MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Nelayan di Bireuen Ajak Semua Lapisan Masyarakat Jaga Perdamaian Aceh

Redaksi by Redaksi
11 November 2021
in Daerah
0
Nelayan di Bireuen Ajak Semua Lapisan Masyarakat Jaga Perdamaian Aceh

Nelayan di Bireuen menyuarakan agar masyarakat Aceh menjaga perdamaian agar kesejahteraan bisa cepat diwujudkan pemerintah. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Nelayan di Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Lembaga Adat Panglima Laot, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga dan merawat perdamaian Aceh.

Ketua Panglima Laot Bireuen, Badruddin, menyebut kelompok nelayan di Kabupaten Bireuen meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan berbagai isu yang dapat mengganggu perdamaian di Aceh.

RelatedPosts

Pemerintah Aceh Pertahankan Rekor WTP Ke-11 dari BPK

Sekda Aceh Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

Terlebih, tuturnya, beberapa waktu belakangan terjadi aksi kriminal bersenjata di beberapa wilayah yang menimbulkan opini masyarakat luar bahwa Aceh tidak aman.

“Menjadi kewajiban seluruh masyarakat Aceh untuk bersama-sama memperbaiki citra Aceh yang aman, masyarakatnya cerdas dan humanis. Kita harus menjaga Aceh agar kondusif,” katanya, Kamis (11/11/2021).

Selain itu, kata Badruddin, masyarakat di Aceh tak perlu ikut terlibat dalam polemik isu politik yang kerap digulirkan sejumlah oknum yang tengah mencari kepentingan pada momen tertentu.

“Misalnya soal Qanun bendera Aceh. Kita masyarakat sebaiknya bersabar dan menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Aceh untuk menyelesaikannya secara diplomasi dan sesuai dengan hukum dan perundang-undangan,” ujarnya.

Dia mengatakan, Aceh harus segera berbenah sebab masih banyak yang harus dilakukan untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakatnya.

“Terkhusus di kalangan masyarakat nelayan di Bireuen, masih banyak permasalahan yang membutuhkan perhatian dari pemerintah dan berbagai pihak,” ungkapnya.

Misalnya, persoalan terhentinya pembangunan PPI Peudada dan muara dangkal, yang disebut Badruddin menghambat aktifitas nelayan. Sebelumnya, PPI tersebut pernah direncanakan sebagai pelabuhan pelelangan ikan terbesar kedua di Aceh setelah PPI Lampulo.

Kemudian, masyarakat nelayan di Bireuen sering mengalami kesulitan mengurus ijin berlayar dan memperoleh BBM subsidi.

“Hal tersebut membutuhkan perhatian berbagai pihak. Demi meningkatkan perekonomian nelayan di Bireuen,” ujarnya.

Tags: acehBireuennelayanPerdamaian AcehQanun Bendera Aceh
Previous Post

Pantau Vaksinasi Massal, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Jaga Imunitas

Next Post

Sindikat Narkoba di Lhokseumawe Ditangkap Polisi

Related Posts

Korban Terseret Ombak di Tebing Laut Pulo Aceh Ditemukan Setelah Empat Hari

by Riska Zulfira
2 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Ahmat Talha Reza (21), warga Gampong Alue Riyeung, Kecamatan Pulo Aceh, yang hilang...

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Lima Orang, Terbaru Asal Bireuen

by Riska Zulfira
31 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Jumlah jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga 31 Mei 2026,...

Jamaah Haji Kloter BTJ 8 Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arafah

by Riska Zulfira
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Seorang jamaah haji asal Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Kloter BTJ 8 Embarkasi Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia...

Next Post
Sindikat Narkoba di Lhokseumawe Ditangkap Polisi

Sindikat Narkoba di Lhokseumawe Ditangkap Polisi

BRI Kembali Gelar Bazaar Klaster Mantriku, UMKM Binaan Dapat Sertifikat Halal

BRI Kembali Gelar Bazaar Klaster Mantriku, UMKM Binaan Dapat Sertifikat Halal

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co