuk Warga Mau Divaksin

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co