MASAKINI.CO – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan serta penyaluran LPG subsidi 3 kilogram di seluruh wilayah Aceh dalam kondisi aman dan berjalan normal di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap energi rumah tangga tersebut.
Pernyataan itu disampaikan menyusul adanya informasi mengenai keterbatasan stok LPG 3 Kg di sejumlah pengecer di beberapa daerah. Pertamina menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat kelangkaan LPG subsidi di pangkalan resmi Pertamina yang menjadi jalur distribusi resmi penyaluran LPG bersubsidi kepada masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan Pertamina terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap penyaluran LPG 3 Kg di lapangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
“Pertamina memastikan stok dan penyaluran LPG 3 Kg di wilayah Aceh saat ini dalam kondisi aman dan berjalan normal. Kami juga memastikan tidak terdapat kelangkaan LPG 3 Kg di pangkalan resmi Pertamina,” ujar Fahrougi dalam keterangan yang diterima media ini, Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan, apabila masyarakat menemukan keterbatasan stok di tingkat pengecer, kondisi tersebut umumnya dipengaruhi oleh tingginya permintaan masyarakat dalam waktu tertentu maupun pola distribusi di tingkat pengecer. Menurutnya, pengecer bukan merupakan bagian dari lembaga penyalur resmi LPG subsidi Pertamina.
Karena itu, Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan pemerintah dan jaminan pasokan yang lebih baik.
“Apabila di beberapa pengecer ditemukan keterbatasan stok, hal tersebut dapat dipengaruhi oleh tingginya permintaan masyarakat maupun pola distribusi di tingkat pengecer. Perlu diketahui bahwa pengecer bukan merupakan lembaga penyalur resmi LPG subsidi Pertamina,” katanya.
Fahrougi menambahkan, Pertamina saat ini terus melakukan koordinasi bersama agen dan pangkalan resmi di berbagai daerah guna memastikan distribusi LPG subsidi tetap berjalan optimal. Monitoring distribusi juga dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi potensi kendala penyaluran di lapangan.
“Kami terus melakukan monitoring dan koordinasi bersama agen serta pangkalan guna memastikan penyaluran LPG subsidi tetap berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena stok LPG subsidi dalam kondisi mencukupi. Pertamina memastikan distribusi energi untuk kebutuhan rumah tangga tetap menjadi prioritas perusahaan.
Untuk informasi lebih lanjut maupun pengaduan terkait layanan energi dan distribusi LPG subsidi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.





Discussion about this post