MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menemui Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Robert Leonard Marbun, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, untuk membahas permintaan tambahan anggaran bagi Aceh.
Pertemuan tersebut dilakukan di tengah kondisi fiskal Aceh yang dinilai membutuhkan dukungan tambahan dari pemerintah pusat untuk menjalankan berbagai program pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
“Membahas permintaan penambahan anggaran untuk Aceh. Kita berusaha maksimal untuk rakyat Aceh,” ujar Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi.
Menurut Nurlis, Pemerintah Aceh telah menyampaikan secara terbuka berbagai kebutuhan daerah yang memerlukan dukungan anggaran tambahan dari pemerintah pusat.
“Kementerian Keuangan berjanji mengakomodir permintaan kita, semoga sesuai dengan yang kita harapkan,” kata Mualem.
Meski demikian, Pemerintah Aceh belum mengungkapkan besaran tambahan anggaran yang diajukan dalam pertemuan tersebut.
“Untuk berapa jumlah nilainya, nantilah kalau sudah keluar angkanya baru kita sampaikan kepada rakyat Aceh,” ujarnya.
Nurlis mengatakan, selama berada di Jakarta dalam sepekan terakhir, Mualem terus melakukan berbagai pertemuan strategis untuk membuka peluang dukungan bagi Aceh, baik di sektor ekonomi maupun pembangunan daerah.
“Beliau berusaha keras untuk memperbaiki kondisi Aceh. Beliau sangat ingin kondisi Aceh menjadi baik-baik saja, bahkan lebih dari itu,” kata Nurlis.
Dalam audiensi tersebut, Mualem didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh, Teuku Irsyadi. Sementara pihak Kementerian Keuangan turut dihadiri Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kemenkeu Subandono, Direktur Dana Desa, Otonomi Khusus dan Keistimewaan Jaka Sucipta, serta Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Wiwin Istianti.
Pemerintah Aceh berharap permintaan tambahan anggaran tersebut dapat membantu memperkuat kondisi fiskal daerah dan mendukung berbagai program prioritas yang saat ini sedang dijalankan di Aceh.










Discussion about this post