MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Kapal Rusak Mesin, Pengungsi Rohingya Masih Terombang-ambing di Laut Aceh

Redaksi by Redaksi
27 Desember 2021
in Headline
0
Pengungsi Rohingya Dikabarkan Kembali Terdampar di Aceh

Pengungsi Rohingya dilaporkan kembali terdampar di perairan Aceh, tepatnya di Kabupaten Bireuen. (foto: Lembaga Panglima Laot Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Satu kapal yang mengangkut pengungsi Rohingya dan terpantau masuk perairan Kabupaten Bireuen, disebut mengalami rusak mesin. Nelayan Aceh yang melihat kemudian membantu mengikat kapal etnis Rohingya itu ke rumpon nelayan yang berada di tengah laut.

“Informasi dari nelayan kita kepada saya, mesin kapal Rohingya itu sudah rusak, meletus,” kata Panglima Laot Kabupaten Bireuen, Badruddin Yanus, Senin (27/12/2021).

RelatedPosts

Yusril Sebut Dugaan Penyadapan Presiden Mengarah pada Indikasi Makar

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851,9 Juta

Lima Sekolah Rakyat di Aceh Beroperasi, Sudah Tampung 1.932 Siswa

Dia menjelaskan, keberadaan kapal pengungsi Rohingya itu pertama kali dilihat sejumlah nelayan dari Bireuen, Aceh Utara dan Lhokseumawe pada Minggu (26/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Para nelayan Aceh itu sudah pergi melaut sekitar seminggu lalu.

“Pertama dilihat sekitar 60 sampai 70 mil laut perairan Bireuen. Kapal Rohingya itu cuma satu, berbahan dasar kayu. Seperti yang sering kami ketemukan sebelum-sebelumnya,” jelasnya.

Kemudian, melihat kondisi kapal Rohingya yang mati mesin dan mengandalkan layar dari terpal berlogo organisasi UNHCR untuk berjalan, nelayan Aceh menolong mereka dengan mengikat kapal itu di rumpon di tengah laut.

Nelayan Aceh lalu membagi stok makanan yang mereka punya untuk pengungsi Rohingya tersebut.

Badruddin menyebut, di dalam kapal banyak terdapat anak-anak, perempuan dewasa dan beberapa orang laki-laki. “Informasi dari nelayan kita pengungsi Rohingya itu berjumlah sekitar 120 orang,” sebutnya.

Dia mengaku, banyak nelayan ingin menolong pengungsi Rohingya itu untuk ditarik ke daratan, namun mereka takut bermasalah dengan hukum.

“Ini bagaimana ya, kalau soal kemanusiaan ini kita ingin sekali menarik mereka ke darat, membantu. Tapi kami ini kan masyarakat biasa,” jelasnya.

“Kami kasihan lihat anak-anak banyak sekali di atas kapal Rohingya itu,” tambahnya.

Sampai saat ini, Badruddin menuturkan, informasi yang dihimpun dari nelayan yang baru pulang melaut dan melihat kapal etnis Rohingya, masih tertambat di rumpon sekitar 60 mil dari daratan Bireuen.

Tags: acehBireuenetnis rohingyaNelayan Acehpengungsi
Previous Post

Sejumlah PNS Sedang Pesta Narkoba di Aceh Besar Ditangkap BNN

Next Post

Aceh Jalin 12 Kerja Sama Potensi Daerah dengan Jawa Barat

Related Posts

Gelombang Capai 2,5 Meter Intai Perairan Aceh, Nelayan dan Kapal Tongkang Diminta Waspada

by Alya Ulfa
4 November 2026
0

MASAKINI.CO - BMKG memperingatkan potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Aceh pada 4–7 November 2026....

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

by Redaksi
27 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bekas lahan parkir sepeda yang sempat terendam lumpur banjir kini berubah menjadi kebun sayur produktif di Madrasah Ibtidaiyah...

Harga Ikan Dencis di Banda Aceh Turun Rp5.000 per Kilogram

by Alya Ulfa
22 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Harga ikan dencis di Banda Aceh turun Rp5.000 menjadi Rp25.000 per kilogram, Kamis (22/10/2026). Di tengah cuaca yang...

Next Post
Aceh Jalin 12 Kerja Sama Potensi Daerah dengan Jawa Barat

Aceh Jalin 12 Kerja Sama Potensi Daerah dengan Jawa Barat

Aniaya Wasit, 6 Pemain PS Nene Malloma Sidrap Diburu Polisi

Aniaya Wasit, 6 Pemain PS Nene Malloma Sidrap Diburu Polisi

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co