MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Siswi di Aceh Diajak Minum Vitamin Penambah Darah

Redaksi by Redaksi
6 September 2022
in Daerah
0
Siswi di Aceh Diajak Minum Vitamin Penambah Darah

Siswi di Aceh diajak minum vitamin penambah darah untuk mencegah stunting. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter
MASAKINI.CO – Ria Afriani, siswi kelas 12 IPS SMAN 2 Percontohan Aceh Tamiang, mengajak seluruh siswi di Aceh untuk bersama-sama mensukseskan Gerakan Imunisasi dan Stunting Aceh (GISA) dengan meminum vitamin penambah darah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ria, usai meminum vitamin penambah darah bersama ratusan siswi di sekolahnya dan ribuan siswi lainnya di seluruh Aceh.

Pada kegiatan itu, Ria turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Hanif serta Kepala Sekolah SMAN 2 Percontohan dan para guru di sekolah tersebut, Senin (5/9/2022) kemarin.

“Ayo kawan-kawan siswi seluruh Aceh, mari kita minum vitamin penambah darah sekali seminggu, selama 52 minggu, semangat,” ujar Ria.

Sebagaimana diketahui, kemarin merupakan salah satu dari 10 upaya intervensi stunting yang diusung GISA, yaitu pemberian tablet penambah darah dimulai di seluruh Aceh. Sekda Aceh bersama rombongan menghadiri kegiatan tersebut di SMAN 2 Percontohan Aceh Tamiang.

Sebagai upaya cegah dini, melalui GISA, Pemerintah Aceh akan terus memberikan tablet penambah darah kepada para siswi tingkat SMP dan SMA se-Aceh, mulai minggu ini hingga 51 minggu ke depan.

Sebelumnya, Sekda Aceh dalam arahannya mengajak pihak sekolah untuk memastikan ketersediaan obat untuk para siswi, agar saat waktu minum vitamin penambah darah tiba, anak bisa langsung meminum vitamin tersebut.

“Pastikan obat sudah tersedia, sesuai dengan jumlah siswi. Dua jam setelah acara segera laporkan ke Cabang Dinas di masing-masing kabupaten/kota, agar pendataan bisa langsung dilakukan,” ujar Sekda.

Taqwallah juga mengimbau para guru untuk memberi motivasi pada siswi agar semuanya meminum vitamin penambah darah tersebut. “

Tidak ada kontra indikasi, karena ini vitamin penambah darah yang justru akan membuat anak-anak lebih segar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, mengimbau para guru untuk memberikan pemahaman kepada para siswi terhadap pentingnya pemberian vitamin penambah darah ini terhadap upaya pencegahan stunting.

“Mari kita berikan pemahaman pada anak didik kita. Pemberian vitamin penambah darah ini bertujuan untuk menyehatkan anak didik dan mempersiapkan mereka memasuki kehidupan berkeluarga di masa mendatang selama pelaksanaan GISA, usahakan untuk selalu berkoordinasi dengan instansi kesehatan terdekat, baik Puskesmas bisa juga Pustu,” kata Alhudri.

Senada dengan Kadisdik Aceh, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif, menjelaskan pemberian vitamin penambah darah ini adalah upaya cegah dini yang bertujuan untuk mempersiapkan remaja putri, agar saat menikah mereka tidak akan mengalami anemia yang sangat berpengaruh bagi kesehatan bayinya kelak.

Peluncuran GISA dilakukan usai pelaksanaan dzikir dan do’a rutin ASN Aceh. Seperti biasa, usai dzikir dan do’a, Sekda menyapa sejumlah instansi. Hari ini, Sekda menyapa dan menanyakan kesiapan sejumlah sekolah terhadap pelaksanaan GISA, pada SMKN 1 Bandar Dua, SLBN Seunagan, SMAN 1 Simpang Ulim, SMKS Ulang Kisat.

Sebelum meninggalkan SMAN 2 Percontohan Aceh Tamiang, Sekda menyempatkan diri menanam sebatang pohon durian (durio zibethinus) di halaman sekolah tersebut.

RelatedPosts

Aceh Besar Raih Penghargaan BRIN, Nilai IDSD 2025 Tembus 3,80

Kanji Glee Taron, Paduan 44 Dedaunan Hutan yang Jadi Primadona Berbuka di Aceh Besar

Sambai Oen Peugaga, Kuliner Ramadan Penuh Khasiat

MASAKINI.CO – Ria Afriani, siswi kelas 12 IPS SMAN 2 Percontohan Aceh Tamiang, mengajak seluruh siswi di Aceh untuk bersama-sama mensukseskan Gerakan Imunisasi dan Stunting Aceh (GISA) dengan meminum vitamin penambah darah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ria, usai meminum vitamin penambah darah bersama ratusan siswi di sekolahnya dan ribuan siswi lainnya di seluruh Aceh.

Pada kegiatan itu, Ria turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Hanif serta Kepala Sekolah SMAN 2 Percontohan dan para guru di sekolah tersebut, Senin (5/9/2022) kemarin.

“Ayo kawan-kawan siswi seluruh Aceh, mari kita minum vitamin penambah darah sekali seminggu, selama 52 minggu, semangat,” ujar Ria.

Sebagaimana diketahui, kemarin merupakan salah satu dari 10 upaya intervensi stunting yang diusung GISA, yaitu pemberian tablet penambah darah dimulai di seluruh Aceh. Sekda Aceh bersama rombongan menghadiri kegiatan tersebut di SMAN 2 Percontohan Aceh Tamiang.

Sebagai upaya cegah dini, melalui GISA, Pemerintah Aceh akan terus memberikan tablet penambah darah kepada para siswi tingkat SMP dan SMA se-Aceh, mulai minggu ini hingga 51 minggu ke depan.

Sebelumnya, Sekda Aceh dalam arahannya mengajak pihak sekolah untuk memastikan ketersediaan obat untuk para siswi, agar saat waktu minum vitamin penambah darah tiba, anak bisa langsung meminum vitamin tersebut.

“Pastikan obat sudah tersedia, sesuai dengan jumlah siswi. Dua jam setelah acara segera laporkan ke Cabang Dinas di masing-masing kabupaten/kota, agar pendataan bisa langsung dilakukan,” ujar Sekda.

Taqwallah juga mengimbau para guru untuk memberi motivasi pada siswi agar semuanya meminum vitamin penambah darah tersebut. “

Tidak ada kontra indikasi, karena ini vitamin penambah darah yang justru akan membuat anak-anak lebih segar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, mengimbau para guru untuk memberikan pemahaman kepada para siswi terhadap pentingnya pemberian vitamin penambah darah ini terhadap upaya pencegahan stunting.

“Mari kita berikan pemahaman pada anak didik kita. Pemberian vitamin penambah darah ini bertujuan untuk menyehatkan anak didik dan mempersiapkan mereka memasuki kehidupan berkeluarga di masa mendatang selama pelaksanaan GISA, usahakan untuk selalu berkoordinasi dengan instansi kesehatan terdekat, baik Puskesmas bisa juga Pustu,” kata Alhudri.

Senada dengan Kadisdik Aceh, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif, menjelaskan pemberian vitamin penambah darah ini adalah upaya cegah dini yang bertujuan untuk mempersiapkan remaja putri, agar saat menikah mereka tidak akan mengalami anemia yang sangat berpengaruh bagi kesehatan bayinya kelak.

Peluncuran GISA dilakukan usai pelaksanaan dzikir dan do’a rutin ASN Aceh. Seperti biasa, usai dzikir dan do’a, Sekda menyapa sejumlah instansi. Hari ini, Sekda menyapa dan menanyakan kesiapan sejumlah sekolah terhadap pelaksanaan GISA, pada SMKN 1 Bandar Dua, SLBN Seunagan, SMAN 1 Simpang Ulim, SMKS Ulang Kisat.

Sebelum meninggalkan SMAN 2 Percontohan Aceh Tamiang, Sekda menyempatkan diri menanam sebatang pohon durian (durio zibethinus) di halaman sekolah tersebut.

Tags: acehDisdik AcehSiswiStunting
Previous Post

12 Siswa SMA di Aceh Diundang Berkompetisi di FLS2N 2022

Next Post

Persiraja Sampai Mati (Lampu)

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Disdik Aceh Perketat Aturan Gawai, Demi Konsentrasi Siswa dan Profesionalitas Guru

Disdik Aceh Perketat Aturan Gawai, Demi Konsentrasi Siswa dan Profesionalitas Guru

by Aininadhirah
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengeluarkan surat edaran baru Nomor: 100.3.4/1772/2026 terkait aturan penggunaan gawai di lingkungan sekolah....

Disdik Aceh Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Dilarang Pakai Ponsel Saat Jam Belajar

by Riska Zulfira
9 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Pendidikan Aceh menetapkan pengaturan ketat terkait penggunaan gawai atau handphone di lingkungan satuan pendidikan. Kebijakan ini menegaskan...

Next Post
Persiraja Sampai Mati (Lampu)

Persiraja Sampai Mati (Lampu)

Sopir Truk Asal Aceh Dipungli di Tanjung Pura, Ini Respon Nasir Djamil

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co