MASAKINI.CO – BMKG memperingatkan potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Aceh pada 4–7 November 2026. Nelayan dan pelaku pelayaran diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gelombang sedang dan angin kencang.
Prakiraan tersebut dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh.
Prakirawan BMKG SIM, Faqih Musyaffa, mengatakan potensi gelombang tersebut diperkirakan terjadi di perairan Aceh Besar hingga Meulaboh serta perairan selatan Simeulue.
Menurutnya, pola angin di perairan Aceh umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 4–17 knot. Kondisi ini dipengaruhi aktivitas belokan angin, konvergensi, dan suhu muka laut yang hangat.
“Tinggi gelombang dengan kisaran 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah kawasan krusial, di antaranya perairan Aceh Besar hingga Meulaboh, serta perairan selatan Simeulue,” kata Faqih, Rabu (4/11/2026).
BMKG juga mengingatkan nelayan dan operator kapal untuk memperhatikan batas keselamatan sebelum melaut. Perahu nelayan diminta waspada saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.
Sementara kapal tongkang perlu meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter atau lebih.









Discussion about this post