MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Menkomdigi: Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

Redaksi by Redaksi
15 Mei 2026
in Nasional
0

Ilustrasi judi online | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan hampir 200 ribu anak di Indonesia telah terpapar judi online. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 ribu di antaranya bahkan masih berusia di bawah 10 tahun.

Menurut Meutya, kondisi itu menjadi alarm serius karena praktik judi online kini semakin mudah menjangkau anak-anak melalui media sosial, game, hingga berbagai platform digital.

RelatedPosts

Kemenkes Ingatkan Warga Tak Buru Antivirus Influenza Tanpa Resep

DPO Judi Online Rp1 Triliun Ditangkap di Thailand, Dibawa Pulang ke Indonesia

Anggaran KIP Kuliah 2027 Bertambah Rp1,267 Triliun, Penerima Mahasiswa Baru Naik Jadi 220 Ribu

“Masalah ini luar biasa besar. Pemerintah hadir, tapi kita tidak bisa sendiri. Literasi digital juga penting, tidak cukup hanya menutup akses atau melakukan takedown,” ujar Meutya, mengutip infopublik, Jumat (15/5/2026).

Ia menegaskan judi online bukan sekadar permainan digital, melainkan bentuk penipuan yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

“Judi online itu scam, penipuan online. Banyak keluarga kehilangan ketenangan hidup, kebersamaan keluarga, bahkan masa depan anak-anak akibat praktik ini,” katanya.

Meutya menyebut dampak judi online tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga memicu konflik rumah tangga hingga kekerasan dalam keluarga. Karena itu, pemerintah terus memperkuat langkah pemberantasan dengan memblokir situs dan konten judi online yang beredar di ruang digital.

Namun, menurutnya, pemblokiran akses saja tidak cukup jika pelaku utama tidak ditindak secara hukum. “Kami memerangi aksesnya dengan menutup situs-situs judi online. Tapi kalau pelakunya tidak ditindak, situs baru akan terus bermunculan,” ujarnya.

Ia menambahkan pemberantasan judi online membutuhkan kerja sama lintas sektor, mulai dari kepolisian, PPATK, OJK, perbankan, hingga platform digital seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube.

Meutya juga menyoroti masih maraknya promosi judi online di media sosial yang dinilai semakin agresif menyasar masyarakat Indonesia, termasuk anak-anak.

“Kami sudah meminta platform-platform digital untuk ikut bertanggung jawab karena judi online dilarang di Indonesia,” katanya.

Selain penegakan hukum, Meutya menekankan pentingnya pengawasan keluarga terhadap penggunaan media sosial anak sebagai langkah utama mencegah paparan judi online sejak dini.

“Terutama ibu-ibu dan keluarga di rumah, jadilah benteng utama. Lindungi anak-anak kita sejak dini dari paparan judi online,” tegasnya.

Ia mengatakan pemerintah juga telah menerbitkan kebijakan pembatasan akses anak terhadap platform digital berisiko tinggi guna mencegah paparan konten negatif di internet.

“Aturan tidak akan efektif kalau anak-anak tetap bebas menggunakan akun media sosial tanpa pengawasan orang tua,” pungkasnya.

Tags: Anak Indonesia Terpapar JudolJudi OnlineMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid
Previous Post

Mualem Temui Kemenkeu, Pemerintah Aceh Minta Tambahan Anggaran

Next Post

Pertamina Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg di Aceh Aman

Related Posts

DPO Judi Online Rp1 Triliun Ditangkap di Thailand, Dibawa Pulang ke Indonesia

by Ahlul Fikar
26 September 2026
0

MASAKINI.CO – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menangkap tersangka berinisial FP yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam...

Kemensos Dalami 1,4 Juta Data Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

by Riska Zulfira
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Sosial (Kemensos) tengah memverifikasi data 1,4 juta penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat aktivitas judi online...

Polresta Banda Aceh Tes Urine dan Cek HP Personel, Cegah Narkoba serta Judi Online

by Riska Zulfira
21 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Polresta Banda Aceh melakukan pemeriksaan internal terhadap personel untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam aktivitas judi online....

Next Post

Pertamina Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg di Aceh Aman

Mudah Dicairkan, Emas Masih Jadi Investasi Favorit Masyarakat Aceh

Harga Emas Bertahan Rp7,9 Juta per Mayam, Buyback Antam Turun

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co