MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Bupati Ini Ancam Angkat Senjata dan Gabung Malaysia, Kenapa?

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
11 Desember 2022
in Nasional
0
Bupati Ini Ancam Angkat Senjata dan Gabung Malaysia, Kenapa?

Bupati Kepulauan Meranti, M Adil. (sumber foto: Instagram @muhammad_adil_riau)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bupati Kepulauan Meranti M. Adil mendapat sorotan usai menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai iblis dan setan dalam Rapat Koordinasi Nasional Optimalisasi Pendapatan Daerah, di Pekanbaru, Riau, pada Kamis (8/12/2022) lalu.

Tak hanya menyebut Kemenkeu dengan kata-kata kasar, Bupati Meranti juga mengancam akan mengangkat senjata dan bergabung dengan Malaysia.

RelatedPosts

57,6 Persen SPBU Indonesia Sudah Salurkan Biodiesel B50, Pemerintah Kejar Target Penuh September

Pondasi Miring, Kementerian PU Segera Perkuat Jembatan Enang-Enang

OJK Catat 25 Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital Resmi Berizin hingga Juni 2026

“Pertanyaannya, minyaknya banyak duitnya besar, kok dapatnya malah berkurang. Ini kenapa? Apakah uang saya dibagi di seluruh Indonesia? Makanya maksud saya, kalau bapak nggak mau ngurus kami, pusat tidak mau mengurus Meranti, kasih kan kami ke negeri sebelah [Malaysia],” tegasnya dilansir bisnis.com.

Adil meminta pemerintah untuk menghentikan pengeboran di wilayahnya, apabila tidak ada penambahan dana bagi daerah. Di tambah lagi, BPS mencatat Meranti sebagai salah satu daerah termiskin di Indonesia dengan jumlah penduduk miskin di kabupaten tersebut mencapai 25,68 persen pada Maret 2021.

“Kalau daerah kaya kami biarin aja, mau diambil Rp10 triliun pun nggak apa-apa, kami daerah miskin, daerah ekstrim. Seharusnya kami yang menjadi prioritas karena Pak Jokowi 2024 wajib 0 persen [kemiskinan],” jelasnya.

Adil mengatakan produksi minyak di wilayahnya meningkat, namun dana bagi hasil (DBH) yang diterima justru mengalami penurunan. Padahal, lanjut dia, harga minyak mengalami kenaikan imbas konflik Rusia dan Ukraina.

“Semenjak konflik Rusia dan Ukraina, [harga] minyak naik tapi kok [pendapatan Meranti] turun? Dan untuk bapak ketahui, tahun ini kami hanya terima Rp115 miliar, naiknya cuma Rp700 juta saja. Liftingnya naik, asumsinya 100 dolar per barel lah naiknya cuma Rp700 juta?” tanya Adil kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Lucky Alfirman yang menjadi salah satu pembicara dalam Rakornas tersebut.

Adil juga mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk bisa bertemu dengan pejabat Kemenkeu yang menangani hal tersebut.

Bahkan, dia sampai menyurati Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk melakukan audiensi secara langsung, namun dari pihak Kemenkeu menawarkan untuk melakukan pertemuan secara online.

Dalam pertemuan melalui Zoom, Adil menjelaskan pihak Kemenkeu tidak bisa menyampaikan secara rinci dan jelas. Namun setelah didesak, barulah dijelaskan bahwa perhitungan harga minyak menggunakan asumsi 100 dolar per barel.

“Sampai pada waktu itu saya bilang, ini orang keuangan ini isinya iblis atau setan,” ujarnya.

Tidak puas, dia kembali meminta penjelasan kepada Luky. Apalagi, penghasilan minyak di Meranti mengalami kenaikan yang cukup besar yaitu hampir mencapai 8.000 barel per hari. Tercatat tahun ini sudah ada 13 sumur baru di Meranti dan 19 sumur baru pada 2023.

Dia juga mempertanyakan kemana penghasilan minyak dari Meranti.

Adapun persoalan tersebut sudah Adil laporkan ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Apabila persoalan ini tidak menemui titik terang, Adil akan membawa masalah tersebut ke Mahkamah.

“Kita tunggulah, ada tidak gugatan saya ke Mahkamah. Saya lagi nunggu pak Tito karena pak Tito adalah pembina saya selaku Mendagri, pembina kepala daerah. Izin pak, aku enek mandang bapak, aku tinggalkan ruangan saja,” kata Adil.

Tags: Bupati Meranti M AdilKemenkeuKepulauan MerantiMalaysiaminyakRiauSumur Minyak
Previous Post

Cuaca Buruk, Kapal Ferry dari Simeulue Batal Berangkat

Next Post

Melihat Serunya Festival Layang-layang di Kota Sabang

Related Posts

Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter

by Riska Zulfira
22 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pengeboran sumur bor untuk kebutuhan irigasi sawah di Gampong Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, berujung insiden...

Mualem Temui Kemenkeu, Pemerintah Aceh Minta Tambahan Anggaran

by Redaksi
15 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menemui Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Robert Leonard Marbun, di Kantor Kementerian Keuangan,...

Tiga WNA Asal Malaysia Dideportasi dari Sabang

Tiga WNA Asal Malaysia Dideportasi dari Sabang

by Ulfah
1 September 2025
0

MASAKINI.CO - Tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia dideportasi dari Sabang, Aceh terkait dugaan menyalahgunakan izin tinggal. Ketiga orang...

Next Post
Melihat Serunya Festival Layang-layang di Kota Sabang

Melihat Serunya Festival Layang-layang di Kota Sabang

Polda Aceh Bakal Rilis Nama Penerima Beasiswa Bermasalah ke Publik

Polda Aceh: Dugaan Selingkuh Istri TNI dengan Anggota Polisi Berakhir Damai

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co