MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Nelayan di Bireuen Ajak Semua Lapisan Masyarakat Jaga Perdamaian Aceh

Redaksi by Redaksi
11 November 2021
in Daerah
0
Nelayan di Bireuen Ajak Semua Lapisan Masyarakat Jaga Perdamaian Aceh

Nelayan di Bireuen menyuarakan agar masyarakat Aceh menjaga perdamaian agar kesejahteraan bisa cepat diwujudkan pemerintah. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Nelayan di Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Lembaga Adat Panglima Laot, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga dan merawat perdamaian Aceh.

Ketua Panglima Laot Bireuen, Badruddin, menyebut kelompok nelayan di Kabupaten Bireuen meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan berbagai isu yang dapat mengganggu perdamaian di Aceh.

RelatedPosts

Temui Prabowo, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Banda Aceh Raih ADINKES Award 2026 atas Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Tanggul Krueng Meureudu Jebol 150 Meter, Mendagri Tinjau Lokasi Banjir

Terlebih, tuturnya, beberapa waktu belakangan terjadi aksi kriminal bersenjata di beberapa wilayah yang menimbulkan opini masyarakat luar bahwa Aceh tidak aman.

“Menjadi kewajiban seluruh masyarakat Aceh untuk bersama-sama memperbaiki citra Aceh yang aman, masyarakatnya cerdas dan humanis. Kita harus menjaga Aceh agar kondusif,” katanya, Kamis (11/11/2021).

Selain itu, kata Badruddin, masyarakat di Aceh tak perlu ikut terlibat dalam polemik isu politik yang kerap digulirkan sejumlah oknum yang tengah mencari kepentingan pada momen tertentu.

“Misalnya soal Qanun bendera Aceh. Kita masyarakat sebaiknya bersabar dan menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Aceh untuk menyelesaikannya secara diplomasi dan sesuai dengan hukum dan perundang-undangan,” ujarnya.

Dia mengatakan, Aceh harus segera berbenah sebab masih banyak yang harus dilakukan untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakatnya.

“Terkhusus di kalangan masyarakat nelayan di Bireuen, masih banyak permasalahan yang membutuhkan perhatian dari pemerintah dan berbagai pihak,” ungkapnya.

Misalnya, persoalan terhentinya pembangunan PPI Peudada dan muara dangkal, yang disebut Badruddin menghambat aktifitas nelayan. Sebelumnya, PPI tersebut pernah direncanakan sebagai pelabuhan pelelangan ikan terbesar kedua di Aceh setelah PPI Lampulo.

Kemudian, masyarakat nelayan di Bireuen sering mengalami kesulitan mengurus ijin berlayar dan memperoleh BBM subsidi.

“Hal tersebut membutuhkan perhatian berbagai pihak. Demi meningkatkan perekonomian nelayan di Bireuen,” ujarnya.

Tags: acehBireuennelayanPerdamaian AcehQanun Bendera Aceh
Previous Post

Pantau Vaksinasi Massal, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Jaga Imunitas

Next Post

Sindikat Narkoba di Lhokseumawe Ditangkap Polisi

Related Posts

Temui Prabowo, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Bendera Aceh

by Ahmad Mufti
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), membawa sejumlah persoalan strategis Aceh dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka,...

Mualem Temui Kapolri, Bahas Perdamaian Aceh dan Pemberantasan Narkoba

by Redaksi
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membahas keberlanjutan perdamaian Aceh dan pemberantasan narkoba saat bertemu Kapolri Jenderal Polisi...

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

by Redaksi
27 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bekas lahan parkir sepeda yang sempat terendam lumpur banjir kini berubah menjadi kebun sayur produktif di Madrasah Ibtidaiyah...

Next Post
Sindikat Narkoba di Lhokseumawe Ditangkap Polisi

Sindikat Narkoba di Lhokseumawe Ditangkap Polisi

BRI Kembali Gelar Bazaar Klaster Mantriku, UMKM Binaan Dapat Sertifikat Halal

BRI Kembali Gelar Bazaar Klaster Mantriku, UMKM Binaan Dapat Sertifikat Halal

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co