MASAKINI.CO – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh mencatat sebanyak tiga calon jemaah haji Aceh terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) setelah masuk Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Kepala Sub Bagian Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, Darwin, mengatakan dua jemaah terbaru yang dirujuk berasal dari Aceh Selatan dan tergabung dalam Kloter 9.
“Keduanya dirujuk ke RSUZA jelang keberangkatan karena kondisi kesehatan membutuhkan penanganan lebih lanjut,” ujar Darwin, Jumat (15/5/2026).
Dua calon jemaah tersebut yakni Muhammad Waita nomor manifes 32 dan Ilyas Nanyek Muhammad nomor manifes 155. Keduanya seharusnya ikut diberangkatkan bersama Kloter 9 pada Kamis pukul 17.25 WIB menuju Tanah Suci.
Selain dua jemaah Kloter 9, Darwin menyebut sebelumnya seorang jemaah dari Kloter 4 juga mengalami penundaan keberangkatan akibat kondisi kesehatan yang menurun setelah masuk asrama haji.
“Jemaah tersebut nantinya direncanakan akan digabungkan pada Kloter 14 apabila kondisi kesehatannya sudah memungkinkan untuk berangkat,” katanya.
Tak hanya itu, PPIH Embarkasi Banda Aceh juga mencatat sebanyak lima calon jemaah lainnya telah lebih dulu tunda atau batal berangkat sebelum masuk asrama haji.
Menurut Darwin, penundaan tersebut disebabkan berbagai faktor, mulai dari kondisi sakit hingga meninggal dunia.
“Jadi total sementara sampai keberangkatan Kloter 9, ada lima jemaah yang tunda atau batal sebelum masuk asrama dan tiga jemaah dirujuk setelah masuk asrama haji,” ujarnya.
Adapun bagi jemaah haji Aceh yang sudah tiba di tanah suci saat ini dalam keadaan sehat. PPIH Embarkasi Banda Aceh memastikan seluruh calon jemaah haji terus dipantau kondisi kesehatannya sebelum keberangkatan guna memastikan jemaah yang berangkat benar-benar dalam kondisi layak terbang dan mampu menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.










Discussion about this post