MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sejarah Lato-lato yang Kini Digandrungi Masyarakat Indonesia

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
12 Januari 2023
in News
0
Sejarah Lato-lato yang Kini Digandrungi Masyarakat Indonesia

Permainan lato-lato yang kini tengah digandrungi masyarakat di Indonesia. (foto: dok mediaindonesia.com)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Permainan lato-lato kini kembali marak dan digandrungi masyarakat. permainan jadul ini dimainkan berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa hampir di setiap daerah di Indonesia.

Lato-lato tak hanya tampak di kehidupan sehari-hari, tapi juga merambah ke dunia maya. Berbagai platform media sosial banyak dihiasi permainan yang mengeluarkan suara “tek-tek-tek” itu.

RelatedPosts

Akses Terputus, Warga Gayo Setie Bangkit di Tengah Keterbatasan Pascabencana

Sampel MBG Simpang Mamplam Diuji BBPOM Aceh, Hasil Keluar 4–5 Hari

Sempat Turun, Harga Emas Banda Aceh Kembali Naik di Akhir Februari

Permainan ini terdiri dari dua bola yang diikat. Lalu bola itu digoyangkan supaya saling berbenturan. Bagi sebagian orang, memainkan lato-lato tidak semudah yang dibayangkan.

Beragam sumber menyebut permainan lato-lato berasal dari Amerika Serikat. Di negara asalnya permainan ini disebut clackers, click-clacks, atau knockers. Pada awal 70-an, ratusan pembuat mainan tersebut telah menjual jutaan clackers di seluruh dunia.

Pada masa itu, clackers sangat populer hingga menjangkau penduduk sebuah provinsi kecil di Italia utara bernama Calcinatello dan pernah diadakan kompetisi tahunan untuk penggemar clackers di sana.

Clackers memiliki desain yang mirip dengan boleadoras, senjata pilihan untuk gaucho atau koboi ala Argentina yang mencoba menangkap hewan bernama guanaco. Pada awalnya, lato-lato terbuat dari kayu atau logam. Kemudian setelah itu dibuat dari tempered glass, tapi serpihan pecahan dari bahan ini dianggap berbahaya bagi orang yang memainkannya.

Pada 1966, Food and Drug Administration, lembaga yang awalnya juga mengatur keamanan mainan di Amerika Serikat, sempat mengeluarkan peringatan larangan karena clackers dianggap mengandung bahan kimia maupun radioaktif serta mudah terbakar.

Tiga tahun kemudian, muncul pelarangan penjualan mainan clackers di pasaran, sebab permainan yang awalnya untuk mengajari anak-anak koordinasi tangan dan mata itu bisa menjadi proyektil, sehingga dikeluarkan peringatan untuk mencegah kebutaan.

Meski dilarang di Amerika Serikat, kepopuleran permainan itu telah merambah ke seluruh dunia. Seiring berjalannya zaman, clackers yang awalnya dibuat dari bahan tempered glass diubah ke plastik polimer yang dianggap lebih aman.

Di Indonesia sendiri, clackers mulai populer pada 1990-an dengan nama tek-tek yang kini kembali menjadi tren dengan nama lato-lato.

Tags: Amerika SerikatAnak-anakAsal Lato-latoPermainan ClackersPermainan Lato-lato
Previous Post

Jokowi Akui Ada Pelanggaran HAM Berat di Aceh, KontraS: Seperti Dagangan Politik

Next Post

2 Daerah di Aceh Larang Pelajar Bawa Lato-lato ke Sekolah

Related Posts

Nashville Kota Musik Amerika, Ketika Nada Menjadi Identitas

by Redaksi
25 Oktober 2025
0

Oleh : Edwar M. Nur Di senggang waktu kegiatan konferensi di Vanderbilt University Nashvile, kami mulai menjelajahi Kota Nashville yang...

Pesawat Terbakar Akibat Kerusakan Mesin, 12 Penumpang Luka-Luka

by Ahmad Mufti
14 Maret 2025
0

MASAKINI.CO - Sebuah pesawat American Airlines yang membawa 178 orang terbakar di landasan pacu Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat, Kamis...

Tegas! Indonesia Tolak Rencana Donald Trump Pindakan Warga Palestina

by Ahlul Fikar
6 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan penolakan atas rencana usulan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk memindakan warga Palestina...

Next Post
2 Daerah di Aceh Larang Pelajar Bawa Lato-lato ke Sekolah

2 Daerah di Aceh Larang Pelajar Bawa Lato-lato ke Sekolah

Kopi Gayo Binaan Pasantren Diekspor ke Inggris

Lima Kampung di Bener Meriah Jadi Desa Devisa Kopi Gayo

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co