MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Alami Kemarau, Warga Aceh Utara Gelar Salat Minta Hujan

Redaksi by Redaksi
14 Januari 2023
in Headline
0

Ilustrasi area persawahan mengalami kekeringan akibat musim kemarau. (foto: masakini.co/Ahlul Fikar)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Puluhan masyarakat di Desa Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Provinsi Aceh, melaksanakan salat Istisqa atau salat meminta hujan setelah kawasan itu dilanda kemarau panjang.

Salat tersebut dilakukan di landasan pacu milik PT Pema Global Energi (PT PGE), Jumat (13/1/2023) sore. Landasan itu sebelumnya digunakan oleh perusahaan Exxon Mobil untuk lapangan terbang.

RelatedPosts

Musim Durian Tiba, Pedagang Ramai Jajakan Durian di Kawasan Peunayong Banda Aceh

Korban Jiwa Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Dua Orang

Kurangi Titik Buta Pengawasan, Banda Aceh Perbanyak CCTV 360 Derajat

Mukim Tengah Kecamatan Tanah Luas, Muhammad Nur Ibrahim, menyebut doa minta turun hujan itu digelar warga karena kekeringan parah yang mengancam petani mengalami gagal panen.

“Padi kami terancam gagal panen. Jika 20 hari ke depan saja tidak turun hujan, padi dipastikan mati di sawah,” katanya dilansir kompas.com, Sabtu (14/1/2023).

Dia menyebutkan, di desa itu seluas 49 hektare padi mulai mengering. Tanah area persawahan tampak retak. Hal yang sama turut dialami petani di desa lain dalam kecamatan Tanah Luas.

Selain karena hujan yang tak kunjung turun, menurut Ibrahim, kekeringan ini juga terjadi akibat bendungan Irigasi Krueng Pase yang belum rampung dikerjakan hingga saat ini, sehingga tidak ada air di aliran irigasi. Kondisi ini turut berdampak kepada sembilan kecamatan di Aceh Utara.

“Kami harap persoalan ini segera diatasi pemerintah,” ujarnya.

Tags: Aceh UtaraHujanIrigasi Krueng PaseKekeringanMusim KemaraupetaniSalat IstisqaSawah
Previous Post

Praktik Pengeboman Ikan Marak di Pulau Rondo

Next Post

Arsenal Ajukan Rp1,2 Triliun untuk Boyong Mykhailo Mudryk

Related Posts

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat Masih Terjadi di Tengah Musim Kemarau

by Riska Zulfira
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa pada 26 Juni-2 Juli 2026, hujan dengan intensitas lebat hingga...

Angin Kencang Rusak 58 Huntara di Aceh Utara, Belasan Unit Hancur

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Puluhan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, rusak setelah diterjang angin kencang yang terjadi secara...

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Next Post
Arsenal Ajukan Rp1,2 Triliun untuk Boyong Mykhailo Mudryk

Arsenal Ajukan Rp1,2 Triliun untuk Boyong Mykhailo Mudryk

Jalan Licin, Mobil Ambulans di Bener Meriah Terbalik

Jalan Licin, Mobil Ambulans di Bener Meriah Terbalik

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co