MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Nelayan Kecil Gigit Jari tak Peroleh BBM Subsidi, DKP Aceh Didesak Bertindak

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
22 September 2022
in Daerah
0
Nelayan Kecil Gigit Jari tak Peroleh BBM Subsidi, DKP Aceh Didesak Bertindak

Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh, mengungkap penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi untuk para nelayan di Aceh, belum tepat sasaran.

Subsidi tersebut hanya dinikmati kelompok nelayan yang melaut menggunakan kapal berukuran besar. Sementara nelayan tradisional yang melaut menggunakan boat tep-tep (kapal kecil), kerab gigit jari tak tersentuh kebijakan tersebut.

RelatedPosts

Bendungan Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Berharap Bisa Panen Dua Kali

Pemko Banda Aceh Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Energi

Bukan Sekadar Data, Profil Pembangunan Aceh Besar Diminta Gambarkan Kondisi Daerah

Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin mendesak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh untuk mendata nelayan tradisional itu agar bisa memperoleh BBM subsidi.

“Mereka (nelayan kecil) inilah yang paling layak mendapat subsidi. Tapi di lapangan, malah kapal yang menggunakan mesin mobil, yang pergi melaut berminggu-minggu, dengan pendapatan puluhan hingga ratusan juta, yang memperoleh subsidi. Kalau sudah pendapatan sebegitu besar kan, ini sudah industri namanya,” kata Nahrawi, Kamis (22/9/2022).

Menurutnya, nelayan tradisional boat tep-tep yang biasanya pergi melaut pagi dan pulang pada sore hari dengan penghasilan rata-rata Rp200 sampai Rp500 ribu itu, terabaikan dan tak terlayani untuk memperoleh BBM Subsidi.

Sementara kapal dengan 30 GT (Gross Tonnage) ke atas di Aceh, beber Nahrawi, adalah yang selama ini kerap mendapat untung. Padahal, berdasarkan peraturan, kapal nelayan 30 GT ke atas dilarang menggunakan BBM subsidi.

“Inilah realita di lapangan,” bebernya.

Nahrawi Noerdin berharap DKP Aceh segera mendata dan melakukan registrasi seluruh nelayan tradisional di Aceh, sehingga penyaluran BBM subsidi untuk nelayan tepat sasaran.

“Segera nelayan tradisional diberi rekomendasi untuk menerima BBM subsidi. Sebab mereka yang paling berhak,” pungkasnya.

Tags: BBM SubsidiHiswana Migas AcehNahrawi Noerdinnelayan
Previous Post

Jumlah Tenaga Honorer Membludak! Menpan-RB Sinyalir Adanya Ketidaksesuaian Data

Next Post

Raih WTP 10 Kali Berturut-Turut, Pj Wali Kota Sabang Terima Penghargaan dari Menkeu

Related Posts

Polisi Amankan 600 Liter Bio Solar Subsidi Diduga Disalahgunakan di Banda Aceh

by Ahmad Mufti
2 September 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan satu unit mobil yang diduga mengangkut...

Konsumsi BBM Subsidi Berpotensi Lampaui Kuota, Pertamina Minta Pengawasan Diperkuat

by Redaksi
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – PT Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat ikut mengawasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG bersubsidi agar distribusinya...

Atasi Antrean BBM dan Kelangkaan LPG, Aceh Minta Tambahan Kuota

by Riska Zulfira
21 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menyiapkan langkah untuk mengatasi antrean kendaraan di sejumlah SPBU dan keterbatasan pasokan LPG tabung 3 kilogram...

Next Post
Raih WTP 10 Kali Berturut-Turut, Pj Wali Kota Sabang Terima Penghargaan dari Menkeu

Raih WTP 10 Kali Berturut-Turut, Pj Wali Kota Sabang Terima Penghargaan dari Menkeu

BRI Kolaborasi dengan SMESCO Indonesia Hadirkan Growpreneur

BRI Kolaborasi dengan SMESCO Indonesia Hadirkan Growpreneur

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co