MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Mei 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Nelayan Kecil Gigit Jari tak Peroleh BBM Subsidi, DKP Aceh Didesak Bertindak

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
22 September 2022
in Daerah
0
Nelayan Kecil Gigit Jari tak Peroleh BBM Subsidi, DKP Aceh Didesak Bertindak

Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh, mengungkap penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi untuk para nelayan di Aceh, belum tepat sasaran.

Subsidi tersebut hanya dinikmati kelompok nelayan yang melaut menggunakan kapal berukuran besar. Sementara nelayan tradisional yang melaut menggunakan boat tep-tep (kapal kecil), kerab gigit jari tak tersentuh kebijakan tersebut.

RelatedPosts

Bahasa Aceh Terancam Tergerus, Bupati Aceh Besar Siapkan Program Wajib di Sekolah

Mahasiswa USK Ikuti Seminar Editing Video Untuk Penguatan Dakwah Digital

Wagub Aceh Konsolidasikan Peran Ulama, Dayah Didorong Jadi Pilar Utama Pembangunan

Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin mendesak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh untuk mendata nelayan tradisional itu agar bisa memperoleh BBM subsidi.

“Mereka (nelayan kecil) inilah yang paling layak mendapat subsidi. Tapi di lapangan, malah kapal yang menggunakan mesin mobil, yang pergi melaut berminggu-minggu, dengan pendapatan puluhan hingga ratusan juta, yang memperoleh subsidi. Kalau sudah pendapatan sebegitu besar kan, ini sudah industri namanya,” kata Nahrawi, Kamis (22/9/2022).

Menurutnya, nelayan tradisional boat tep-tep yang biasanya pergi melaut pagi dan pulang pada sore hari dengan penghasilan rata-rata Rp200 sampai Rp500 ribu itu, terabaikan dan tak terlayani untuk memperoleh BBM Subsidi.

Sementara kapal dengan 30 GT (Gross Tonnage) ke atas di Aceh, beber Nahrawi, adalah yang selama ini kerap mendapat untung. Padahal, berdasarkan peraturan, kapal nelayan 30 GT ke atas dilarang menggunakan BBM subsidi.

“Inilah realita di lapangan,” bebernya.

Nahrawi Noerdin berharap DKP Aceh segera mendata dan melakukan registrasi seluruh nelayan tradisional di Aceh, sehingga penyaluran BBM subsidi untuk nelayan tepat sasaran.

“Segera nelayan tradisional diberi rekomendasi untuk menerima BBM subsidi. Sebab mereka yang paling berhak,” pungkasnya.

Tags: BBM SubsidiHiswana Migas AcehNahrawi Noerdinnelayan
Previous Post

Jumlah Tenaga Honorer Membludak! Menpan-RB Sinyalir Adanya Ketidaksesuaian Data

Next Post

Raih WTP 10 Kali Berturut-Turut, Pj Wali Kota Sabang Terima Penghargaan dari Menkeu

Related Posts

Pertamina Beri Diskon Setiap Pembelian Pertamax Green 95

Menteri ESDM Pastikan Harga BBM Pertalite Tidak Naik

by Ulfah
4 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite...

Boat Ditemukan Tanpa Awak, Nelayan Diduga Terjatuh di Pelabuhan Malahayati

by Aininadhirah
1 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang nelayan dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Buih Merah, Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar, pada Minggu (1/2/2026). Hingga...

Pemadaman Listrik Hambat Aktivitas Nelayan Lampulo, Produksi Es Balok Terhenti

by Riska Zulfira
13 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Gangguan kelistrikan yang terjadi di Aceh selama dua pekan terakhir berdampak serius terhadap sektor perikanan, terutama di kawasan...

Next Post
Raih WTP 10 Kali Berturut-Turut, Pj Wali Kota Sabang Terima Penghargaan dari Menkeu

Raih WTP 10 Kali Berturut-Turut, Pj Wali Kota Sabang Terima Penghargaan dari Menkeu

BRI Kolaborasi dengan SMESCO Indonesia Hadirkan Growpreneur

BRI Kolaborasi dengan SMESCO Indonesia Hadirkan Growpreneur

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co