MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Lemah Literasi Keamanan Digital Perbesar Risiko Skimming

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
24 Agustus 2022
in News
0

Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Bank BNI, Rayendra Minarsa Goenawan saat presentasi.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Potensi ekonomi digital Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Motornya pengeraknya, jumlah pengguna internet Indonesia yang berkembang pesat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 202 juta pengguna internet di Indonesia tahun 2021. Angka itu menunjukkan peningkatan sekitar 52,68 dari tahun 2019.

Ironisnya, literasi keamanan digital perbankan di Indonesia masih sangat lemah. Sehingga risiko konsumen menjadi korban kejahatan masih tinggi. Apalagi data pribadi konsumen belum sepenuhnya terlindungi.

RelatedPosts

Wakil Wali Kota dan Sekda Banda Aceh Turun Langsung Ikut Patroli Syariat Islam

Aceh Dapat Tambahan SLB Negeri Baru Tahun Ini

UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Mahasiswa Korea Selatan Turut Raih Gelar Magister

Tahun 2019, indeks inklusi keuangan masyarakat Indonesia 76.9 persen. Namun OJK mencatat indeks literasi keuangan hanya 28,03. Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, Horas V.M Tarihoran memastikan masyarakat Indonesia berpotensi terdampak berbagai risiko.

Sepanjang tahun 2021, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat telah terjadi 1,6 miliar serangan ke Indonesia. Menurut Horas online based financial services baru 3,49 persen dan literasi digital dari Kominfo baru 3,49 persen.

Menurut Horas, OJK telah berupaya maksimal melindungi masyarakat di Sektor Jasa Keuangan (SJK). Terbaru, menerbitkan regulasi POJK Nomor 6, POJK 07 tahun 2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di SJK. Aturan itu berfokus pada edukasi, transparansi informasi, perlakuan yang adil dan perilaku bisnis bertanggungjawab.

“Termasuk perlindungan aset, privasi, data konsumen, dan penanganan pengaduan serta penyelesaian sengketa yang efektif,” sebut Horas dalam Workshop Literasi Keamanan Digital Perbankan, Peduli Lindungi Data Pribadi, Jumat (19/8).

“Perlindungan terkait inovasi digital tidak hanya oleh instansi keuangan. Tapi perlindungan pertama justru dari pemilik data pribadi,” kata Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Bank BNI, Rayendra Minarsa Goenawan.

Sebagai upaya melindungi nasabah, BNI telah mengikuti pedoman pemblokiran rekening simpanan dan pengembalian dana nasabah bila terjadi indikasi tindak pidana. Pedoman yang diterbitkan Bank Indonesia itu dikenal dengan aturan Bye Laws.

Berikutnya, BNI terus berupaya edukasi nasabah terkait perlindungan data. Literasi sangat penting, sebab minimnya pengetahuan akan memperbesar risiko pencurian data seperti skimming dan social engineering.

BNI telah menyediakan pusat pengaduan melalui BNI Contact Center (BCC) yang beroperasi 24 jam selama 1 minggu. Nasabah dapat menyampaikan keluhan melalui telepon 1500046, mengirim email bnicall@bni.co.id.

“Nasabah harus segera menghubungi call center bank apabila kartu hilang atau dicuri serta data kartu diketahui pihak lain,” sebut Rayendra.

Ia menyarankan nasabah tidak memberikan atau meminjamkan kartu debit pada siapapun, melengkapi device hp maupun laptop dengan anti virus, tidak menggunakan wifi public dalam bertransaksi

“Mendaftarkan email atau SMS notifikasi transaksi serta menghindari transaski melalui web yang tidak dikenal maupun merchant e-commerce yang tidak mengimplementasikan 3d secure,” saran Rayendra.

Tags: AMSIBankBNIinfo bankLiterasi Keamanan DataOJK
Previous Post

BRI Borong 8 Penghargaan di Ajang Human Capital Management Excellence Award

Next Post

Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan, Pemerintah Dorong Lestarikan Warisan Budaya

Related Posts

Begini Cara Mengetahui Riwayat Utang dan Skor Kredit Secara Online

by Redaksi
4 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Masyarakat kini dapat mengecek riwayat utang dan skor kredit secara online melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang...

Operasi 10 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan, Kerugian Tembus Rp13,2 Triliun

by Ahlul Fikar
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) bersama otoritas antipenipuan dan aparat penegak hukum dari sembilan negara berhasil mengungkap lebih dari...

Informasi Pemutihan Data Pinjaman Online, OJK: Itu Hoaks

by Aininadhirah
23 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Otoritas Jasa Keuangan mengimbau masyarakat agar waspada terhadap informasi penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut terkait pemutihan data pinjaman...

Next Post
Pandemi Belum Usai, DPRA Dorong Pelaku Wisata Ketatkan Disiplin Prokes

Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan, Pemerintah Dorong Lestarikan Warisan Budaya

Ada Festival Kopi di Blang Padang, Yuk Ramaikan!

Ada Festival Kopi di Blang Padang, Yuk Ramaikan!

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co