MASAKINI.CO – Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berhasil dan memberikan dampak besar, tidak hanya pada peningkatan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga terhadap pergerakan ekonomi di tingkat desa.
“Saya yakin dan saya percaya program ini akan berhasil,” kata Presiden Prabowo pada acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat mengutip BPMI Setpres, Kamis (4/6/2026).
Presiden menjelaskan, program MBG hadir sebagai respons atas masih adanya anak-anak di sejumlah daerah yang berangkat sekolah tanpa sarapan dan tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup di rumah. Kondisi tersebut, menurutnya, berdampak pada tumbuh kembang anak dan kualitas pendidikan.
Ia juga menyebut masih terdapat daerah dengan angka kekurangan gizi yang dapat mencapai lebih dari 20 hingga hampir 30 persen, yang berpotensi menyebabkan stunting serta menghambat perkembangan otak, otot, dan tulang anak.
“Yang terjadi adalah apa yang disebut stunting, sel otak kurang berkembang, sel otot kurang berkembang, sel otak, otot dan tulang kurang berkembang,” ujarnya.
Presiden menegaskan bahwa dampak kekurangan gizi tidak hanya berpengaruh pada kesehatan, tetapi juga pada kemampuan anak dalam menempuh pendidikan dan meningkatkan taraf hidup di masa depan.
“Berarti kemampuan dia di bawah normal. Berarti untuk lulus SD saja susah. Bahkan mungkin dia tidak bisa mengganti pekerjaan bapaknya sebagai petani, buruh harian atau nelayan,” katanya.
Selain aspek kesehatan dan pendidikan, Presiden menyampaikan bahwa Program MBG juga berpotensi menggerakkan ekonomi pedesaan melalui operasional dapur-dapur MBG yang menyerap hasil pertanian dan produk lokal.
Ia memperkirakan, jika program ini berjalan optimal dengan target 80 hingga 85 juta penerima manfaat dan sekitar 30 ribu dapur beroperasi, maka akan tercipta sekitar 1,5 juta pekerjaan formal serta 1,5 juta pekerjaan di sektor ekonomi pedesaan, atau sekitar 3 juta lapangan kerja.
“Kalau dapur-dapur berhasil, kalau program-program ini berjalan dengan benar, ekonomi di desa akan hidup, petani-petani akan meningkat penghasilannya,” ujar Presiden.
Menurutnya, keberadaan program ini juga akan memberikan jaminan serapan hasil panen petani sehingga mereka tidak lagi bergantung pada tengkulak.
Presiden menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ekonomi nasional secara berkelanjutan.










Discussion about this post